Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS SENYAWA INHIBITOR ENZIM KATEPSIN KULIT IKAN PATIN TERHADAP PENUNDAAN KEMUNDURAN MUTU CUMI-CUMI Kusuma, Fitriana Dian; Susanti, R.; Anggraini, Septiana; Arlinda, Dyken Dwi
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 6, No 2: September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v6i2.8500

Abstract

Daya simpan cumi-cumi dipengaruhi oleh aktivitas enzim katepsin yang menyebabkan kemunduran mutu cumi-cumi pada hari ke tiga setelah fase post rigor. Aktivitas inhibitor katepsin alami dari ikan patin berpotensi menghambat kemunduran mutu ikan jenis lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis senyawa inhibitor enzim katepsin dari kulit ikan patin terhadap kemunduran mutu cumi-cumi. Penelitian didesain dengan rancangan acak dengan pola dua faktorial. Faktor pertama adalah konsentrasi inhibitor enzim katepsin yang diekstrak dari kulit ikan patin, dengan empat variasi yaitu 1:0; 1:1; 2:3; dan 3:2. Faktor kedua adalah lama rendaman/inkubasi cumi-cumi pada fase post rigor selama 3, 7, dan 9 hari dalam ekstrak inhibitor. Setelah direndam, aktivitas enzim katepsin pada cumi-cumi diukur dengan metode spektrofotometri. Setelah didapatkan absorbansi maka aktivitas enzim dan persentase penghambatannya dihitung. Hasil uji Two Way Annova menunjukan bahwa konsentrasi berbeda nyata dengan peresentase penghambatan sedangkan lama penyimpanan tidak berbeda nyata dengan taraf kepercayaan 0,05. Konsentrasi kemudian diuji lanjut dengan Duncan dan konsentrasi yang paling efektif untuk menghambat aktivitas enzim adalah konsentrasi 3:2 dengan persentase penghambatan 57%. 
Topical Gel of Mesenchymal Stem Cell-Conditioned Medium-induced Serum Injury Accelerates Wound Healing in Skin Excision Tissue Berlian, Mukti Arja; Alif, Iffan; Subchan, Prasetyowati; Handoyo, Frigi Eko; Husain, Sofian Azalia; Husni Ahmad Sidiq; Arlinda, Dyken Dwi; Adityani, Resanti
International Journal of Cell and Biomedical Science Vol 1 No 1 (2022)
Publisher : Stem Cell and Cancer Research (SCCR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59278/cbs.v1i1.12

Abstract

Introduction: Umbilical cord-derived mesenchymal stem cells (UC-MSCs) accelerating wound closure by increasing VEGF and PDGF level leading to re-epithelialization, cell infiltration, and angiogenesis. It has been found that MSC-conditioned medium (MSC-CM) can enhance migration of fibroblasts in scratch assays. However, the effect of MSC-CM-induced serum injury (MSC-CM-S) formulated in gel to accelerate wound healing remains unclear. This study aims to evaluate the effect of several doses of topical gel of MSC-CM-S in accelerating wound healing. Methods: The MSCs were cultured medium-supplemented serum injury of wounded rat (8:1) to get MSC-CM-S. The topical gel of MSC-CM-S was made by base gel supplemented with MSC-CM-S. Eighteen Wistar rats were randomly assigned into control (C) and treatment groups (T1, T2). Groups were received serum-free medium gel (C), 25 µl MSC-CM-S in topical gel (T1), 50 µl MSC-CM-S in topical gel (T2), twice daily for 9 days. PDGF and VEGF level and fibroblast density were measured by ELISA and HE staining at day 3 and 6, respectively. Results: This study showed that there was significant increase of VEGF and PDGF level along with a significant increase of fibroblast density at day 3 and 6. The T2 showed optimum enhancement level of VEGF, PDGF and fibroblast density. Conclusion: Topical gel of MSC-CM-S was effective to accelerate wound closure by enhancing PDGF and VEGF level in full-thickness skin defect rats.
ANALISIS SENYAWA INHIBITOR ENZIM KATEPSIN KULIT IKAN PATIN TERHADAP PENUNDAAN KEMUNDURAN MUTU CUMI-CUMI Kusuma, Fitriana Dian; Susanti, R.; Anggraini, Septiana; Arlinda, Dyken Dwi
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 6, No 2: September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v6i2.8500

Abstract

Daya simpan cumi-cumi dipengaruhi oleh aktivitas enzim katepsin yang menyebabkan kemunduran mutu cumi-cumi pada hari ke tiga setelah fase post rigor. Aktivitas inhibitor katepsin alami dari ikan patin berpotensi menghambat kemunduran mutu ikan jenis lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis senyawa inhibitor enzim katepsin dari kulit ikan patin terhadap kemunduran mutu cumi-cumi. Penelitian didesain dengan rancangan acak dengan pola dua faktorial. Faktor pertama adalah konsentrasi inhibitor enzim katepsin yang diekstrak dari kulit ikan patin, dengan empat variasi yaitu 1:0; 1:1; 2:3; dan 3:2. Faktor kedua adalah lama rendaman/inkubasi cumi-cumi pada fase post rigor selama 3, 7, dan 9 hari dalam ekstrak inhibitor. Setelah direndam, aktivitas enzim katepsin pada cumi-cumi diukur dengan metode spektrofotometri. Setelah didapatkan absorbansi maka aktivitas enzim dan persentase penghambatannya dihitung. Hasil uji Two Way Annova menunjukan bahwa konsentrasi berbeda nyata dengan peresentase penghambatan sedangkan lama penyimpanan tidak berbeda nyata dengan taraf kepercayaan 0,05. Konsentrasi kemudian diuji lanjut dengan Duncan dan konsentrasi yang paling efektif untuk menghambat aktivitas enzim adalah konsentrasi 3:2 dengan persentase penghambatan 57%.