Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Multiple Intelligence of Early Children in Creative Dance Wulandari, Hayani; Muqodas, Idat; Nikawanti, Gia; Ardiyanti, Dhea
International Conference on Elementary Education Vol. 3 No. 1 (2021): Proceedings The 3rd International Conference on Elementary Education
Publisher : Elementary Education Study Program School of Postgraduate Studies Universitas Pendidikan Indonesia in collaboration with UPI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.706 KB)

Abstract

Early Childhood Education (PAUD) activities are designed to optimize all aspects of child development including multiple intelligence. Some of them are kinesthetic intelligence, musical intelligence, interpersonal intelligence, and intrapersonal intelligence. This aspect of multiple intelligences can be developed through creative dance. The purpose of learning creative dance in this study is not to make children professional dancers, but to use it as a learning method. This study aims to describe the dual intelligence of early childhood in the process of implementing creative dance learning. Through a qualitative descriptive research method, the researcher revealed the multiple intelligences of children in the implementation of creative dance learning by a Kindergarten teacher in Purwakarta. The subjects in this study were teachers and early childhood with an age range of 5-6 years, totaling 20 children. Data collection was carried out through observation, interviews, documentation and strengthened by literature study. The data obtained were then analyzed descriptively with the stages of data reduction, data presentation, and verification. The results showed that learning creative dance can develop multiple intelligence in children.
Kesadaran lingkungan calon guru sebagai nilai karakter kepedulian lingkungan hidup Jayadinata, Asep Kurnia; Muqodas, Idat; Ardiyanti, Dhea
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 12, No 2 (2024): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1112000

Abstract

Kesadaran lingkungan menjadi semakin penting di tengah tantangan lingkungan global yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis tingkat kesadaran lingkungan mahasiswa sebagai karakter kepedulian lingkungan hidup. Penelitian ini berupaya menggali kesadaran lingkungan mahasiswa calon guru dengan metode penelitian deskriptif kuantitatif melalui kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Sampel penelitian terdiri dari 186 mahasiswa yang berasal calon guru SD dan calon guru PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa menunjukkan tingkat kesadaran lingkungan beraada pada kategori sedang. Temuan ini menyoroti pentingnya pendidikan lingkungan dan partisipasi aktif dalam kegiatan lingkungan di kampus untuk meningkatkan kesadaran lingkungan mahasiswa. Implikasi penelitian ini adalah perlunya program-program yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di area perguruan tinggi, serta penekanan pada integrasi pendidikan lingkungan dalam kurikulum akademik. Dengan demikian, diharapkan kesadaran lingkungan mahasiswa dapat ditingkatkan, yang nantinya akan berkontribusi pada pelaksanaan pembelajaran dan mengaplikasikannya di duni pendidikan.
Peran Orang Tua terhadap Pencegahan Stunting pada Anak Usia Dini melalui Perbaikan Pola Makan dan Lingkungan Fattikasary, Ayva Tuzqya; Jayadinata, Asep Kurnia; Ardiyanti, Dhea; Shofuroh, Hanifa; Muqodas, Idat; Rini, Khansa Pramesti Sulistyo; Fadillah, Khoerunnisa Nur
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.17138

Abstract

Stunting is a complex problem that is influenced by various factors. This research aims to understand the challenges in stunting prevention in the Pangalengan area and explore potential solutions. Through a qualitative case study, this research found that lack of parental knowledge, limited access to nutritious food, and poor environmental conditions are the main challenges. Community-based interventions, such as workshops and mentoring, can be an effective solution. However, stronger policy support is needed to address the issue as a whole. This study concludes that stunting prevention requires a multisectoral and sustainable approach.
Cerita dari Posyandu: Pengalaman Orang Tua dalam Mendeteksi Tumbuh Kembang Anak Restya, Dhifa Noor; Khoerunnisa, Abelia; Karomatunnisa, Nita; Yuniar, Riska; Muqodas, Idat; Nikawanti, Gia; Ardiyanti, Dhea
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat UBJ Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/rybzbj81

Abstract

This community service activity examines parental involvement in early detection of child development through Posyandu services in Margamukti Village, Pangalengan District. Using a qualitative approach involving participatory observation and in-depth interviews, data was collected from two informants who regularly visit Posyandu. The results showed that Posyandu plays an important role in supporting early detection of child development, especially in monitoring weight, height and nutritional status. However, there are gaps in parents' understanding of certain developmental indicators, such as speech milestones and emotional regulation. Informants emphasized the importance of Posyandu services but also highlighted the need for more in-depth education on child development. Challenges include low health literacy among some parents and limited understanding of early detection practices. Recommendations include personalized counseling through a door-to-door approach and increased education programs led by Posyandu cadres to bridge this gap. This activity underscores the importance of parental engagement and targeted education efforts to ensure optimal child development outcomes.
HUBUNGAN ANTARA DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK DAN PREVALENSI STUNTING: PERAN DDST II DALAM INTERVENSI AWAL Anissa, Feli; Nurfalah, Fani; Qailani, Fatiyah; Wulan Darnia, Siti; Kurnia Jayadinata, Asep; Nikawanti, Gia; Ardiyanti, Dhea
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 2 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i2.2025.692-698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami hubungan antara deteksi dini gangguan tumbuh kembang anak menggunakan Denver Development Screening Test II (DDST II) dengan prevalensi stunting di Desa Margamukti. Melalui wawancara dan dokumentasi, penelitian ini mengungkap bahwa pelaksanaan skrining DDST II belum sepenuhnya mengikuti prosedur yang benar. Meskipun skrining dilakukan secara rutin di posyandu, fokus kegiatan ini lebih pada pengukuran antropometri (berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala), sementara aspek perkembangan anak lainnya seperti sosial, motorik, dan bahasa yang merupakan komponen penting dalam DDST II, kurang diperhatikan.
Integrating Creative Dance for Character Development in Early Childhood Education Ardiyanti, Dhea; Jayadinata, Asep Kurnia; Muqodas, Idat
Jurnal Pendidikan Anak Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Department of Early Childhood Education, Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta in in cooperation with in cooperation with the Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD (PPJ PAUD) Indonesia based on the MoU Number: 030/PPJ-PAUD/VIII/2020.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v14i1.1382

Abstract

Although the importance of character building in early childhood is widely recognized, practical strategies for integrating it into daily learning remain underexplored. This study aims to examine the integration of creative dance into Early Childhood Education (PAUD) as a structured approach to character development, explored through the lens of learning planning and evaluation. Creative dance, as part of the creative arts, offers a developmentally appropriate approach to fostering social, emotional, and moral competencies. Using a qualitative case study approach, this research involved PAUD teachers implementing creative dance across six learning stages: warming up, exploring, skill development, creating, forming, and presenting. Each stage was analyzed for its potential to cultivate character values, including discipline, responsibility, tolerance, self-confidence, and cooperation. The findings suggest that creative dance can effectively support character development when implemented through planning and continuous evaluation. Its success largely depends on teachers’ ability to align activities with children’s developmental needs. This study highlights the need for targeted teacher training and institutional support to optimize the potential of creative dance in early childhood character education.
Kesadaran lingkungan calon guru sebagai nilai karakter kepedulian lingkungan hidup Jayadinata, Asep Kurnia; Muqodas, Idat; Ardiyanti, Dhea
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2024): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1112000

Abstract

Kesadaran lingkungan menjadi semakin penting di tengah tantangan lingkungan global yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis tingkat kesadaran lingkungan mahasiswa sebagai karakter kepedulian lingkungan hidup. Penelitian ini berupaya menggali kesadaran lingkungan mahasiswa calon guru dengan metode penelitian deskriptif kuantitatif melalui kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Sampel penelitian terdiri dari 186 mahasiswa yang berasal calon guru SD dan calon guru PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa menunjukkan tingkat kesadaran lingkungan beraada pada kategori sedang. Temuan ini menyoroti pentingnya pendidikan lingkungan dan partisipasi aktif dalam kegiatan lingkungan di kampus untuk meningkatkan kesadaran lingkungan mahasiswa. Implikasi penelitian ini adalah perlunya program-program yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di area perguruan tinggi, serta penekanan pada integrasi pendidikan lingkungan dalam kurikulum akademik. Dengan demikian, diharapkan kesadaran lingkungan mahasiswa dapat ditingkatkan, yang nantinya akan berkontribusi pada pelaksanaan pembelajaran dan mengaplikasikannya di duni pendidikan.
HUBUNGAN ANTARA DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK DAN PREVALENSI STUNTING: PERAN DDST II DALAM INTERVENSI AWAL Anissa, Feli; Nurfalah, Fani; Qailani, Fatiyah; Wulan Darnia, Siti; Kurnia Jayadinata, Asep; Nikawanti, Gia; Ardiyanti, Dhea
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 2 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i2.2025.692-698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami hubungan antara deteksi dini gangguan tumbuh kembang anak menggunakan Denver Development Screening Test II (DDST II) dengan prevalensi stunting di Desa Margamukti. Melalui wawancara dan dokumentasi, penelitian ini mengungkap bahwa pelaksanaan skrining DDST II belum sepenuhnya mengikuti prosedur yang benar. Meskipun skrining dilakukan secara rutin di posyandu, fokus kegiatan ini lebih pada pengukuran antropometri (berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala), sementara aspek perkembangan anak lainnya seperti sosial, motorik, dan bahasa yang merupakan komponen penting dalam DDST II, kurang diperhatikan. 
Nap Practices and Social–Emotional Development in Early Childhood: Evidence from a Daycare Setting Salsabila, Annida; Jayadinata, Asep Kurnia; Ardiyanti, Dhea; Mustafa, Lily Muliana
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 11 No. 4 (2025): December
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v11i4.18024

Abstract

This study aims to describe the dynamics of changes in children’s social–emotional functioning before and after napping in early childhood education institutions that provide childcare services. Employing a qualitative approach with a descriptive case study design, the study investigates children’s behavioral patterns in a naturalistic setting through observations and semi-structured interviews. The participants comprised three children (two typically developing and one with special needs) along with three accompanying teachers, selected using convenience total sampling technique due to their availability at the research site. Data were analyzed using thematic analysis encompassing open coding, axial coding, and selective coding procedures. The findings identified three major themes: first, a significant improvement was observed in emotional regulation, autonomy, and social interaction following nap time. Second, substantial individual variations emerged, particularly in the child with special needs, who required more intensive co-regulation support. Third, the nap time experience was influenced by multifactorial interactions, including daily routines, physical environment, caregiver support, and parent, educator communication. These findings reinforce our understanding of emotional regulation, socio-emotional competence, and executive functioning in child development. The present study offers practical implications for policies regarding flexible nap time arrangements in full-day or daycare early childhood education settings and is aligned with SDG 3 (mental health and well-being) and SDG 4.2 (access to quality early childhood education).
The development of bookcreator as a learning innovation for instilling character values in early childhood education Kurnia Jayadinata, Asep; Ardiyanti, Dhea; Nikawanti, Gia Nikawanti; Justicia, Risty; Nur Adliyani, Amanda; Rizky Febriani, Alya
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2025): Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/al-athfaal.v82.29112

Abstract

Background: Enhancing character values during early childhood is a crucial component of implementing the Merdeka Curriculum and requires the support of engaging and interactive digital learning media. In the context of rapid technological development, educators are encouraged to integrate digital innovations that can meaningfully support character education while maintaining a child-friendly learning environment. Objective: This study aims to develop Book Creator–based learning media to strengthen character values namely honesty, responsibility, empathy, and cooperation in early childhood as an effort to create a joyful and meaningful learning environment. Method: This study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, involving early childhood teachers and preschool children in Purwakarta Regency, Indonesia. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation, and were analyzed using descriptive, quantitative, and qualitative techniques. Results: The findings indicate that the Book Creator media, consisting of six interactive stories, achieved a validity score of 92% from media experts and 100% from content experts, categorizing it as highly valid. Practicality testing conducted by teachers yielded a 100% score, indicating that the media is very practical, engaging, and easy to use. Furthermore, the media was proven effective in enhancing children’s understanding of character values and demonstrated uniqueness as an interactive thematic storytelling medium specifically designed for early childhood character education. Conclusion: With high levels of validity, practicality, and effectiveness, the developed Book Creator media shows strong potential for broader implementation as an adaptive digital learning innovation to support character education for young children in the technological era.