Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendekatan Trilogi Mutu dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Pondok Pesantren Modern Perspektif Al-Qur'an Falahudin, Iwan; Saihu, Made; Hariyadi, Muhammad
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 4 (2025): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i4.3118

Abstract

Riset ini mengkaji penerapan pendekatan Trilogi Mutu dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di pondok pesantren modern melalui tinjauan Al-Qur’an. Trilogi Mutu yang mencakup aspek perencanaan, pengendalian, dan perbaikan mutu diposisikan sebagai strategi utama dalam manajemen pendidikan guna mencapai standar yang lebih tinggi. Dengan menerapkan metode kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip mutu pendidikan dapat disinergikan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan ini berkontribusi positif terhadap peningkatan efektivitas dalam hal manajemen, kurikulum, dan proses pembelajaran di lingkungan pesantren modern. Dampaknya, lulusan yang dihasilkan memiliki keunggulan dalam dimensi keislaman, akademik, serta keterampilan hidup. Temuan ini diharapkan menjadi acuan bagi para pengelola pesantren dalam merancang sistem pendidikan yang unggul dan kompetitif.
Planning in Islamic Management as an Instrument to Achieve Maqashid Syariah from the Perspective of Hadith Studies: Perencanaan dalam Manajemen Islam sebagai Instrumen untuk Mencapai Maqashid Syariah dari Perspektif Studi Hadis Maliki, Emil; Nasuki, Abdul Hay; Mumtazi; Fachriandy, Andy; Muhsin, M Syaripuddin; Hakiki, Ikrar Rafi; Abdullah, Bahruddin; Falahudin, Iwan; Muhsin, Masrukhin
ABHATS: Jurnal Islam Ulil Albab Vol. 7 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Direktorat Pondok Pesantren Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/abhats.vol7.iss1.art15

Abstract

Planning is one of the fundamental functions in Islamic management and plays a strategic role in directing organizational activities so that they run effectively and efficiently in accordance with sharia values. From an Islamic perspective, planning is not solely oriented toward the achievement of worldly goals, but is also aimed at realizing the maqāṣid al-sharī‘ah, namely the protection of religion (ḥifẓ al-dīn), life (ḥifẓ al-nafs), intellect (ḥifẓ al-‘aql), lineage (ḥifẓ al-nasl), and wealth (ḥifẓ al-māl). This article aims to analyze the concept of planning in Islamic management as an instrument for achieving the maqāṣid al-sharī‘ah through the perspective of hadith studies. The research method employed is library research with a qualitative-descriptive approach, conducted through the exploration and analysis of the hadiths of the Prophet Muhammad (peace be upon him) related to the principles of planning, prudence, time management, and strategy in various aspects of life. The findings indicate that the Prophet’s hadiths, both implicitly and explicitly, contain principles of planning that are systematic, visionary, and oriented toward public benefit (maṣlaḥah), such as the importance of intention, preparation, prioritization, and consideration of long-term impacts. These principles are consistent with the objectives of the maqāṣid al-sharī‘ah and can serve as a normative foundation for contemporary Islamic management practices. Therefore, planning in Islamic management functions not only as a technical managerial tool but also as a strategic instrument for realizing the welfare of the ummah in accordance with the guidance of the Prophet’s hadiths. (Perencanaan merupakan salah satu fungsi fundamental dalam Perencanaan merupakan salah satu fungsi fundamental dalam manajemen Islam dan memiliki peran strategis dalam mengarahkan aktivitas organisasi agar berjalan secara efektif dan efisien sesuai dengan nilai-nilai syariah. Dalam perspektif Islam, perencanaan tidak hanya berorientasi pada pencapaian tujuan duniawi, tetapi juga diarahkan untuk mewujudkan maqāṣid al-sharī‘ah, yaitu perlindungan terhadap agama (ḥifẓ al-dīn), jiwa (ḥifẓ al-nafs), akal (ḥifẓ al-‘aql), keturunan (ḥifẓ al-nasl), dan harta (ḥifẓ al-māl). Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep perencanaan dalam manajemen Islam sebagai instrumen untuk mencapai maqāṣid al-sharī‘ah melalui perspektif studi hadis. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, yang dilakukan melalui penelusuran dan analisis hadis-hadis Nabi Muhammad ﷺ yang berkaitan dengan prinsip-prinsip perencanaan, kehati-hatian, manajemen waktu, dan strategi dalam berbagai aspek kehidupan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis-hadis Nabi, baik secara implisit maupun eksplisit, mengandung prinsip-prinsip perencanaan yang sistematis, visioner, dan berorientasi pada kemaslahatan umum (maṣlaḥah), seperti pentingnya niat, persiapan, penentuan prioritas, serta pertimbangan dampak jangka panjang. Prinsip-prinsip tersebut selaras dengan tujuan maqāṣid al-sharī‘ah dan dapat dijadikan sebagai landasan normatif dalam praktik manajemen Islam kontemporer. Dengan demikian, perencanaan dalam manajemen Islam tidak hanya berfungsi sebagai alat manajerial teknis, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam mewujudkan kesejahteraan umat sesuai dengan tuntunan hadis Nabi.)
Prophetic Leadership of Manahijussadat Islamic Boarding School in Realizing a Sustainable Islamic Education Ecosystem in Banten Province Falahudin, Iwan; Anshori, Irfan; Wasehudin; Setiaji, Heri; Maulana, Hasan
Arfannur: Journal of Islamic Education Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : The Magister of Islamic Education IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/arfannur.v7i1.5826

Abstract

The sustainability of Islamic education in Islamic boarding schools faces serious challenges amid social change, increasing demands for institutional professionalism, and the dynamics of religious values. This study aims to examine the practice of prophetic leadership at Pondok Pesantren Manahijussadat and its role in building a sustainable Islamic education ecosystem in Banten Province. This research employs a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis, and were analyzed thematically to obtain a comprehensive understanding of leadership patterns and the process of internalizing prophetic values. The findings indicate that prophetic leadership at Pondok Pesantren Manahijussadat is implemented through role modeling, deliberation, and service, and is grounded in the values of humanization, liberation, and transcendence. These values are not only embodied in the leader's personal conduct but are also institutionalized within the pesantren's systems, organizational culture, and governance. Prophetic leadership plays a crucial role in integrating various components of the educational ecosystem, strengthening cadre regeneration, and maintaining the continuity of values and social relations with the surrounding community. This study contributes to the literature on Islamic educational leadership by positioning prophetic leadership as a value-based foundation and an institutional mechanism for achieving sustainable Islamic education