Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENERAPAN ALGORITMA ITERATIVE DICHOTOMISER 3 (ID3) DALAM KLASIFIKASI FAKTOR RISIKO PENYAKIT DIABETES MELITUS Ferdina Ferdina; Neva Satyahadewi; Dadan Kusnandar
VARIANCE: Journal of Statistics and Its Applications Vol 5 No 2 (2023): VARIANCE: Journal of Statistics and Its Applications
Publisher : Statistics Study Programme, Department of Mathematics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/variancevol5iss2page139-146

Abstract

Algoritma Iterative Dichotomiser 3 (ID3) adalah sebuah metode yang digunakan untuk membuat pohon keputusan. Pohon keputusan merupakan salah satu metode klasifikasi dengan model prediksi menggunakan struktur pohon. International Diabetes Federation pada tahun 2021 menyatakan bahwa Indonesia menduduki posisi kelima dalam kasus diabetes terbanyak, dengan jumlah penyandang diabetes sebanyak 19,47 juta penduduk. Tujuan penelitian ini adalah menerapkan Algoritma ID3 dan menentukan akurasinya dalam klasifikasi faktor risiko diabetes melitus. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data hasil tes kesehatan karyawan di Kota Banyuwangi, Jember, Kediri, Madiun, Malang, Sidoarjo dan Surabaya yang kemudian dibagi menjadi data training dan data testing. Atribut klasifikasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis kelamin, usia, gula darah sewaktu (GDS), High Density Lipoprotein (HDL), Low Density Lipoprotein (LDL), dan trigliserida. Berdasarkan hasil pengujian klasifikasi Algoritma ID3 menggunakan data training dan software R Studio, diperoleh variabel dengan nilai information gain tertinggi adalah Gula Darah Sewaktu (GDS). Berdasarkan hasil perhitungan, nilai akurasi yang diperoleh dari metode Algoritma ID3 adalah sebesar 90%. Akurasi yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa keakuratan Algoritma ID3 tergolong baik dalam klasifikasi faktor risiko penyakit diabetes melitus.
Perbandingan Estimasi-M, Estimasi-S, dan Estimasi-MM pada Analisis Regresi Robust untuk Menganalisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pengangguran Terbuka di Kalimantan Barat: Comparison of M-Estimation, S-Estimation, and MM-Estimation in Robust Regression Analysis to Analyze Factors Influencing the Open Unemployment Rate in West Kalimantan Maria Meilinda Indriani; Juwan Prioabil Dwi Wicaksono; Dadan Kusnandar
Jurnal Forum Analisis Statistik Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Forum Analisis Statistik (FORMASI)
Publisher : Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57059/formasi.v3i2.58

Abstract

Metode Kuadrat Terkecil (MKT) merupakan teknik umum yang digunakan dalam mengestimasi parameter pada regresi linear. Meskipun demikian, MKT memiliki kelemahan ketika data yang digunakan mengandung outlier. Hal ini dikarenakan outlier dapat menyebabkan bias pada penduga parameter. Sebagai solusi alternatif dapat digunakan metode regresi Robust. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tiga metode estimasi, yaitu estimasi-M, estimasi-S, dan estimasi-MM. Dalam penelitian ini, diambil data tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebagai variabel independen dan variabel dependen yang meliputi kepadatan penduduk per km persegi, rata-rata lama sekolah, angka harapan hidup, dan jumlah penduduk miskin. Keefektifan suatu metode dapat dibandingkan dengan melihat nilai Adjusted R-Square. Dari hasil pembahasan, ditemukan bahwa metode estimasi-S merupakan metode estimasi paling efektif untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi TPT di Kalimantan Barat dengan nilai Adjusted R-Square terkoreksi sebesar 86,13%. Adapun nilai Adjusted R-Square untuk estimasi-M sebesar 48,50% dan estimasi-MM sebesar 49,76%.
Strategi Menghadapi Dunia Kerja Pasca Kelulusan Dibidang Akutansi Pada Siswa SMK Khazanah Suripto; Ade Firmansyah; Zuhri Andriansyah; Dadan Kusnandar; Rohmatul Umah; Evi Veronika Dewi; Dayanti
Jurnal Abdimas Tri Dharma Manajemen Vol. 4 No. 2 (2023): ABDIMAS VOL 4 NO 2 APRIL 2023
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/ABMAS.v4i2.p70-74.y2023

Abstract

Pengabdian ini berjudul Strategi menghadapi dunia kerja pasca kelulusan dibidangakuntansi pada siswa SMK Khazanah Kebajikan. Tujuan dilakukannya kegiatan PKMini yaitu guna memberi wawasan dan pengetahuan secara praktis tentang ilmuakuntansi dan bagaimana strategi yang harus di lakukan oleh siswa SMK KhazanahKebajikan Untuk menghadapi dunia kerja pasca kelulusan dibidang akuntansi. Metodeyang di gunakan dalam penelitian ini yaitu metode surfey dan penyampaian materisecara langsung serta simulasi dan diskusi. Kesimpulan dari pengabdian kepadamasyarakat ini siswa dapat mengetahui bagaimana strategi untuk menghadapi duniakerja setelah lulus dari sekolah.Kata Kunci: Akuntansi, strategi menghadapi dunia kerja, ilmu Akuntansi.
WEST KALIMANTAN FOREST FIRE PROBABILITY MAPPING USING BINARY LOGISTIC REGRESSION Imro'ah, Nurfitri; Dadan Kusnandar; Debatraja, Naomi Nessyana
Jurnal Statistika dan Aplikasinya Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Statistika dan Aplikasinya
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSA.08207

Abstract

Forest fires, which occur almost annually, are common in West Kalimantan during the dry season. There is little question that the rate of regional development will slow down as a result of the huge effects this condition has on the social, economic, and environmental domains. Naturally occurring factors are one of the many potential causes of forest fires. The goal of this research was to identify the factors that significantly influence forest fires and to produce a map showing the likelihood of forest fires occurring in various West Kalimantan cities and districts. The analytical technique that enabled us to achieve our goal was logistic regression. The existence or absence of forest fires is one of the dependent variables being used. The temperature, geography, vegetation, and human influences are the independent variables during this time. The bulk of forest fires that occurred in West Kalimantan were caused by human activity as opposed to natural causes, per the study's findings. There are several reasons why humans set off forest fires, whether on purpose or accidentally, but one of them is the distance that people can go to conduct activities inside the forest. Beyond the variables listed above, there are two other criteria that can start a forest fire: the distance from the point to the road and the distance from the point to the air. Using logistic regression, it was discovered that the variable distance between the site and the river contributed thirty percent to the likelihood of forest fires.