Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Uji Aktivitas Antioksidan dari Beberapa Fraksi Bawang Merah (Allium cepa L.) Septiani Martha
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.355 KB)

Abstract

Bawang merah (Allium cepa L.) merupakan salah satu spesies yang termasuk kedalam genus Amaryllidaceae. Bawang merah banyak dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai rempah[1]rempah dan secara tradisional telah digunakan sebagai obat tradisional. Berdasarkan penelitian bawang-bawangan (Alleaceae) mengandung gugus thiol/sulfur yang bersifat sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan pada ekstrak total dan beberapa fraksi umbi bawang merah (Allium cepa L.). Metode penelitian dilakukan dengan mengekstraksi umbi bawang merah (Allium cepa L.) menggunakan metode maserasi dan fraksinasi serta menentukan aktivitas antioksidan secara in-vitro menggunakan spektrofotometri UV-Vis dengan metode radical scavenging (Metode DPPH). Hasil menunjukkan nilai IC50 ekstrak total, fraksi n-heksan, fraksi etil asetat dan fraksi air diperoleh masing-masing sebesar 350,76 ppm, 637,76 ppm, 166,97 ppm, 272 ppm. Dapat disimpulkan bahwa fraksi etil asetat berpotensi sebagai agen antioksidan dibandingkan ketiga fraksi.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN FRAKSI DARI DAUN Garcinia kydia Roxburgh Septiani Martha; Berna Elya; Muhammad Hanafi
Majalah Farmasi dan Farmakologi Vol. 24 No. 2 (2020): MFF
Publisher : Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/mff.v24i2.10074

Abstract

Garcinia kydia Roxburgh merupakan salah satu spesies dari genus garcinia, yang secara khusus belum banyak diketahui aktivitas senyawa bioaktif, namun pada penelitian sebelumnya terbukti berpotensi sebagai agen penghambat α-glukosidase. Pada penelitian ini, akan dilakukan investigasi aktivitas antioksidan terhadap berbagai fraksi yang diperoleh dari daun G. kydia Roxb. Metode penelitian dilakukan dengan menentukan aktivitas antioksidan melalui analisis in-vitro menggunakan microplete reader dengan metode radical scavenging (Metode DPPH) dan ferric reducing antioxidant power (Metode FRAP). Hasil menunjukkan bahwa fraksi yang paling aktif dari ekstrak etil asetat adalah FEA8 (DPPH) dan FEA7 (FRAP), sedangkan fraksi paling aktif dari ekstrak metanol adalah FMT4 (DPPH) dan FMT6 (FRAP). Aktivitas antioksidan tertinggi di antara empat fraksi adalah FEA7 dan FEA8. Aktivitas fraksi FEA7 dan FEA8 ditentukan oleh nilai EC50, sehingga diperoleh masing-masing 9,73 dan 9,26 μg/mL (DPPH); 10,28 dan 13,94 μg/mL (FRAP). Garcinia kydia Roxb. berpotensi sebagai agen antioksidan dengan mekanisme yang berbeda. Sehingga hasil penelitian terkait terdapatnya potensi antioksidan tersebut dapat memberikan alternatif terapi diabetes yang disertai komplikasi stres oksidatif. 
PENYULUHAN MANFAAT BUMBU MASAK SEBAGAI SUMBER ANTIOKSIDAN ALAMI MENJAGA KESEHATAN DI MASA PANDEMI Mauizatul Hasanah; Hilma Hilma; Ensiwi Munarsih; Romsiah Romsiah; Septiani Martha
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 3, Nomor 1, Januari 2022
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1302.58 KB) | DOI: 10.25105/juara.v3i1.12936

Abstract

This community service activity for STIFI Bhakti Pertiwi lecturer was held by conducting outreach to the community, namely MTS Al-Hikmah teacher. Counseling about the benefits of cooking spices as a source of natural antioxidants is carried out to provide education to the public about the use of local fresh ingredients in maintaining a healthy body, especially during the pandemic. This activity is carried out online, with the delivery of material about the benefits of antioxidants for the body, sources of antioxidants, antioxidant cooking spices and thier benefits and chemical content. The result of this activity is that people gain knowledge about antioxidants and their sources in daily food ingredients. Implementing lecturers who also represent campuses have succeeded ini making counseling activities a campus communication medium in conveying knowledge to the public. This service activity is very beneficial for the community
KARAKTERISTIK FISIK DAN PENETAPAN KADAR ANTOSIANIN TOTAL SERTA KADAR FENOL TOTAL BUBUK INSTAN ANTOSIANIN KULIT RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L.) Martha, Septiani; Putri, Pebrianggi Dedi; Isromarina, Rini
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61685/jibf.v7i2.88

Abstract

Kulit rambutan merupakan salah satu tanaman yang memiliki pigmen antosianin yang dapat digunakan sebagai pewarna alami. Tujuan penelitian ini mengetahui karakteristik fisik dan penetapan kadar antosianin total serta fenol total dari bubuk instan antosianin kulit rambutan. Metode yang digunakan terhadap pembuatan bubuk instan yaitu metode pengeringan foam mat drying. Penetapan kadar antosianin total dan kadar fenol total menggunakan metode pH differensial dan metode Folin-Ciocalteu (FC) yang di analisa dengan spektrofotometer UV-Vis. Hasil karakteristik fisik diperoleh nilai rendemen 10,69%, organoleptis berwana coklat, aroma khas rambutan dan rasa pahit, kelarutan 79,10%, kadar air 3,3%, kadar abu 0,66%. Sedangkan kadar antosianin total sebesar 1,836 mg/L dan kadar fenol total sebesar 37,409 mg GAE/g.
PENGARUH KONSENTRASI MALTODEKSTRIN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK DAN KARAKTERISTIK KIMIA SERBUK HERBAL BUAH PARE (Momordica charantia L.) HASIL PENGERINGAN BUSA (Foam Mat Drying) Martha, Septiani; Mahyuse Effendi, Amirta Vina; Astuti, Dwi
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61685/jibf.v9i1.134

Abstract

Buah pare telah dipercaya secara tradisional maupun studi penelitian terbukti dapat mengobati berbagai penyakit, hal ini disebabkan adanya kandungan senyawa aktif. Namun khasiat yang cukup besar tidak sebanding dengan pemanfaatannya, dikarenakan rasa buah pare yang pahit menyebabkan penggunaannya kurang diminati maka salah satu cara meningkatkan pemanfaatan buah pare dengan diolah menjadi serbuk herbal instan yang praktis dalam penggunaannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik fisik dan kimia dari serbuk instan buah pare menggunakan metode foam mat drying. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu dengan variasi konsentrasi maltodekstrin (5%, 10%, 15%). Karakteristik fisik terbaik diperoleh pada formula 3 dengan nilai rendemen 13,8%, organoleptis pada warna hijau keputihan, rasa sedikit manis dan aroma khas buah pare, kelarutan 95,3%, kecepatan larut 26 detik dan 14,7 detik, dan kadar air 3,35%. Sedangkan pada karakteristik kimia terbaik diperoleh pada formula 1 dengan kadar total flavonoid sebesar 1108,86 /g, kadar total fenol sebesar 3462,63 GAE/g dan aktivitas antioksidan 89,89%.
Pemanfaatan Bahan Tambahan Pangan Alami untuk Meningkatkan Kualitas Pangan Hilma; Romsiah; Indrawati, Budi; Sirumapea, Lasmaryna; Martha, Septiani; Aisiyah, Siti Nasyiatul; Rezki, Fitri
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i2.386

Abstract

Bahan Tambahan Pangan (BTP) merupakan bahan yang ditambahkan ke dalam makanan untuk mempengaruhi sifat dan karakteristik dari suatu bentuk pangan atau produk makanan. Penggunaan BTP ini diatur dalam Permenkes No. 033 Tahun 2012 dan Peraturan BPOM NO 11 Tahun 2019 tentang Bahan Tambahan Pangan. Namun pada prakteknya masih banyak ditemui penyalahgunaan BTP baik dari segi dosis atau jenis BTP yang dilarang penggunaannya. Tujuan penyuluhan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada siswa siswi SMA Negeri 1 Tanjung Lago tentang alternatif BTP alami sebagai bahan tambahan pangan yang relatif lebih aman digunakan dibandingkan dengan BTP sintetik. Kegiatan pengabdian ini diawali dengan penyampaian materi dan dilanjutkan dengan diskui dan evalusi tentang BTP dan sumber BTP alami. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa kegiatan edukasi tentang pemanfaatan BTP Alami berjalan dengan baik dan berhasil meningkatkan pengetahuan siswa siswi SMA Negeri 1 Tanjung Lago tentang sumber dan pemanfaatan BTP alami.
Penetapan Kadar Flavonoid dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Beluntas (Pluchea indica (L.) Less) Isromarina, Rini; Martha, Septiani; oktarina, Tri
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i1.1063

Abstract

Beluntas (Pluchea indica (L.) Less) adalah tanaman yang tumbuh di iklim tropis sebagai tanaman pagar. Daun beluntas mengandung metabolit sekunder flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan. Penelitian bertujuan untuk menentukan kadar flavonoid dan aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun beluntas. Daun beluntas diperoleh di Suak Bujang Gandus Palembang. Daun Beluntas diekstraksi menggunakan metode UAE tipe ultarosonic bath dengan pelarut etanol. Ekstrak dianalisis kualitatif untuk mengetahui kandungan flavonoid menggunakan Mg dan HCl. Penetapan kadar flavonoid ekstrak menggunakan AICI3 dan aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH yang diukur menggunakan spektrofotometer UV-VIS. Hasil analisis kualitatif memperlihatkan bahwa ekstrak etanol daun beluntas mengandung flavonoid. Kadar flavonoid ekstrak etanol daun beluntas 57,84 mgQE/g dan aktivitas antioksidan kuat dengan IC50 40,52 ppm.
Kadar Total Fenol Dan Antioksidan Teh Daun Sawo Manila (Manilkara Zapota l.) Dengan Variasi Suhu Pengeringan Martha, Septiani; Untari, Anjeli Septa; Isromarina, Rini
Jurnal Penelitian Sains Vol 25, No 3 (2023)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v25i3.852

Abstract

Daun sawo manila (Manilkara zapota L) terbukti secara ilmiah berkhasiat bagi kesehatan, sehingga dapat dikembangkan kedalam produk teh hijau. Kualitas dan karakteristik mutu teh hijau dapat dipengaruhi oleh proses pengolahannya yakni suhu, lama dan metode pengeringan. Pengaruh suhu pengeringan terhadap kadar total fenol dan aktivitas antioksidan teh hijau daun sawo manila (Manilkara zapota L) dengan variasi suhu pengeringan 500C, 600C,dan 700C. Pengukuran kadar total fenol dengan metode Follin-ciocalteu dan aktivitas antioksidan dengan metode DPPH yang dianalisa menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian terhadap seduhan teh hijau daun sawo manila dengan suhu pengeringan 500C, 600C dan 700C diperoleh kadar total fenol sebesar 111,25 mgGAE/g, 88,5 mgGAE/g, 70,25 mgGAE/g dan aktivitas antioksidan yang dinyatakan dalam persen inhibisi sebesar 85,02%, 82,82%, 79,46%. Suhu pengeringan berpengaruh terhadap kadar total fenol dan aktivitas antioksidan yang ditunjukan semakin tinggi suhu pengeringan menyebabkan terjadi penurunan kadar total fenol dan aktivitas antioksidan seduhan teh hijau daun sawo manila.