Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH HIPNOTERAPI TERHADAP KECEMASAN IBU HAMIL DALAM MENGHADAPI PERSALINAN PASCA BENCANA DI KLINIK NETTY Zulfita; Ulfy Marsyah; Wildayani, Desi; Tsamarah Kurniadi; Yola Indrika Sari; Rahmi Azzuhri Wirmaneva; Giva Aulia
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jkm.v8i1.568

Abstract

Bencana alam merupakan peristiwa yang berdampak pada ibu hamil karena secara fisik dan mental mengalami kejadian traumatis dan mengerikan akibat bencana dapat mengakibatkan stress dan trauma mendalam. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah hipnoterapi. Hipnoterapi merupakan sebuah pendekatan yang kerap digunakan untuk mengatasi kecemasan. Strategi yang digunakan berupa kombinasi rileksasi fisik dan merestruksturisasi kognitif untuk mengatasi kecemasan. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan, metode hipnoterapi ini belum pernah dilakukan untuk mengatasi kecemasan pada ibu hamil khusus nya di Klinik Netty. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hipnoterapi terhadap kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan pascabencana. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan pendekatan pretest-posttest control group design. Sampel terdiri dari 22 orang ibu hamil yang terbagi dalam dua kelompok, yaitu 11 orang kelompok eksperimen dan 11 orang kelompok kontrol. Hipnoterapi diberikan hanya kepada kelompok eksperimen. Hasil uji Paired Sample T-Test pada kelompok eksperimen menunjukkan nilai t sebesar 5,81 dan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,00 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada tingkat kecemasan ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan hipnoterapi. Sementara itu, pada kelompok kontrol diperoleh nilai t sebesar -6,07 dan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,00, yang juga menunjukkan hasil signifikan. Namun demikian, perbedaan yang terjadi bersifat negatif, yang mengindikasikan bahwa tanpa intervensi, tingkat kecemasan justru cenderung meningkat atau tidak membaik. Maka dari itu hipnoterapi efektif dalam menurunkan kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan pascabencana. Hipnoterapi dapat menjadi salah satu intervensi non-farmakologis yang direkomendasikan dalam pelayanan kesehatan maternal, khususnya di wilayah terdampak bencana
ENHANCING UNIVERSAL PRECAUTION IMPLEMENTATION IN SELF-EMPLOYED MIDWIFERY: KEY INFLUENCING FACTORS IN CHILDBIRTH ASSISTANCE: ENHANCING UNIVERSAL PRECAUTION IMPLEMENTATION IN SELF-EMPLOYED MIDWIFERY: KEY INFLUENCING FACTORS IN CHILDBIRTH ASSISTANCE hesti, Novria Hesti; Zulfita
International Health Sciences Journal Vol. 1 No. 3 (2024): IHSJ Vol 1 No 3 (2024)
Publisher : Rajaki of Tulip Medika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Background: The main causes of maternal death in Indonesia in 2019 are bleeding, hypertension during pregnancy, infections, metabolic problems and others. Approximately 25-50% of maternal deaths are caused by problems related to pregnancy, childbirth and the puerperium. Universal Precaution is an action to control infection that must be carried out by all health workers in order to reduce cases of the spread of infection. Objective: To find out the factors that influence the implementation of universal precautions in delivery assistance by midwives in the Midwife Independent Practice (PMB) in Padang city. Methods: This type of research is analytic with a cross-sectional study design. The study population is all midwives who have PMB in the city of Padang. The sample of this research was midwives who had PMB who served delivery assistance, totaling 35 respondents. Sampling using non-probability sampling technique, namely Total Sampling. Data collection was carried out using a questionnaire and the statistical test used was the Chi Square Test. Results: More than half of the respondents 54.3% had good universal precautions in childbirth assistance, more than half of the respondents 57.1% had a high level of knowledge, more than half of the respondents 68.6%, had a positive attitude more than half of the respondents 54, 3% have less time working, more than half 62.9% have complete facilities and infrastructure. There is a relationship between the level of knowledge and the implementation of universal precautions in delivery assistance with the result pvalue = 0.005 <0.05. There is no relationship between attitude and implementation of universal precautions pvalue=0.150, length of work and implementation of universal precautions pvalue=0.640, availability of facilities and infrastructure with implementation of universal precautions pvalue=0.149. Conclusion: More than half of the respondents have implemented universal precautions both in childbirth assistance, more than half of the respondents have a high level of knowledge, more than half of the respondents have a positive attitude, more than half of the respondents have worked less long, more than half have complete facilities and infrastructure . There is a relationship between the level of knowledge and the implementation of universal precautions in childbirth assistance. There is no relationship between attitude, length of work, availability of facilities and infrastructure with the implementation of universal precautions in childbirth assistance.
PERAN SUAMI DALAM MEMPERCEPAT PROSES PERSALINAN ISTRI Novria Hesti; Zulfita
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol 1 No 1 (2021): Jurnal ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jam.v1i1.180

Abstract

Latar Belakang : Pendampingan suami saat persalinan mempunyai peranan penting bagi ibu karena dapat mempengaruhi psikologis ibu. Kondisi psikologis yang nyaman, rileks dan tenang dapat terbentuk melalui dukungan kasih sayang keluarga. Kelurahan Anduring merupakan salah satu kelurahan yang ada di wilayah kerja Puskesmas Ambacang. Saat ini di Kelurahan Anduring terdapat 37 orang ibu hamil. Permasalahan di kelurahan Anduring saat ini adalah belum ada kelompok khusus suami peduli istri sendiri dimana kelompok ini mempunyai peran penting dalam pross persalinan ibu. Tujuan program ini adalah membentuk kelompok suami peduli istri sendiri, memberikan pelatihan pada kelompok suami dan peningkatan pengetahuan suami tentang peran suami mempercepat proses persalinan istri. Metode : Pembentukan kelompok suami peduli istri sendiri, identifikasi kebutuhan melalui pengumpulan data dan observasi, perancangan kegiatan melalui persiapan dan inisiasi. Pada tahap implementasi kegiatan yang dilakukan adalah pengenalan antar anggota kelompok, pelatihan yang dilakukan langsung kepada suami, pembimbingan dan sosialisasi kepada kelompok suami. Evaluasi pelaksanaan program berkelanjutan dengan pengisian kuisioner dan pembuatan video. Hasil: Terlaksananya pemberian informasi dan adanya panduan praktis serta praktek langsung peran suami saat mendampingi istri melahirkan. Terbentuknya kelompok Suami Peduli Istri Sendiri yang dilanjutkan melalui Aplikasi WhatsApp Grup, sehingga kesehatan Ibu hamil bisa dipantau bersama.