Nurrizky, Arya Malik
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Problematika Regenerasi dalam Praktik Budaya Tenun Lokal di Sejatidesa Yogyakarta Sutopo, Oki Rahadianto; Astuti, Eka Zuni Lusi; Kuslarassakti, Magdalena Putri; Nurrizky, Arya Malik; Satriani, Rina; DwiPrakoso, Anindityo
Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi) Vol 17, No 2 (2023)
Publisher : Sociology Department Of Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jsu.v17i2.33490

Abstract

Sejatidesa merupakan salah satu sentra usaha budaya tenun lokal ATBM di Yogyakarta yang dihadapkan pada berbagai tantangan menghadapi perubahan sosial dan generasi. Salah satu tantangan tersebut adalah regenerasi penenun muda. Perbedaan sejarah, pengalaman, maupun akses terhadap pekerjaan dan informasi serta infiltrasi teknologi digital merubah pemaknaan subjektif dan aktualisasi generasi muda terhadap budaya tenun warisan generasi pendahulu. Artikel ini berupaya mengelaborasi realitas regenerasi penenun di Sejatidesa dan bagaimana diskursus generasi sosial hadir padapraktik budayatenun dalam dinamika sosial kehidupan di era kontemporer. Perspektif generasi digunakan sebagai alat analisa untuk menginterpretasikan konteks yang dihadapi dan pemaknaan subjektif oleh generasi penenun dan generasi muda di Sejatidesa. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini dan secara spesifikdata dikumpulkan melalui observasi, FGD serta wawancara mendalam dengan penenun, pemuda dan warga sekitar. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa konteks sosial budaya tenun di Sejatidesa berhubungan erat dengan perubahan sosial dan perkembangan teknologi digital. Aktualitas pada masing-masing generasi penenun dan generasi muda bertemu menjadi jembatan antar generasi dan antara aspek tradisional dengan modern yang relevan untuk survive dalam era kontemporer. Dengan kata lain, untuk melestarikan praktik budaya tenun dengan cara yang baru. .
Analisis Tata Kelola Kebijakan Sosial Penanganan Pandemi COVID-19 di Indonesia Berdasarkan Perspektif Adaptive Governance Pamungkas, Sri Harjanto Adi; Daffaakbar, Muhammad Alvarizi; Nurrizky, Arya Malik
Journal of Social Development Studies Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : Department of Social Development and Welfare, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jsds.5226

Abstract

Abstrak Pandemi COVID-19 merupakan tantangan besar yang dihadapi seluruh negara di dunia sejak tahun 2020. Kebijakan sosial menjadi instrumen kebijakan paling penting pada masa pandemi. Pandemi COVID-19 memiliki karakteristik dinamis, eksponensial, serta dipenuhi kompleksitas dan ketidakpastian. Hal ini membuat implementasi kebijakan sosial perlu dilakukan dengan dasar tata kelola adaptif (adaptive governance). Studi ini melakukan analisis komparatif terhadap implementasi kebijakan sosial di Indonesia dan Brazil pada periode pandemi. Analisis dilakukan berdasarkan 7 indikator tata kelola adaptif yang dioperasikan dalam flexible arrangements dan barriers to flexible arrangements. Temuan dari studi ini menunjukkan bahwa di Indonesia, proses kebijakan, konten kebijakan, dan struktur organisasi bersifat fleksibel. Namun, terdapat konflik kepentingan, ketidakjelasan distribusi kewenangan, ketidakjelasan distribusi biaya & manfaat, dan distrust. Sementara di Brazil, konten kebijakan fleksibel namun proses kebijakan dan struktur organisasi tidak fleksibel. Selain itu, terdapat konflik kepentingan dan distrust, namun tidak terdapat ketidakjelasan distribusi kewenangan maupun distribusi biaya & manfaat. Kata Kunci: Pandemi, COVID-19, Adaptive Governance, Kebijakan Sosial. Abstract The COVID-19 pandemic is a major challenge faced by countries worldwide since 2020. Social policy, therefore, becomes an important policy instrument. Characteristically, the pandemic is dynamic, exponential, and filled with complexity and uncertainty. This makes adaptive governance crucial to the implementation of social policies. This study compares the implementation of social policies in Indonesia and Brazil during the pandemic. The analysis is based on 7 indicators of adaptive governance, operationalized in flexible arrangements and barriers to flexible arrangements. The findings shows that in Indonesia, the policy process, policy content, and organizational structure are flexible. However, there are conflicts of interest, unclear distribution of authority, unclear distribution of costs & benefits, and distrust. In Brazil, the policy content is flexible, while the policy process and organizational structure are not. Conflict of interest and distrust are present, while the distribution of authority and distribution of costs & benefits are clear. Keywords: Pandemic, COVID-19, Adaptive Governance, Social Policy.