Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Taruna Tani Jabalfarm Milenial melalui Teknologi Irigasi Tetes Otomatis Berbasis IoT pada Pertanian Lahan Kering Baso, Budiman; Risald; Lestari, Anastasia Kadek Dety
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i4.10769

Abstract

Pertanian di Kabupaten Timor Tengah Utara menghadapi tantangan besar terkait kekurangan air dan efisiensi sistem irigasi konvensional. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan pengabdian masyarakat dengan penerapan teknologi irigasi tetes otomatis berbasis IoT dan digital marketing pada Kelompok Taruna Tani (KTT) Jabalfarm Milenial. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, dan pendampingan. Hasil menunjukkan bahwa teknologi ini mengurangi penggunaan air hingga 50% dan meningkatkan hasil panen cabai sebesar 25%. Tantangan utamanya adalah adaptasi masyarakat terhadap teknologi baru, yang memerlukan dukungan teknis berkelanjutan. Pengembangan pemasaran digital juga diperlukan untuk meningkatkan penjualan. Teknologi ini efektif dalam meningkatkan efisiensi pertanian dan produktivitas dengan dukungan yang tepat.
Identifikasi Air Tanah di Daerah Pesisir Pantai Kolbano Boimau, Yanti; Lestari, Anastasia Kadek Dety
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.10.2.262-266.2021

Abstract

Telah dilakukan penelitian identifikasi air tanah di wilayah pesisir Kolbano yang bertujuan untuk mengetahui dan menentukan kedalaman air tanah di lokasi penelitian. Metode yang digunakan adalah metode geolistrik dengan konfigurasi Schlumberger. Data yang diperoleh di lokasi penelitian diolah menggunakan software Res2dinv untuk mendapatkan nilai resistivitas batuan di lapangan. Hasil inversi menunjukkan nilai resistivitas batuan terukur pada 3 lintasan yaitu 17,1-27,626 Ωm. Berdasarkan nilai resistivitas yang diperoleh, diasumsikan terdapat 3 jenis lapisan batuan di lapangan, yaitu lempung dengan resistivitas (10-100) Ωm dan aluvium dengan resistivitas (101–800 Ωm) dan batugamping (101–27.626 Ωm). Potensi batuan sebagai batuan akuifer adalah alluvium. Air tanah yang tersimpan di batuan aluvium terletak pada kedalaman (12-20 m). Research on groundwater identification in the coastal area of Kolbano has been carried out, which aims to determine and determine the depth of groundwater at the research location. The method used is the geoelectric method with a Schlumberger configuration. The data obtained at the research location were processed using res2dinv software to obtain the rock resistivity value in the field. The inversion results show the measured rock resistivity value on 3 measurement line, namely 17.1-27.626 Ωm Based on the resistivity value obtained, it is assumed that there are 3 types of rock layers in the field, consisting of clay with resistivity (10-100 Ωm) and alluvium with resistivity (101-800 Ωm) and limestone (101-27.626Ωm). Rocks Potential as aquifer rocks is alluvium. Groundwater stored in alluvium rocks lies at a depth (12-20 m).
Pemetaan Curah Hujan Tahunan Dan Keadaan Hidrogeologi di Kabupaten Timor Tengah Utara Untuk Identifikasi Potensi Kekeringan Maneno, Regolinda; Lestari, Anastasia Kadek Dety; Fallo, Kristoforus
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 3 No. 2 (2023): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v3i2.375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi sebaran curah hujan tahunan dan kondisi hidrogeologi Kabupaten Timor Tengah Utara. Kajian tentang parameter penentu kekeringan seperti curah hujan dan kondisi hidrogeologi diharapkan dapat menjadi masukan sebagai kerangka acuan dalam mitigasi kekeringan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif melalui beberapa tahapan, yaitu tahap pengumpulan data sekunder berupa data curah hujan dan data hidrogeologi, tahapan pengolahan data dan deskripsi pata hasil. Pembuatan peta curah hujan tahunan menggunakan data CHIRPS berupa data hujan bulanan selama periode 2018-2023. Data tersebut diolah dengan Arcgis melalui local cell staticstics tools untuk mendapatkan data raster rata-rata hujan tahunan. Selanjutnya data raster diubah menjadi data point, interpolasi point dan kemudian reklasifikasi. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata curah hujan tahunan di Kabupaten Timor Tengah Utara adalah 1155-1893 mm/tahun. Ini mengindikasikan bahwa Kabupaten Timor Tengah Utara didominasi oleh curah hujan rendah. Kajian tentang kondisi hidrogeologi menunjukkan bahwa Kabupaten Timor Tengah Utara memiliki litologi akuifer berupa batuan gamping, endapan lepas, batuan malihan dan beku, batuan padu dan batuan volkanik, dan produktivitas akuifer didominasi oleh akuifer (bercelah atau sarang) produktif kecil dengan air tanah langka. Kedua peta dapat digunakan untuk mengidentifikasi potensi kekeringan.