Ulya, Faizatul
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Upaya Pesantren Dalam Menjaga Tradisi Sanad Keilmuan Di Era Society 5.0 Ulya, Faizatul; Nikmah, Khoirun
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v14i1.20668

Abstract

Salah satu tradisi pesantren adalah adanya sanad keilmuan. Sanad keilmuan yang ada dipesantren berbeda dengan lembaga pendidikan yang lainnya, karena keotentikan ilmu  Kyai dan santri dapat dilihat dari sisi kredibilitas sanad keilmuan yang bersambung sampai Rasulullah SAW. Namun dengan seiring berjalannya waktu, pesantren harus mengawal perubahan zaman yang telah masuk ke Era Society 5.0 yang ditandai oleh kecerdasan buatan yang berkembang secara pesat dan menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari, informasi agama yang luas, sehingga dapat dikonsumsi semua orang, termasuk santri. Tentunya hal ini dapat menimbulkan kesulitan dalam menyaring keaabsahan data maupun kebenaran informasi agama yang didapat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan bentuk penelitian kepustakaan (library research).  Hasil penelitian ini adalah pentingnya kebenaran sanad keilmuan pesantren yang harus dijaga dan dipertahankan di Era Society 5.0. Dengan adanya penelitian ini diharapkan mampu mempertahankan kredibilits sanad keilmuan pesantren yang bersambung sampai Rasulullah SAW. Dan dengan adanya tulisan ini dapat membantu pembaca dalam memfilter segala data dan informasi keagamaan yang tidak sesuai dengan ajaran agama Islam.
RESPON LINGKUNGAN TERHADAP ANAK SPEECH DELAY DI TK DHARMA WANITA NAILAN Ulya, Faizatul
ROSYADA: Islamic Guidance and Counseling Vol. 5 No. 1 (2024): Rosyada: Islamic Guidance and Counseling
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan keluarga sangat berpengaruh terhadap perkembangan kemampuan bicara anak. Apabila anak tidak diberikan stimulus yang mencukupi dan lingkungan yang mendukung, maka akan berdampak pada kemampuan berbicara yang dimiliki anak. Anak keterlambatan berbicara apabila perkembangan berbicara anak tidak sama dan tidak memenuhi tugas dari perkembangan bicara pada usianya tersebut, maka anak dapat dikatakan mengalami (speech delay). Terdapat tiga tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan keterlambatan bicara anak, mengetahui faktor yang menyebabkan speech delay dan mengetahui upaya orang tua serta guru dalam menangani anak speech delay. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Pengambilan data dari wawancara, observasi maupun dokumentasi. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa speech delay pada anak di TK Dharma Wanita Nailan meliputi, pertama, anak membutuhkan dorongan lingkungan dan orangtua untuk melatih bicara sehingga dapat meminimalisir terhambatnya bicara anak. Namun berasarkan penelitian ini orangtua anak kurang mengerti dalam memberikan rangsangan untuk melatih anak saat mulai berbicara. Kedua, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab speech delay. Ketiga, ada beberapa upaya yang harus dilakukan orang tua dan guru untuk meningkatkan kemampuan bicara anak.
Asuhan Keperawatan Jiwa pada Pasien dengan Gangguan Orientasi Realita: Studi Kasus Rahmania, Nadya; Ulya, Faizatul; Fitria, Yeni
Nursing Information Journal Vol. 2 No. 1 (2022): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v2i1.221

Abstract

Pendahuluan: Skizofrenia merupakan bentuk psikosa fungsional dengan gangguan utama pada proses pikir serta disharmoni antara proses pikir, afek, dan psikomotor. Salah satu gejala positif skizofrenia yaitu gangguan orientasi realita, waham. Pasien dengan waham tidak mampu mengenali tempat, waktu, dan orang disekitarnya yang mengakibatkan pasien merasa asing, dan menjadi pencetus terjadinya ansietas. Untuk mengatasi hal ini maka perlu dilakukan aktivitas yang memberi stimulus secara konsisten tentang realitas disekitarnya. Intervensi keperawatan yang diberikan pada pasien dengan waham yaitu berfokus pada orientasi realita. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk mengetahui pengaruh asuhan keperawatan pada pasien gangguan jiwa dengan masalah gangguan orientasi realita. Metode: Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Sampel adalah Tn Y dengan diagnosa Skizofrenia yang dirawat di RSJ dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. Pengumpulan data dilakukan melalui anamnesa dan observasi selama 6 hari. Hasil: Berdasarkan hasil pengkajian ditemukan masalah keperawatan utama pada pasien adalah waham. Intervensi keperawatan yang diberikan yaitu strategi pelaksanaan SP1-3P, dan melakukan implementasi kemudian melakukan evaluasi. Implementasi keperawatan yang dilakukan yaitu melakukan SP1-3P meliputi melatih orientasi realita diri terhadap waham, menggali kebutuhan yang tidak terpenuhi, dan meningkatkan pengetahuan pasien terhadap penggunaan obat secara teratur. Evaluasi pada hari terakhir didapatkan bahwa pasien masih suka berbicara non realistik khususnya terkait wahamnya, kontak mata menjadi lebih baik, dan pasien tetap menolak orientasi realitas yang diberikan. Kesimpulan: Berdasarkan evaluasi tersebut dapat disimpulkan bahwa tujuan asuhan keperawatan yang diberikan pada pasien masih tercapai. Diharapkan perawat meningkatkan komunikasi terapeutik sehingga terjalin hubungan saling percaya dan kerja sama yang baik untuk mendorong klien lebih kooperatif dan tercapainya tujuan asuhan keperawatan. Selain itu juga perlu adanya terapi kognitif perilaku untuk mengembalikan orientasi realita pasien. Keluarga diharapkan untuk memberi dukungan dan motivasi dalam merawat pasien di rumah, khususnya terhadap kepatuhan minum obat secara teratur.