Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Desain Maximum Power Point Tracking (MPPT) pada Topologi DC-DC Boost Converter Sistem Fotovoltaik Pradani, Erlillah Rizqi Kusuma
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 3 No 2: Mei 2024
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UNIRA Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/metrotech.v3i2.5042

Abstract

Photovoltaic system (PV) merupakan sistem yang mengkonversi energi cahaya matahari langsung menjadi energi listrik menggunakan teknologi sel-sel photovoltaic (PV cells) yang terdapat dalam panel surya. Dengan memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber energi utama, PV system dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca dan polusi udara yang dihasilkan oleh pembangkit listrik konvensional berbasis bahan bakar fosil.  Photovoltaic system akan dirancang dan didukung dengan menggunakan beberapa komponen utama yang terdiri dari: Panel surya, Inverter, Charge controller yang didalamnya menggunakan rangkaian Dc – Dc Boost Converter, serta battery bank. Metode perhitungan MPPT (maximum Power Point Tracking) pada system ini digunakan untuk mengoptimalkan kinerja panel surya dengan memaksimalkan daya yang dihasilkan oleh panel surya pada setiap kondisi cahaya matahari yang berbeda. Dengan menggunakan DC-DC Boost Converter pada PV, efisiensi sistem panel surya dapat ditingkatkan karena daya yang dihasilkan dapat dioptimalkan dan disesuaikan dengan kebutuhan sistem penggunaan atau penyimpanan energi yang terkait. Dari penelitian ini rangkaian boost converter menghasilkan sebuah rancangan berupa Vin = 8 volt sampai dengan 13 volt, Vout = 12 volt sampai 13.5 volt. Pengisian Battery dengan spesifikasi 12 volt 6 AH memerlukan waktu pegisian kurag lebih 8. Pada sistem ini didapat waktu yang lebih cepat dalam pengisian battery dibandingkan dengan pengisian langsung tanpa adanya charge controller.
The COVID-19 SUSPECT DETECTION BASED ON OXYGEN BLOOD LEVELS OF COVID-19 POLTEKAD ELECTRONIC DETECTOR DESIGN WHICH USING PHOTOPLETHYSMOGRAPHY (PPG) METHOD MOVING AVERAGE Pratama, Ivandhika Bagas; Muda, Nur Rahman Supadmana; Pradani, Erlillah Rizqi Kusuma
Jurnal Elkasista Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Elkasista
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/elka.v2iOktober.207

Abstract

Abstract – Patients with Covid-19 have several symptoms, one of which is a decrease in the oxygen content in the blood or oxygen saturation (SpO2). Detecting oxygen saturation in preventing the spread of Covid-19 is one of the first steps. In this study, researchers conducted an experiment to detect oxygen levels in the blood or oxygen saturation on the POLECTOR C-19 device that was made. By using a photoplethysmography (PPG) which is carried out non-invasively using the sensor, the MAX30102 aim is to get the oxygen saturation value which is used as a reactive and non-reactive decision maker. With the method, the moving average data used from the sensor readings in the form of analog data will be changed using the formula Ratio of Ratios by calculating the average oxygen level then the results can be used to calculate oxygen levels in the blood. The results of sensor readings on the POLECTOR C-19 tool with a digital oximeter from an average value of 10 samples have a difference in value of 0.4, the reading results are the same as the readings of existing medical devices (digital oximeter) so that this tool can be used as a reader. oxygen saturation parameters. In conclusion, this tool can detect a person's condition by predicting the risk or no risk of Covid-19 from the results of the sensor readings of oxygen levels in the blood.
Elkasista Sistem Senjata SISTEM KONTROL PADA DRONE UNDERWATER BERBASIS ARDUINO UNO: Teknologi Nugroho, Raden Aditya; Syafaat, Mokhamad; Pradani, Erlillah Rizqi Kusuma
Jurnal Elkasista Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Elkasista
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/elka.v3iMei.231

Abstract

Indonesia termasuk negara maritim terbesar di dunia dengan jumlah 80% dari wilayahnya berupa lautan. yang bisa menyebabkan susahnya pengintaian terhadap keamanan di wilayah NKRI yaitu khususnya dalam sektor maritim. Oleh karena itu sangat dibutuhkan desain kosep kapal selam mini yang cepat tanggap sebagai alusista pengintaian dan wilayah maritim Indonesia tersebut. yaitu dengan menggunakan rancangan drone underwater dengan system Arduino Uno yang telah dibuat pada kali ini. Pada penelitian ini merancang sistem kendali gerak robot dengan jenis kontrol yang telah diiplementasikan menggunakan sistem kendali jarak jauh yang memanfaatkan remote control sabagai alat bantu komunikasi wireless, joystick sebagai penghasil data dan diolah menggunakan arduino uno. Untuk dapat menerima data yang telah dikirim dirancang sebuah penerima wireless IA6B receiver kemudian data tersebut dijadikan sebagai instruksi dalam mengontrol gerak robot. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa remote control flysky dapat digunakan mengontrol gerak robot dengan hasil data jarak kontrol maksimal 50 meter, ini membuktikan bahwa sistem kendali menggunakan wireless remote control flysky berjalan dengan baik dan dapat mengontrol pergerakan sesuai dengan instruksi yang diberikan melalui joystick
Teknologi IMPLEMENTASI METODE BACKGROUND SUBTRACTION UNTUK SISTEM PELACAKKAN MUSUH PADA ROBOT PENJAGA POS MILITER Radianto, Riky; Kasiyanto; Pradani, Erlillah Rizqi Kusuma
Jurnal Elkasista Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Elkasista
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/elka.v4iOktober.371

Abstract

Kekuatan militer Indonesia yang menduduki peringkat ke-13 secara global tidak serta merta mengecualikan negara ini dari konflik bersenjata, karena Papua menjadi satu-satunya wilayah di Indonesia yang tingkat konflik bersenjatanya paling tinggi. Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) memainkan peran penting dalam meningkatnya konflik bersenjata. Serangan mereka seringkali menyasar warga sipil, personel TNI, polisi, dan pos-pos militer. Serangan yang diprakarsai KKB seringkali sulit dideteksi, dan terkadang serangan ini dilakukan pada malam hari, sehingga menyulitkan personel untuk melacak pergerakan KKB. Apabila terjadi penyerangan terhadap posko militer, maka antisipasi penyerangan tersebut bertumpu pada kesiapan dan kesiapsiagaan personel di lapangan. Saat ini, tidak ada teknologi yang tersedia di pos-pos militer yang dapat membantu personel di sana dalam mengantisipasi serangan; hal ini sepenuhnya bergantung pada keterampilan dan kemampuan personel untuk merespons serangan KKB. Mengingat keadaan tersebut, peneliti bertujuan untuk memperkenalkan Robot yang dapat digunakan untuk mengantisipasi serangan atau mendeteksi pergerakan KKB yang menargetkan pos-pos militer. Robot ini dilengkapi dengan senjata SS2 dan kamera yang memungkinkan pelacakan personel yang mendekati pos terdepan militer. Sistem pelacakan pada robot ini menerapkan teknik pengurangan latar belakang. Hasil dari penelitian ini adalah sistem pelacakan pada robot penjaga yang berhasil diimplementasikan dan berfungsi dengan baik dengan menggunakan teknik pengurangan latar belakang. Pergerakan robot penjaga ke arah senjata menghasilkan penundaan rata-rata 1 detik. Perubahan jangkauan yang paling efektif antara kamera dengan objek musuh atau teman adalah pada jarak 2 hingga 12 meter. Kemampuan deteksi objek terburuk akibat perubahan intensitas cahaya diamati pada 0 Lux
Desain dan Analisa Kontrol Optimal Pada Sistem Non Linear Reaction Wheel Pendulum Pradani, Erlillah Rizqi Kusuma
JUPITER (JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO) Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jupiter.v5i2.7561

Abstract

Pada penelitian ini mendiskusikan tentang kontrol sistem sebuah reaction wheel pendulum. Reaction wheel pendulum adalah sebuah contoh implementasi dari sistem non linear dan sistem underactuated. Reaction wheel pendulum juga merupakan contoh ideal untuk mempelajari sistem kontrol. Sehingga hasil dari penelitian ini dapat dimanfaatkan untukkeperluan laboratorium di pendidikan perguruan tinggi khususnya pada bidang sistem control. Reaction wheel pendulum adalah sebuah pendulum yang sederhana dengan rotating disk. Rotating disk ini menempel pada poros motor dc dan torsi kopling antara rotation disk dan pendulum dapat digunakan mengontrol gerak system. Pada artikel ini, model matematika daribentuk state – space juga didiskusikan. Algoritma kontrol LQR yang digunakan juga dijelaskan secara singkat. Simulasi yang digunakan dengan menggunakan MATLAB juga dilakuka untuk membuktikan kinerja dari sistem kontrol yang digunakan. Dari hasil simulasi menunjukkan bahwa system Reaction Wheel Pendulum dapat stabil dengan menggunakan nilai  [-534.5587 -111.3672 -10.000 -4.4596].
Smartphone-Based Remote Control System for an Automated Red Onion Irrigation Robot Asti, Irfin Sandra; Firdaus, Fauzan Faadihilah; Permatasari, Delila Cahya; Pradani, Erlillah Rizqi Kusuma; Mowaviq, Muhammad Imbarothur; Ananto, Rhezal Agung
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 9 No 4 (2025): G-Tech, Vol. 9 No. 4 October 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/g-tech.v9i4.8153

Abstract

Agriculture remains a vital sector in ensuring food security, economic stability, and rural livelihoods, particularly in developing countries such as Indonesia. Among various agricultural commodities, red onion (Allium cepa L.) plays a crucial role as one of the most consumed horticultural products and a key income source for farmers. However, its cultivation requires consistent soil moisture, and manual irrigation often results in inefficiency, labor intensity, and inconsistent watering. To address this problem, this study presents the design and implementation of a smartphone-based remote control irrigation robot for red onion cultivation. The system was developed using the ESP32 microcontroller integrated with the Blynk mobile application, enabling wireless control of both mobility and irrigation functions. Hardware components include a DC pump, motor driver, and relay module, supported by a 12-volt rechargeable battery as the power source. The robot’s mechanical frame, constructed from lightweight PVC and acrylic materials, was designed to provide stability and durability in agricultural environments. Performance tests showed that the robot operated reliably within a 20–30 m Wi-Fi range, achieved a movement speed of approximately 3 km/h, and produced water pressure of 160 psi, sufficient for red onion irrigation. Battery endurance reached 1 hour 40 minutes under continuous operation. In conclusion, the developed system demonstrates a practical, low-cost solution that integrates robotics and IoT technology to improve irrigation efficiency, reduce manual labor, and support sustainable water management in red onion farming.