Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Murotal Al-Qur'an Terhadap Kecemasan Pada Pasien Pre- Percutaneous Coronary Intervention Hudiyawati, Dian; Aji, Prima Trisna; Syafriati, Ani; Jumaiyah, Wati; Tyawarman, Ady
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 15 No. 1 (2022): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v15i1.17049

Abstract

Kecemasan merupakan gejala yang sering muncul pada pasien Acute Coronary Syndrome yang akan menjalani Percutaneous Coronary Intervention. Kecemasan yang tidak tertangani dengan baik dapat menimbulkan perburukan kondisi dan penundaan prosedur kateterisasi jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi murotal Al-qur'an terhadap kecemasan pasien yang akan menjalani PCI. Metode yang digunakan dalam studi melalui pendekatan quasi eksperimental. Jumlah sampel sebanyak 30 responden, yaitu pasien ACS yang akan mendapatkan terapi PCI. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Kecemasan diukur menggunakan Visual Analogue Scale (1-10). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil didapatkan terdapat pengaruh pemberian terapi murotal Al-quran terhadap kecemasan (p<0.05). Adanya perbedaan yang signifikan pada skor kecemasan sebelum dan setelah diberikan intervensi. Kesimpulan, terapi murotal merupakan terapi yang mudah dilaksanakan serta secara signifikan dapat menurunkan tingkat kecemasan pada pasien yang akan menjalani PCI.
PENGARUH TERAPI AIR REBUSAN DAUN SALAM TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERENSI DI WILAYAH TEMPUREJO JUMAPOLO KARANGANYAR: PENGARUH TERAPI AIR REBUSAN DAUN SALAM TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERENSI DI WILAYAH TEMPUREJO JUMAPOLO KARANGANYAR Aji, Prima Trisna; Sani, Fakhrudin Nasru
Viva Medika Vol 14 No 02 (2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v14i02.584

Abstract

Hypertension is a degenerative disease characterized by increased arterial construction resulting in resistance to blood flow which will increase blood pressure against the walls of the blood vessels. Hypertension is a chronic chronic disease, hypertension can damage the heart, kidneys, brain and other organs, causing abnormalities and death. One of the hypertension treatments is by giving bay leaf decoction. This type of research is a quasi experiment. The sampling technique uses total sampling. The research sample was 40 people with hypertension in the Tempurejo Jumapolo Karanganyar area. Test data analysis using the Wilcoxon test analysis. The results showed; 1) the average systolic blood pressure before giving the boiled water was 176.75 mmHg and the diastolic blood pressure was 98.25 mmHg; 2) blood pressure after giving the boiled water of bay leaves an average systolic blood pressure of 155.50 mmHg and an average diastolic blood pressure of 86.12 mmHg; and 3) there is an effect of bay leaf boiled water therapy on blood pressure in hypertensive patients in the Tempurejo Jumapolo Karanganyar area, this is evident from the Wilcoxon test results obtained p value 0,000.
Pemberdayaan Remaja melalui Edukasi Kesehatan Berbasis Komunitas untuk Pencegahan Risiko Jantung Dini Aji, Prima Trisna; Baidhowy, Arief Shofyan; Rizkasari, Elinda
Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lia Center of Research and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64850/kareba.v2i1.306

Abstract

Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab utama kematian yang dapat dipicu oleh perilaku tidak sehat sejak usia remaja, seperti pola makan tidak seimbang, kurang aktivitas fisik, dan kebiasaan merokok. Rendahnya pengetahuan dan kesadaran remaja terhadap faktor risiko tersebut menjadi dasar perlunya upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja melalui edukasi kesehatan berbasis komunitas dalam pencegahan risiko penyakit jantung sejak dini. Kegiatan dilaksanakan di wilayah Gunungan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, Jawa Tengah, dengan melibatkan 28 remaja usia 12–21 tahun. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pemberdayaan berbasis komunitas melalui penyuluhan edukatif, diskusi interaktif, demonstrasi praktik sederhana, dan pendampingan reflektif. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test serta observasi partisipasi peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta, dengan nilai rata-rata meningkat dari 62,5 sebelum kegiatan menjadi 85,3 setelah kegiatan edukasi kesehatan berbasis komunitas dilaksanakan. Sebanyak lebih dari 75% peserta menunjukkan partisipasi aktif selama kegiatan dan mengalami peningkatan pemahaman terkait faktor risiko penyakit jantung, seperti merokok, pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, dan stres. Kegiatan ini memberikan kontribusi praktis dalam meningkatkan literasi kesehatan remaja serta mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam upaya promotif dan preventif penyakit jantung sejak dini. Dengan demikian, edukasi kesehatan berbasis komunitas dapat menjadi salah satu strategi pemberdayaan remaja dalam membangun perilaku hidup sehat secara berkelanjutan.