Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Sosial Dan Ekonomi Di Desa Batupute: Implikasi Pembangunan Industri Galangan Kapal Alif, Nur; Haris, Andi; Arifin, Suryanto
Development Policy and Management Review (DPMR) Volume 4 Issue 2 December 2024
Publisher : Pusat Penelitian Kebijakan Pembangunan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the socio-economic impacts of shipyard development in Batupute Village, Soppeng Riaja District, Barru Regency, Indonesia. The main objectives of this study are to understand community perceptions of shipyard development, identify the driving and inhibiting factors of the industry, and measure community expectations regarding the industry. The research method used is qualitative, with in-depth interviews and "snowball sampling" techniques to collect data from local residents. The results show that the shipyard industry has not provided significant improvements to the quality of life of local communities. Many workers are employed through an outsourcing system with wages below the Regional Minimum Wage, and there is a lack of job protection. In addition, the location of the shipyard violates regulations requiring a minimum distance of 2 km from residential areas, causing pollution and other social disturbances. Community complaints regarding shipyard operations have not been properly addressed, giving rise to social problems such as crime. This study highlights the need for better planning, community participation in the development process, and corporate responsibility to improve the welfare of surrounding communities. Thus, this study provides important insights for policymakers and companies in designing more inclusive and sustainable industrial development strategies.   Abstrak Penelitian ini mengeksplorasi dampak sosial-ekonomi dari pembangunan industri galangan kapal di Desa Batupute, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, Indonesia. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memahami persepsi masyarakat terhadap pengembangan galangan kapal, mengidentifikasi faktor-faktor pendorong dan penghambat industri, serta mengukur harapan komunitas terkait industri tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan wawancara mendalam dan teknik "snowball sampling" untuk mengumpulkan data dari penduduk setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri galangan kapal belum memberikan peningkatan signifikan terhadap kualitas hidup masyarakat lokal. Banyak pekerja dipekerjakan melalui sistem outsourcing dengan upah di bawah Upah Minimum Regional, dan kurangnya perlindungan kerja. Selain itu, lokasi galangan kapal melanggar peraturan yang mensyaratkan jarak minimum 2 km dari zona pemukiman, menyebabkan polusi dan gangguan sosial lainnya. Keluhan masyarakat terkait operasi galangan kapal belum ditangani dengan baik, menimbulkan masalah sosial seperti kriminalitas. Penelitian ini menyoroti perlunya perencanaan yang lebih baik, partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan, dan tanggung jawab perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pembuat kebijakan dan perusahaan dalam merancang strategi pembangunan industri yang lebih inklusif dan berkelanjutan.  
Koeksistensi dan Dominasi: Mengurai Dinamika Praktik Pertanian di Kabupaten Soppeng Mubaraq, Lutfi Fadhel; Sultan, Sultan; Arifin, Suryanto
Development Policy and Management Review (DPMR) Volume 3 Issue 2 December 2023
Publisher : Pusat Penelitian Kebijakan Pembangunan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61731/dpmr.v3i2.31229

Abstract

Praktek pertanian telah dilakukan sejak lama oleh para petani di Sulawesi Selatan dan sebagian dari mereka masih mempertahankan praktek tradisional sambil beradaptasi dengn perkembangan teknologi dan praktek pertanian modern. Prilaku koeksistensi dan dominasi ini merupakan praktek masyarakat desa di Sulawesi Selatan dalam merespon kebijakan pembangunan dari pemerintah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengetahuan masyarakat dalam aktivitas pertanian sawah irigasi dan untuk mengetahui bentuk kontestasi pengetahuan tradisional dan modern dalam aktivitas pertanian sawah irigasi. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Jennae, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitaf deskriptif dengan menggunakan survei untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa petani dalam melakukan aktivitas pertanian menerapkan dua bentuk pengetahuan yaitu pengetahuan tradisional dan modern. Mayoritas petani masih menggunakan pengetahuan tradisional dibandingkan pengetahuan modern mulai dari masa pra tanam hingga masa pasca panen. Penelitian menegaskan bahwa terdapat dua bentuk kontestasi yang terjadi pada aktivitas pertanian di wiayah studi, yaitu koeksistensi dan dominasi.