Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pemahaman Santri tentang Ilmu Qira’at dalam Membaca Alqur’an di Pondok Pesantran Al-Qur’an Bani Syahid Bintan Silmiahalwah; Tajuddin Nur; Neng Ulya
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v5i2.1960

Abstract

Kebanyakan orang membaca Al-Qur’an tanpa mengetahui ilmu Al-Qur’an dan Salah satu ilmu Al-Qur’an adalah ilmu qira’at. Ilmu qira’at banyak yang mengkaji dan menelitinya tetapi sedikit yang mengkaji sejauh mana pemahaman seseorang yang telah mempelajari ilmu tersebut. Ilmu qira’at ini juga tidak dipelajari di setiap lembaga pendidikan melainkan hanya dipelajari di lembaga pendidikan Islam khususnya pondok pesantren. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman santri mengenai ilmu qira’at yang telah diajarkan di pondok pesantren. Metode dalam penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang diperoleh melalui observasi dan juga wawancara yang kemudian hasilnya di analisis dengan mereduksi data setelah itu baru disajikan dengan tabel dan juga penjelasan. Hasil penelitian membuktikan bahwa pemahaman santri terhadap ilmu qira’at masih kurang karena kurangnya sumber atau rujukan sebagai referensi dalam mempelajari ilmu qira’at dan tidak adanya evaluasi yang dilakukan untuk mengukur apakah tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan telah tercapai atau belum. Seharusnya lembaga pendidikan yang lain pun menerapkan pembelajaran ini agar yang belum tahu tentang ilmu qira’at dapat belajar di lembaga pendidikan tersebut.
PERAN KELUARGA SEBAGAI PENDIDIKAN PERTAMA DAN UTAMA Gifran Septamas; Tajuddin Nur; Neng Ulya
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 7 No 02 (2025): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/3tz82b92

Abstract

Keluarga merupakan lingkungan pertama yang dialami seorang anak manusia ketika dilahirkan ke dunia. Dalam perkembangan selanjutnya keluarga juga merupakan lingkungan utama dalam pembentukan kepribadian seorang anak manusia. Masa-masa awal pertumbuhannya lebih banyak dihabiskan di dalam lingkungan keluarga. Maka di dalam keluargalah seorang anak manusia mengalami proses pendidikan yang pertama dan utama. Segala bentuk perilaku keluarga, khususnya kedua orang tua, baik lisan maupun perbuatan, baik yang bersifat pengajaran, keteladanan maupun kebiasaan- kebiasaan yang diterapkan di dalam kehidupan sosial keluarga, akan mempengaruhi pola perkembangan perilaku anak selanjutnya. Oleh karena itu, orang tua harus mampu menanamkan pendidikan yang baik dan benar kepada anak sejak usia dini, agar perkembangan perilaku anak selanjutnya dapat mencerminkan kepribadian yang luhur, yang bermanfaat bagi dirinya sendiri, agama, keluarga juga masyarakat dan bangsanya.