Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of the Level of Sharia Financial Literacy in Muslim Msmes in the Aloon-Aloon Area of Lamongan Regency Tsaniah Lailatul Arofah; Akmalur Rijal; Luthfillah, Mohammad
Jurnal Multidisiplin Sahombu Vol. 5 No. 5 (2025): Jurnal Multidisiplin Sahombu, July - August (2025)
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is entitled Analysis of Sharia Financial Literacy Levels in Moslem UMKM in the Alun-Alun Area of Lamongan Regency using qualitative field research and methods and descriptive analysis, the aim of this research is to find out level of sharia financial literacy among Moslem UMKM in the Lamongan Regency square area. The results of this research show that the sharia financial literacy level of moslem UMKM in the Lamongan Regency square area is classified as less literate with an average percentage of 71/7%. This study uses 4 dimensions, namely basic knowledge of sharia finance, share savings and loans, sharia insurance and sharia investment, with average results in each aspect, namely : basic knowledge of sharia finance 84%, sharia savings and loans 62.7%, sharia insurance 68% and sharia investment 72%.
Meluruskan Pemahaman Bid’ah Mahasiswa (Studi Kasus Pada Mata Kuliah Aswaja) Albab, Hayyan Ahmad Ulul; Asrori, Muhammad; Luthfillah, Mohammad
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i01.3079

Abstract

Pemahaman bid’ah menjadi sebuah perbedaan yang harus diluruskan. Perbedaan itu terkungkung pada kata-kata sesat dan tidak sejalan dengan Nabi SAW. Padahal pemahaman yang dangkal tersebut bisa diatasi dengan cara membaca secara mendalam konsep bid’ah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemahaman mahasiswa tentang bid’ah dan mengeksplorasi makna bid’ah yang sesuai dengan ahlussunnah wal jamaah an nahdliyah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan datanya dengan Observasi, dan Wawancara. Analisis penelitiannya menggunakan lima-tahap siklus analisis data kualitatif yaitu: (1) Compiling (2) Disassembling, (3) Reassembling (and Arraying), (4) Interpreting and (5) Concluding. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Pemahaman konsep bid’ah mahasiswa secara umum telah sampai pada istilah sesuatu yang baru yang tidak ada di zaman Rasulullah SAW. Istilah tersebut tentunya ditambahkan dengan pemahaman lain tentang bid’ah hasanah dan bidah dholalah. Kedua macam bid’ah telah dipahami mahasiswa sebagai sesuatu yang baru dan tidak menyalahi syariat Islam masuk pada bid’ah hasanah, sementara itu bid’ah dholalah diartikan mereka sebagai sesuatu yang baru yang menyalahi atau bertentangan dengan syariat Islam.