Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Edukasi Kesiapsiagaan Ibu Hamil dalam Mengurangi Resiko Bencana Longsor di Desa Sitompul Kabupaten Tapanuli Utara Hetty W.A. Panggabean; Marni Siregar
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i5.9695

Abstract

ABSTRAK Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.508 pulau dan terletak di antara benua Asia-Australia, serta di antara dua Samudera Pasifik-Samudera Hindia. Berada di garis khatulistiwa, bentuk topografi yang beragam dan kompleks, serta sebaran permukaan laut yang luas menjadikan Indonesia memiliki variabilitas iklim yang sangat tinggi, baik berdasarkan waktu maupun tempat, salah satunya adalah curah hujan. Variabilitas iklim yang tinggi menyebabkan adanya kejadian ekstrim basah dan ekstrim kering. Saat terjadi ekstrim basah, maka potensi terjadinya bencana banjir dan longsor meningkat, begitu pun sebaliknya, apabila terjadi ekstrim kering, maka potensi kemarau berkepanjangan akan cukup besar. Kabupaten Tapanuli Utara merupakan salah satu kabupaten di Sumatera Utara secara nasional masuk dalam kategori rawan bencana tanah longsor. Kondisi geografis yang dikelilingi tanah berbukit- bukit dan dipicu dengan tingginya curah hujan termasuk Desa Sitompul merupakan kondisi yang mengkhawatirkan terjadinya bencana tanah longsor. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan terhadap Edukasi Kesiapsiagaan Ibu Hamil Dalam Mengurangi Risiko Bencana Longsor di Desa Sitompul Kabupaten Tapanuli Utara. Demonstrasi cara memilih daun sirih dengan baik dan benar. Demonstrasi cara merebus daun sirih dengan baik dan benar, Demonstrasi cara membersihkan alat genitalia dengan air rebusan daun sirih dengan baik dan benar. Melakukan pengabdian masyarakat ke daerah lain dengan memperbanyak jumlah peserta dan membandingkan efektivitas penggunaan cairan pembasuh alat genitalia yang beredar di pasaran dengan yang dibuat baru. Terjadi peningkatan kemampuan ibu hamil baik dari segi pengetahuan dan keterampilan dalam mengurangi risiko bencana longsor pada ibu hamil.     Kata Kunci: Edukasi, Kesiapsiagaan, Ibu Hamil, Risiko Bencana Longsor.  ABSTRACT Indonesia is the largest archipelagic country in the world consisting of 17,508 islands and is located between the continents of Asia-Australia, and between the two Pacific Oceans-Indian Ocean. Located on the equator, various and complex topographical forms, as well as a wide distribution of sea level make Indonesia has a very high climate variability, both based on time and place, one of which is rainfall. The high climate variability causes very wet and very dry events. When there is extreme wetness, the potential for floods and landslides increases, and vice versa, when extreme drought occurs, the potential for prolonged drought will be quite large. North Tapanuli Regency is one of the districts in North Sumatra nationally included in the category of prone to landslides. Geographical conditions surrounded by hilly land and triggered by high rainfall, including Sitompul Village, are conditions that trigger landslides. Increase knowledge and skills on Education on Preparedness for Pregnant Women in Reducing the Risk of Landslides in Sitompul Village, North Tapanuli Regency. Demonstration on how to choose betel leaves properly and correctly. Demonstration on how to boil betel leaves properly and correctly, Demonstration on how to clean the genitals with boiled water of betel leaves properly and correctly. Doing community service to other areas by increasing the number of participants and comparing the effectiveness of using genital washing fluids on the market with those that are made new. Improving the ability of pregnant women both in terms of knowledge and skills in reducing the risk of landslides in pregnant women. Keywords: Education, Preparedness, Pregnant Women, Risk of Landslides.
Analisis Minat Masyarakat Memiliki Asuransi Syariah (Studi Kasus Kabupaten Padang Lawas Kecamatan Aek Nabara) Marni Siregar; Nurbaiti Nurbaiti; Rahmi Syahriza
Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 1 No. 4 (2023): November : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/jupiekes.v1i4.489

Abstract

This research aims to find out the influence of premiums on public interest in the district. Padang Lawas District. Aek Nabara. To find out the influence of products on public interest in Kab. Padang Lawas District. Aek Nabara. To determine the influence of premiums and products on public interest in the district. Padang Lawas District. Aek Nabara The research used was descriptive qualitative. The research results show that based on the results of the partial test (t test), premiums have a significant effect on public interest in having sharia insurance in Aek Nabara Barumun. Partial test results (t test), Product on public interest in having sharia insurance in Aek Nabara Barumun. Simultaneous test results (F test), premiums and products simultaneously have a significant effect on people's interest in having sharia insurance at Aek Nabara Barumun.
Edukasi Terapi Hypnobreastfeeding pada Ibu Menyusui Untuk Meningkatkan Produksi ASI Panggabean, Hetty; Siregar, Marni
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.16946

Abstract

Angka stunting di Indonesia masih tinggi walau terjadi penurunan 21,6% tahun 2022 dari 24,4% tahun 2021. Mencegah stunting, perlu memperhatikan gizi calon ibu, ibu hamil dan ibu menyusui. Gizi ibu menyusui penting untuk memastikan kualitas Air Susu Ibu (ASI) yang menjadi sumber asupan selama 6 bulan pertama dengan ASI Eksklusif. Banyak ibu menyusui mengalami kendala memberikan ASI seperti faktor pekerjaan, kesehatan, anatomi payudara, stress dan rendahnya rasa percaya diri. Tujuan kegiatan ini, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui dalam melakukan terapi hypnobreastfeeding. Sebelum diberikan materi peserta mengisi pretest, diberi penyuluhan, pelatihan dan pendampingan diakhiri dengan posttest di Puskesmas Sitada-tada terhadap 25 ibu menyusui. Hasil posttest menunjukkan pengetahuan ibu menyusui meningkat menjadi 100%. Setelah pelatihan dan pendampingan, frekuensi menyusui menjadi >12x/hari (56%), dan lama menyusui >20 menit (48%). Disimpulkan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan terapi hypnobreastfeeding meningkatkan pengetahuan, frekuensi, lama menyusui yang membuat ibu percaya diri memberikan ASI Eksklusif selama 6 bulan hingga anak usia 2 tahun. Harapannya, kegiatan ini dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga ibu-ibu menyusui yang belum terpapar bisa mendapat ilmu dan manfaat yang sama dari terapi hypnobreastfeeding ini.
EDUKASI PERAWATAN PAYUDARA PADA IBU POST PARTUM SECTIO CAESARIA DALAM PENINGKATAN PRODUKSI AIR SUSU IBU DI RUMAH SAKIT UMUM TARUTUN KABUPATEN TAPANULI UTARA 2024 Siregar, Marni; Panggabean, Hetty WA; Sianturi, Elly
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.46432

Abstract

 Survey awal di bulan September dan Oktober 2024 di RSU Tarutung , jumlah ibu post partum sectio caesaria sebanyak 60 orang. Pada umumnya hari ke 2 dan ke 3 belum menyusui bayinya .Ibu postpartum yang mengikuti edukasi sebanyak. 30 orang, semuanya memiliki keluhan belum dapat menyusui bayi nya dengan baik.Metode yang dilakukan, Sosialisasi, Penyuluhan, Demonstrasi Kegiatan pengabdian dilaksanakan kepada 30 orang ibu post partum . Dilakukan pretest untuk pengetahuan ibu post partum tentang perawatan payudara.. pada umumnya kurang baik sebanyak 21 orang (70%).Pengetahuan ibu menyusui  kurang baik sebanyak 18 orang (60 %) waktu dan lama menyusui ,15-20 menit kurang baik sebanyak 14 orang ( 46 %) Frekuensi ibu mencoba menyusui bayinya kurang baik sebanyak 16 orang ( 53.3 % )  hasil post test yang dilakukan.mayoritas pengetahuan ibu post partum meningkat frekuensi menyususi 8-12 x sehari sebanyak 13 orang (52%) dan lama menyusui mayoritas 10-20 menit , 16 orang (64%). Pengetahuan ibu menyusui setelah  ibu post partum sectio caesaria. edukasi hasil post test dan demonstrasi perawatan payudara 26 orang (86,6 %) .pengetahuan ibu menyusui baik sebanyak 28 orang (93,3%). Mayoritas lama menyususi antar 10 -15 menit per payudara  sebanyak 27 orang (90 %) frekwensi menyusui lebih dari 12 x perhari 26 orang (86.6%) kegiatan edukasi yang diberikan pada ibu postpartum sectiocaesaria dapat meningkatkan pengetahuan tentang menyusui, perawatan payudara dalam menambah produksi ASI
Edukasi Perawatan Payudara Dalam Upaya Meningkatkan Efikasi Diri Menyusui pada Ibu Hamil Trimester Akhir Sianturi, Elly; Siregar, Marni
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/pamas.v9i3.5999

Abstract

Breast milk (ASI) is the best food for infants up to six months old, supporting their growth and development. Gastrointestinal infections such as diarrhea, caused by unhygienic milk and bottle preparation, can lead to dehydration and malnutrition, thereby increasing the risk of stunting. Breastfeeding self-efficacy refers to a mother's confidence in her ability to breastfeed her baby. Research shows that mothers who do not practice exclusive breastfeeding in North Tapanuli Regency have low self-efficacy, at 58.90% (Sianturi, 2023). Knowledge and breastfeeding self-efficacy should be established during pregnancy so that once the baby is born, particularly in the first hour of life, the baby can immediately receive breast milk as a vital source of life. This community service activity was conducted at the Parbaju Julu Village Head Office in Tarutung, targeting 31 third-trimester pregnant women from the working area of the Hutabaginda Public Health Center. The method used in this program included lectures with Q&A sessions about breast anatomy and breastfeeding using PowerPoint media, as well as demonstrations on breast care and solutions to breastfeeding problems using a breast model, towel, baby oil, pillow, washcloth, warm and cold water basins, and baby dolls. The team also explored the experiences of pregnant women, especially multigravida mothers, regarding breastfeeding challenges. A post-test was conducted to assess changes in breastfeeding knowledge and self-efficacy after the educational session, and the results showed that 29 mothers (76.31%) had good knowledge and 31 mothers (81.57%) had high breastfeeding self-efficacy. The education proved effective in increasing breastfeeding knowledge and self-efficacy among women in their third trimester of pregnancy. Keywords: Breastfeeding self-efficacy, Maternal knowledge, Health education, Third trimester, Stunting.
EDUKASI FAKTOR IMD, ASI EKSKLUSIF DAN MP-ASI PADA IBU MENYUSUI DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI DESA SITOMPUL, WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIATAS BARITA KABUPATEN TAPANULI UTARA Siregar, Marni; Panggabean, Hetty WA; Simbolo, Juana Linda; Sianturi, Elly
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.26215

Abstract

Edukasi faktor IMD, ASI Eksklusif dan MP-ASI pada ibu menyusui dalam Pencegahan Stunting di Desa Sitompul, Wilayah Kerja Puskesmas Siatas Barita Kabupaten Tapanuli Utara. IMD dapat mengurangi 22% kematian 28 hari. ASI yang diberikan secara eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan dapat mencukupi kebutuhan nutrisi bayi untuk tumbuh dan berkembang. Beberapa contoh diantaranya, kolostrum (ASI pada hari 1-5) kaya protein, laktosa ASI sebagai sumber karbohidrat diserap lebih baik dibanding yang terdapat di dalam susu formula Berdasarkan umur mayoritas usia ibu berusia 20-35 tahun yaitu 20 orang (66,7%) dan minoritas usia >35 tahun yaitu 10 (33,3).Berdasarkan Pendidikan 26 orang (86%) dan 4 orang (13,3%) Perguruan Tinggi.Berdasarkan pekerjaan mayoritas petani 23 (76,7%) minoritas dengan pekerjaan wiraswasta dan PNS masing-masing 2 orang (6,7%). Berdasarkan paritas mayoritas multipara yaitu 19 orang (63,3%)dan minoritas Grandemultipara2 orang (6,7%). Pengetahuan ibu menyusui tentang Edukasi factor IMD,ASI,Eksklusif dan MP ASI mayoritas dengan tingkat pengetahuan cukup 25orang (83,3%) minoritas dengan pengetahuan baik hanya 2 orang (6,7%). Kesimpulan setelah dilaksanakan terdapat peningkatan pengetahuan ibu menyusui dengan pengetahuan baik menjadi 100%. Edukasi sangat efektif dalam peningkatan pengetahuan.
Kemitraan Bidan dan Ibu Hamil dalam Pencegahan Covid-19 Simbolon, Juana Linda; Sitompul, Emilia Silvana; Siregar, Marni
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v6i1.5115

Abstract

COVID-19, a disease that is currently endemic in almost all over the world. COVID-19 affects anyone, including pregnant women and children. The role of midwives in maternal and child health services: ANC service providers are the highest in Indonesia (82.4%). The challenge of midwifery services during the Covid-19 pandemic: knowledge of mothers and families related to COVID-19 about the dangers of COVID-19 in pregnant women can be a motivation for screening or preventing COVID-19. The aim of the service is to increase knowledge through training midwives and pregnant women about the prevention of COVID-19 and to increase partnerships between midwives and pregnant women through training to be able to socialize the importance of preventing COVID-19 to pregnant women. The method used was conducting pre-tests for midwives and pregnant women, training for midwives on the prevention of COVID-19 in pregnant women, counseling by midwives on prevention of COVID-19, and conducting post-tests. The results obtained by pre test, the majority of midwives' knowledge was moderate, while the majority of pregnant women had less knowledge. After being given training, the results of the post test increased the majority of midwives' knowledge was high and the knowledge of pregnant women was high.
PEMBERDAYAAN ANAK REMAJA DALAM PENCEGAHAN KEHAMILAN USIA DINI DI SMA SWASTA SANTA MARIA TARUTUNG Marni Siregar; Juana Linda Simbolon; Emilia Silvana Sitompul
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 2, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Santa Maria Private High School, Tarutung Subdistrict, is a favorite SMA in North Tapanuli Regency where the location is located in an area that is easily accessible from other areas in North Tapanuli Regency. The large number of students and inadequate parental control because many are boarding can also result in susceptibility to premarital sexual behavior. The risk factors for adolescent sexual activity are lack of parental supervision and low environmental supervision so that boarding students are at risk of various forms of sexual activity.Prevent early pregnancy by providing information to adolescents to empower them to build values and skills that enable them to make responsible decisions to become sexually healthy adults. Counseling for adolescents about sex education is the most likely, especially to students in schools. Factors that influence adolescent sexual behavior include academic perspectives where adolescents with low achievement and low aspiration stages tend to be more likely to have sexual activity than adolescents with good performance in school so that by providing health education for all students both with low achievement and good achievement. understand the impact of premarital sex. Keywords: early pregnancy, empowerment, teenager