Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Sewagati

Pembuatan Mesin Penggiling Kotoran Kambing untuk Kelompok Tani Karya Bakti II sebagai Upaya Mendukung Program SIGARPUN – Aksi Gerakan Pemupukan Organik di Kabupaten Lumajang Putri Yeni Aisyah; Dwi Nur Fitriyanah; Adhista Widya Nandasari; Tsurayya Alifia Zahrah; Yanuari Rizqii Waahidah; Leyli Lathifatul Azizah
Sewagati Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5493.446 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i1.128

Abstract

Lumajang sebagai wilayah agraris dimana 80% penduduk bermata pencaharian sebagai petani. Data semester I tahun 2011, lahan pertanian sebagai sumber pangan menunjukkan kondisi yang hampir kritis, dengan kandungan bahan organik tanah berkisar 0,63 – 1,51% akibat penggunaan pupuk kimia. Salah satu strategi yang wajib ditempuh adalah melalui kegiatan meningkatkan kandungan bahan organik tanah dengan penggunaan pupuk organik dalam program SIGARPUN – Aksi Gerakan Pemupukan Organik. Kelompok Tani Karya Bakti II Desa Kenongo Kecamatan Gucialit adalah kelompok tani yang mendukung suksesnya program tersebut dengan potensi yang dimiliki yaitu melimpahnya bahan baku berupa kotoran kambing. Namun Unit Pengolahan Pupuk Organik yang dimiliki kelompok Tani tidak bisa memecah kotoran kambing dengan baik sehingga perlu proses dan waktu yang lama untuk menjadikan pupuk organik. Kotoran kambing adalah limbah yang tidak bermanfaat dan memiliki geometri kulit yang keras. Dari keluhan masyarakat terkait kesulitan pengolahan pupuk organik dari kotoran kambing, maka pada abdimas akan dibuat mesin penggiling kotoran kambing untuk menghancurkan geometri kulit yang keras sehingga bisa digunakan sebagai pupuk. Mesin penggiling kotoran kambing adalah sebuah mesin dengan sistem mekanik dengan penggerak motor bensin yang dilengkapi dengan dua buah roll pengiling, motor bensin sebagai penggerak utama, dan di transmisikan dengan dua buah pulley dan v-belt.
Pembuatan Teknologi Tepat Guna Lampu Tenaga Surya di Dusun Badu, Desa Wanar, Kecamatan Pucuk, Lamongan Fitriyanah, Dwi Nur; Raditya, Murry; Aisyah, Putri Yeni; Radhy, Ahmad; Iswahyudi, Anggi Pradhita; Asrifatin, Syarifah Ambarani
Sewagati Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i2.802

Abstract

Dusun Badu terletak di Desa Wanar, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Penerangan jalan desa di Dusun Badu masih menggunakan listrik PLN dan jumlahnya sedikit. Kurangnya penerangan sepanjang jalan desa, dapat mengurangi produktivitas warga ketika di malam hari. Selain itu, pengetahuan warga terhadap teknologi tepat guna khususnya panel surya juga kurang. Berangkat dari keluhan mitra terhadap kurangnya pengetahuan warga terhadap panel surya, maka diperlukan pelatihan pembuatan teknologi tepat guna lampu tenaga surya supaya dapat mengembangkan lampu tenaga surya di Dusun Badu. Warga dibekali bagaimana cara pembuatan lampu tenaga surya sampai bagaimana cara menyimpan energi listrik keluaran dari panel surya ke baterai supaya dapat dipergunakan untuk menerangi jalan desa di malam hari. Terdapat 2 titik pemasangan lampu tenaga surya di Desa Wanar. Diharapkan dari kegiatan ini, masyarakat desa dapat meningkatkan produktivitasnya di malam hari dan dapat dijadikan desa binaan teknologi tepat guna yang tepat sasaran.
Pembuatan Mesin Fermentator Pupuk Organik Cair untuk Menunjang Efektifitas Produksi Kelompok Tani di Desa Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur Aisyah, Putri Yeni; Fitriyanah, Dwi Nur; Patrialova, Sefi Novendra; Pratama, I Putu Eka Widya; Mujiyanti, Safira Firdaus; Abdurrakhman, Arief; Radhy, Ahmad
Sewagati Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i2.964

Abstract

Pupuk Organik Cair (POC) adalah pupuk organik yang bentuknya cair, mudah larut, berisi satu atau lebih pembawa unsur yang dibutuhkan tanaman. POC memiliki sifat mudah diserap tanah dan tanaman jika dibandingkan dengan pupuk organik padat. Namun, proses pembuatan POC masih dilakukan secara manual sehingga dibutuhkan waktu yang lama untuk memanen POC yang sudah matang. Kebijakan berkurangnya subsidi POC dari pemerintah menyebabkan dibutuhkannya teknologi mesin fermentator dengan teknologi kontrol otomatis yang dapat mengontrol proses fermentasi bahan organik cair menjadi pupuk sehingga proses panen pupuk tidak memerlukan waktu yang lama. Berangkat dari keluhan dan informasi terkait proses pembuatan POC oleh kelompok tani Rukun Jaya, Kabupaten Lumajang, maka pada abdimas ini dibuat mesin fermentator POC dengan mengendalikan pH dan suhu pada proses pengomposan anaerob di tabung fermentator. PH dan suhu dikontrol secara otomatis agar bakteri dapat membantu proses pengomposan bahan organik secara cepat dan efisien. Kisaran suhu yang diperlukan pada kondisi ideal bakteri tumbuh adalah 40oC sedangkan pH pada rentang 4,5–7,5. Penerapan mesin fermentator POC dapat menghasilkan POC yang sudah siap panen 7 hari lebih cepat jika dibandingkan dengan pembuatan POC secara konvensional.
Pelatihan dan Pemasangan Sensor Level Otomatis Tandon Air untuk Meningkatkan Ketahanan Air Masyarakat Dusun Badu, Kecamatan Pucuk, Lamongan Fitriyanah, Dwi Nur; Aisyah, Putri Yeni; Hija, Akhmad Ibnu; Mujiyanti, Safira Firdaus; Radhy, Ahmad; Ashiddiqi, Muhammad Roy; Rohid, Abdul; Nanta, Tepy Lindia; Nasrirrokhim, Muhammad Hisbun; Alansyah, Charismatulloh Yusuf; Maulana, Muhammad Haffidh; Khoiroh, Siti Ni’matul
Sewagati Vol 8 No 5 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i5.2017

Abstract

Ketahanan air merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan berkelanjutan. Salah satu upaya untuk meningkatkan ketahanan air adalah dengan meningkatkan efisiensi penggunaan air. Terdapat tandon sebagai tempat penyimpanan air bagi warga Dusun Badu, Kecamatan Pucuk Lamongan. Pengisian tandon tersebut masih manual, yaitu ada salah satu warga untuk menyalakan pompa ketika pengisian tandon dan mematikan pompa ketika air tersebut sudah luber ke luar tandon. Salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air adalah dengan menggunakan sistem kontrol otomatis level air pada tandon. Tandon juga dilengkapi dengan sistem  safety pump yang berguna untuk mengatasi arus berlebih dengan mematikan pompa serta membunyikan  sirine dan  buzzer. Tak hanya itu, sistem pada pompa tandon ini juga dirancang agar pompa dapat dihidupkan secara manual dalam kondisi khusus. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air masyarakat Dusun Badu, Kecamatan Pucuk, Lamongan dengan cara pelatihan dan pemasangan sensor level otomatis tandon air dan safety pump. Kegiatan ini telah dilaksanakan dengan metode pelatihan dan pendampingan.  Water Level Control (WLC) dapat mengontrol pompa air secara otomatis pada tandon air. Hal ini dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air dan menghemat biaya listrik. Kegiatan pelatihan dan pemasangan sensor level otomatis tandon air dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan ketahanan air dan kesejahteraan masyarakat di Dusun Badu, Kecamatan Pucuk, Lamongan.
Automatic Food Dehydrator guna Meningkatkan Kapasitas Produksi Olahan Buah Pisang Mas Kirana UMKM “Gedang Mas” Desa Tukum, Kec. Tekung, Kab. Lumajang, Jawa Timur Aisyah, Putri Yeni; Fitriyanah, Dwi Nur; Radhy, Ahmad; Mahmudah, Juwita Maulidina; Oktafandi, Ken Andre; Prakuso, Gilang Dwi; Wijayanti, Wahyu; Wijayanti, Monica Intan
Sewagati Vol 8 No 5 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i5.2192

Abstract

Pisang Mas Kirana Lumajang dikategorikan sebagai produk indikasi geografis daerah asalnya. Banyaknya produksi buah Pisang Mas Kirana di Kabupaten Lumajang mendorong masyarakat untuk menciptakan olahan buah pisang agar nilai ekonomisnya semakin meningkat. UMKM "Gedang Mas" di Desa Tukum, Kec. Tekung, Kab. Lumajang merupakan salah satu UMKM yang menghasilkan olahan berupa keripik pisang dengan bentuk yang unik dan tetap mempertahankan bentuk asli pisang. Jika dibandingkan dengan usaha sejenis, pendapatan UMKM "Gedang Mas" masih tergolong kecil. Kondisi ini antara lain disebabakan oleh terbatasnya tenaga kerja dan peralatan produksi yang masih manual dalam sisi produk. Selain itu, akibat dari metoda pengolahan yang masih tradisional atau konvensional, kualitas produk menjadi rendah dan tingkat kekeringan produk menjadi tidak seragam. Melihat kondisi mitra, pada program pengabdian masyarakat ini diimplementasikan inovasi mesin pengering buah (food dehydrator) Pisang Mas Kirana otomatis untuk memenuhi kebutuhan dalam meningkatkan kapasitas produksi dan menggantikan proses produksi konvensional. Inovasi mesin pengering buah Pisang Mas Kirana otomatis mampu menghasilkan 13 kg/ proses produksi dalam waktu 5 jam. Sehingga inovasi mesin pengering buah Pisang Mas Kirana Lumajang semi otomatis ini memberikan peningkatkan kapasitas produksi, kehigienisan dan memperkecil tingkat penurunan gizi olahan buah Pisang Mas Kirana, yang berdampak pada peningkatan potensi usaha bagi UMKM Gedang Mas, Tukum, Lumajang.
Smart Air Monitoring dan HEPA System Menggunakan Metode Fuzzy Logic di Ruangan Publik untuk Kesehatan dan Lingkungan yang Berkelanjutan Mujiyanti, Safira Firdaus; Pratama, I Putu Eka Widya; Patrialova, Sefi Novendra; Radhy, Ahmad; Fitriyanah, Dwi Nur; Hija, Akhmad Ibnu; Ashiddiqi, Muhammad Roy; Zanuar, Muhammad; Rohid, Abdul; Nanta, Tepy Lindia
Sewagati Vol 9 No 3 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i3.2396

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas udara dan kesadaran lingkungan di Desa Roomo, Kabupaten Gresik, melalui pengaplikasian Smart Air Monitoring and HEPA System berbasis Panel Surya di Balai Desa Roomo untuk kesehatan dan lingkungan yang berkelanjutan. Desa Roomo, yang terpapar dampak industri besar, menghadapi tantangan serius terkait polusi udara yang mengancam kesehatan warga, terutama anak-anak. Dengan memanfaatkan teknologi, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan solusi konkret untuk mengatasi permasalahan tersebut. Masyarakat Desa Roomo menghadapi dampak negatif industri, termasuk emisi gas, pembakaran bahan baku, dan aktivitas kendaraan industri. Anak-anak di dalam ruangan publik Desa Roomo menjadi rentan terhadap polusi udara, menyebabkan risiko kesehatan yang tinggi. Oleh karena itu, perlu adanya sistem monitoring dan filtrasi udara yang inovatif untuk mengukur dan mengontrol polusi debu. Dengan implementasi alat ini, diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Roomo. Melalui Smart Air Monitoring and HEPA System, kualitas udara di sekitar. Di dalam ruangan publik Desa Roomo dapat ditingkatkan, membawa dampak positif terhadap kesehatan anak-anak dan menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Kegiatan ini juga sejalan dengan tema prioritas abmas tahun ini, yaitu pemberdayaan masyarakat yang mendukung pilar SDGs, khususnya kesehatan dan lingkungan. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Harapannya, produk yang telah dirancang dapat mencapai target luaran berupa jurnal ilmiah nasional, berita media massa, book chapter, produk teknologi tepat guna dilengkapi paten, dan hak cipta video.