Belakangan ini, kondisi literasi di Indonesia mengalami penurunan, hal tersebut diakibatkan oleh rendahnya minat masyarakat terhadap segala hal yang berkaitan dengan literasi. Berdasarkan survei OJK tahun 2019, literasi keuangan di Indonesia masih dalam kategori rendah sebesar 38,3%. Jika dibandingkan dengan beberapa negara lain tingkat literasi keuangan di Indonesia dinilai masih jauh tertinggal. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan partisipatif atau Participatory Action Research (PAR) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentidikasi impelemntasi program pojok literasi dalam meningkatkan budaya menabung sejak dini pada anak–anak Desa Raksabaya. Adapun data dalam penelitian ini bersifat deskripif analitik, data diperoleh melalui observasi terhadap subjek penelitian, yaitu anak-anak di Desa Raksabaya, Kelurahan Cimaragas. Dengan adanya program ini, semua anak memiliki pemahaman mengenai tujuan dan manfaat menabung sejak dini.