Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Workshop Inovasi Produk dan Diversifikasi Usaha Bagi Pelaku UMKM Desa: Pengabdian Riyanti; Vera Selviana Adoe; Mohammad Muslimin; Hartono; Nersiwad
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3068

Abstract

Kegiatan Workshop Inovasi Produk dan Diversifikasi Usaha bagi Pelaku UMKM bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM desa dalam mengembangkan produk dan strategi usaha berbasis potensi lokal. Workshop dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelatihan partisipatif, praktik langsung inovasi produk dan diversifikasi usaha, serta evaluasi dan pendampingan lanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Workshop Inovasi Produk dan Diversifikasi Usaha bagi pelaku UMKM desa terbukti meningkatkan pengetahuan, keterampilan praktis, motivasi kewirausahaan, serta membentuk jejaring kolaborasi yang memperkuat daya saing dan kemandirian ekonomi lokal. Kegiatan ini menunjukkan bahwa inovasi produk, diversifikasi usaha, dan pemanfaatan teknologi digital dapat diterapkan secara nyata untuk mendukung pengembangan UMKM dan pemberdayaan masyarakat desa.
PERANAN ECOMMERCE DALAM PENINGKATAN PENJUALAN (STUDI KASUS: MATA FASHION OEBOBO) Vera Selviana Adoe; Dessy kale Uly; Imelda Inang
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol. 1 No. 3 (2022): November : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi
Publisher : LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juisi.v1i3.401

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, dengan didukung oleh perkembangan internet yang kian maju, memberikan kemudahan terutama pada penerapan Ecommerce dalam dunia bisnis. Ecommerce adalah website jual beli barang atau jasa dengan memanfaatkan jaringan teknologi. Hal ini mendorong para pengusaha untuk beralih ke dunia digital termasuk Mata Fashion Oebobo yang merupakan salah satu toko butik dengan usaha yang bergerak di bidang penjualan pakaian khususnya pakaian tenun bercorak Jepara yang berlokasikan di Pasar Oebobo Kota Kupang, NTT. Toko butik ini membutuhkan sebuah sistem yang nantinya sistem tersebut dapat mempermudah juga menambah penghasilan serta memperluas jaringan dalam penjualan pakaian tenun. Dari permasalahan tersebut maka peneliti merancang sebuah aplikasi Ecommerce berbasis web yang dapat membantu customer dalam berbelanja secara online kapan saja dan dimana saja dengan memanfaatkan media sosial sebagai alat aksesnya. Dalam implementasi ini penulis memulai dengan wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem Ecommerce berbasis web yang diharapkan sistem ini dapat membantu perusahaan dalam menambah penghasilan, serta memperluas jaringan penjualan di Mata Fashion Oebobo.
Social Media-Based Nature Tourism Village Marketing Management Training Setiawan, Ari; Endah Emiarti; Pretty Diawati; Vera Selviana Adoe; Arief Andy Soebroto; Romanda Annas Amrullah; Farida Mony; Bioni Sena; Nurasiah; Alfry Aristo Jansen Sinlae
IMPACTS: International Journal of Empowerment and Community Services Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Economics Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/impacts.v4i1.21184

Abstract

ABSTRACT Purpose ­ Ngudal Tourism Village in Tawangmangu, Central Java, possesses high potential for nature-based tourism due to its scenic landscapes and cultural richness. However, its digital presence and promotional strategies remain limited. This community service program aimed to enhance the digital marketing capacity of local tourism stakeholders through social media-based training. Methods - Fifteen participants—including homestay owners, youth representatives, culinary business actors, and village officials—were trained in content creation, platform management, audience engagement, and digital branding. The training adopted a participatory approach involving workshops, simulations, and mentoring. Result and discussions - As a result, participants demonstrated significant improvements in digital literacy, with post-training assessments showing a 47% increase in knowledge. The village launched official Instagram, Facebook, and YouTube accounts, achieving over 300 organic followers and substantial content engagement within one month. Economic impacts included increased homestay bookings and product inquiries via social media. A digital task force was formed to ensure sustainability. Conclusion - This program illustrates the potential of social media as a transformative tool for rural tourism promotion and recommends replicating such models in other under-promoted villages to foster inclusive digital development.