Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENERAPAN APLIKASI MOBILE SIEM BERBASIS WAZUH UNTUK NOTIFIKASI REAL-TIME DAN REKOMENDASI PENANGANAN AWAL Ilman Sholihin; Nurmi Hidayasari; Mansur Mansur
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 10 No. 2 (2026): JATI Vol. 10 No. 2
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v10i2.17338

Abstract

Keamanan jaringan merupakan aspek vital dalam menjaga stabilitas sistem informasi di era digital. Sistem Security Information and Event Management (SIEM) seperti Wazuh telah banyak digunakan untuk mendeteksi ancaman. Namun, sistem ini memiliki keterbatasan pada aspek mobilitas karena dashboard hanya tersedia berbasis web dan notifikasi bergantung pada platform pihak ketiga, menyebabkan administrator kesulitan merespons insiden keamanan dengan cepat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi mobile SIEM berbasis Wazuh yang mampu memberikan notifikasi keamanan jaringan secara real-time serta rekomendasi penanganan awal terhadap ancaman yang terdeteksi. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dengan integrasi Wazuh API, pengembangan middleware berbasis Python-Flask, implementasi Firebase Cloud Messaging (FCM), dan pengembangan aplikasi mobile Flutter. Pengujian dilakukan dengan tiga skenario serangan (SQL Injection, XSS, dan Web Directory Scanning) dengan masing-masing 5 kali percobaan. Hasil penelitian menunjukkan sistem mampu mendeteksi serangan dengan rata-rata Detection Latency 1,69 detik, Notification Latency 0,82 detik, dan End-to-End Latency 2,51 detik. Sistem berhasil menampilkan notifikasi keamanan secara real-time melalui perangkat mobile serta menyediakan rekomendasi penanganan awal yang dapat digunakan sebagai panduan mitigasi oleh administrator jaringan.
ANALISIS TINGKAT KESADARAN MAHASISWA TERHADAP KEAMANAN INFORMASI MELALUI SIMULASI SERANGAN EMAIL PHISHING MENGGUNAKAN GOPHISH Putri Nuranisa; Nurmi Hidayasari; Pretti Ristra
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 10 No. 2 (2026): JATI Vol. 10 No. 2
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v10i2.17410

Abstract

Email phishing masih menjadi salah satu ancaman utama dalam keamanan informasi dan sering memanfaatkan rendahnya kewaspadaan pengguna, termasuk mahasiswa di lingkungan Perguruan Tinggi. Permasalahan yang muncul adalah masih terbatasnya penelitian yang mengukur tingkat kewaspadaan mahasiswa terhadap phishing berdasarkan perilaku nyata pengguna melalui simulasi serangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kewaspadaan mahasiswa terhadap keamanan informasi melalui simulasi serangan email phishing menggunakan GoPhish. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menerapkan simulasi serangan email phishing kepada mahasiswa sebagai responden. Simulasi dilakukan menggunakan GoPhish untuk mengirimkan email phishing dan mencatat respons responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 96 email phishing yang dikirimkan, sebanyak 87 email dibuka (90,6%), 72 responden melakukan klik pada tautan phishing (75,0%), dan 68 responden melakukan pengiriman data melalui landing page (70,8%). Berdasarkan indikator non-klik, tingkat kewaspadaan mahasiswa terhadap serangan phishing sebesar 25%, sedangkan tingkat kerentanan mencapai 75%. Hasil ini menunjukkan bahwa tingkat kewaspadaan mahasiswa terhadap keamanan informasi masih tergolong rendah, sehingga diperlukan peningkatan edukasi dan sosialisasi terkait ancaman phishing di lingkungan akademik.
Penerapan Aplikasi LaTeX dengan Artificial Intelligence untuk Penulisan Skripsi di Politeknik Negeri Bengkalis Kasmawi Kasmawi; Mansur Mansur; Nurmi Hidayasari Nurmi Hidayasari; Zuliar Efendi Zuliar Efendi
TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/h3h91m32

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada peningkatan kemampuan mahasiswa dalam penyusunan skripsi melalui penerapan aplikasi LaTeX yang terintegrasi dengan Artificial Intelligence (AI). Mahasiswa sering menghadapi permasalahan berupa ketidakkonsistenan format, kesulitan penulisan rumus, dan pengelolaan referensi yang tidak efisien saat menggunakan aplikasi pengolah kata konvensional. Penerapan LaTeX menawarkan solusi melalui sistem penataan dokumen yang lebih stabil, terstruktur, dan sesuai standar akademik. Pelaksanaan program meliputi identifikasi kebutuhan penulisan skripsi, penyesuaian template LaTeX berdasarkan pedoman masing-masing program studi, konfigurasi serta uji coba aplikasi, dan workshop bagi mahasiswa dari lima program studi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan mahasiswa dalam menghasilkan dokumen ilmiah yang rapi dan konsisten. Luaran utama mencakup template skripsi berbasis LaTeX, pelaksanaan workshop, publikasi media, video kegiatan, dan artikel pengabdian. Penerapan aplikasi LaTex dengan pendekatan Artificial Intelligence ini memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas penulisan skripsi bagai mahasiswa akhir serta mendorong pemanfaatan penggunaa teknologi.
Implementation of Role-Based Access Control (RBAC) in a Drug Stock Management Information System Dea Agustina Purba; Nurmi Hidayasari
SISTEMASI Vol 15, No 2 (2026): Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/stmsi.v15i2.5958

Abstract

Role-Based Access Control (RBAC) is a role-based access management mechanism that restricts user privileges according to their authority within an information system. The implementation of this mechanism is particularly important in pharmacy drug stock management systems, especially at Apotek Pratama dr. Moris, which still relies on manual stock recording. This condition often results in data discrepancies, delays in monitoring expired medications, difficulties in report generation, and the absence of clear access restrictions for each user. This study focuses on developing a web-based drug stock management information system with RBAC as the primary mechanism for user authorization and security. The system was developed using the Waterfall methodology, which includes requirement analysis, system design, implementation, and testing. The application was built using Laravel framework version 11, MySQL database, and the Laravel Spatie Permission package for managing roles and permissions. Black Box Testing results indicate that all functional test scenarios were executed successfully, achieving a 100% success rate. User acceptance testing, conducted using the System Usability Scale (SUS), yielded an average score of 76, categorized as Good. The findings demonstrate that the implementation of RBAC effectively restricts user access based on roles, enhances data security, and improves the accuracy and efficiency of drug stock management compared to the previous manual system.
Implementasi Keamanan Website Alfarouq Tour Travel Berdasarkan Temuan Kerentanan Owasp Zap Ahmad Suhenri Lubis; Nurmi Hidayasari; Zuliar Efendi
Jurnal Elektronika dan Teknik Informatika Terapan ( JENTIK ) Vol. 4 No. 2 (2026): Juni: Jurnal Elektronika dan Teknik Informatika Terapan (JENTIK)
Publisher : Politeknik Kampar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59061/jentik.v4i2.1547

Abstract

Websites used for tourism services process personal and transaction information, making security evaluation important to reduce the risk of misuse and data exposure. This study implements security improvements on the Alfarouq Tour Travel website based on vulnerability findings identified using OWASP Zed Attack Proxy (ZAP). The research uses an applied experimental approach consisting of an initial security scan, classification and analysis of findings, planning and implementation of remediation, re-scanning, and comparison of conditions before and after remediation. The initial scan using OWASP ZAP 2.16.1 on 25 April 2025 found no High-risk alerts, but identified three Medium-risk alert types with 57 instances: Absence of Anti-CSRF Tokens (1), Content Security Policy Header Not Set (30), and Missing Anti-clickjacking Header (26). Remediation was implemented through CSRF token protection and request-flow adjustment, Content Security Policy configuration, and X-Frame-Options together with the frame-ancestors directive. The re-scan on 30 December 2025 showed that all three Medium-risk alert types were no longer detected, reducing Medium instances from 57 to 0. Six Low-risk and six Informational alert types remained. The findings indicate that remediation based on ZAP results met the study’s success indicator for the three targeted Medium-risk findings within the tested scope, while further assessment is still required for residual findings and system areas not reached by the scan.