Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Identifikasi Lokasi Sebaran Pencemaran Air di Kawasan Permukiman Kota Pontianak Naomi Nessyana Debataraja; Dadan Kusnandar; Rossie Wiedya Nusantara
Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi Vol. 15 No. 1 (2018): July 2018
Publisher : Department of Mathematics, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.645 KB) | DOI: 10.20956/jmsk.v15i1.4421

Abstract

 Air mempunyai peranan penting bagi aktivitas kehidupan manusia. Aktifitas manusia dalam kehidupan sehari-hari menghasilkan limbah yang berbeda-beda yang dapat mengakibatkan menurunnya kualitas air.  Aktifitas manusia dalam kehidupan sehari-hari menghasilkan limbah yang berbeda-beda yang dapat mengakibatkan menurunnya kualitas air. Kota Pontianak sebagai ibukota Kalimantan Barat merupakan daerah yang tingkat pemukimannya cukup padat. Kondisi ini disertai dengan laju pertumbuhan penduduk yang cukup besar. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lokasi untuk pengambilan sampel air dan menentukan variabel sebagai indikator pencemaran air. Teknik pengambilan sampel secara stratified sampling. Variabel yang digunakan dalam menentukan lokasi pengambilan sampel diantaranya adalah batas administrasi, luas wilayah, jumlah penduduk dan kepadatan penduduk. Variabel-variabel tersebut kemudian divisualisasikan dalam bentuk peta tata guna lahan dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Diperoleh 58 titik lokasi pengambilan sampel air dan tiga indikator pencemaran air di kawasan permukiman.
KARAKTERISTIK BIOLOGI TANAH PADA DUA TIPE PENGGUNAAN LAHAN DI PAL IX KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA KALIMANTAN BARAT Sri Dewi Murni; Rossie Wiedya Nusantara; Rinto Manurung; Ismahan Umran
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3130

Abstract

This study aims to determine the biological characteristics of the soil on two types of land use in Pal IX, Sungai Kakap District, Kubu Raya Regency, Pontianak. Soil sampling was carried out in mixed gardens and paddy fields. The research took place from April–November 2019. This research was conducted with two land uses and 10 replicates per sample. The variables observed in this study were chemical properties including pH, C-organic, N-total, and C/N. as well as soil biological properties, abundance of worms, and total bacterial and fungal populations. Observational data is done by looking at the correlation. The results showed that the total population of bacteria and the abundance of worms were found in paddy fields and the total population of fungi was found in mixed gardens. The parameters that most influenced the number of microorganisms in the two land uses analyzed were soil pH and total N.INTISARITujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik biologi tanah pada dua tipe penggunaan lahan di Pal IX Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya, Pontianak. Pengambilan contoh tanah dilakukan pada lahan kebun campuran dan lahan sawah. Penelitian berlangsung dari bulan April – November 2019. Penelitian ini dilakukan dengan dua penggunaan lahan dan 10 ulangan per sampel. Variabel yang dianalisis untuk penelitian ini adalah, sifat kimia meliputi: C-organik, pH, N-total dan C/N. Serta sifat biologi tanah, kelimpahan cacing, total populasi bakteri dan jamur. Data hasil pengamatan dilakukan dengan melihat korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada jumlah populasi bakteri dan kelimpahan cacing banyak ditemukan pada lahan sawah dan total populasi jamur banyak ditemukan pada lahan kebun campuran. Parameter yang paling mempengaruhi banyaknya mikroorganisme pada kedua penggunaan lahan yang dianalisis adalah pH dan N total tanah. 
KARAKTERISTIK FISIK LAHAN AKIBAT ALIH FUNGSI LAHAN HUTAN RAWA GAMBUT Rossie Wiedya Nusantara; Sudarmadji Sudarmadji; Tjut S. Djohan; Eko Haryono
Perkebunan dan Lahan Tropika Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.533 KB) | DOI: 10.26418/plt.v2i2.3732

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengamati karakteristik serasah dan biomasa tanaman pada lima tipe lahan (hutan rawa gambut primer-HP, hutan gambut sekunder-HS, semak belukar-SB, kebun sawit-KS, kebun jagung-KJ), seperti berat basah, berat kering, kadar air, kadar abu, C-organik dan kandungan C, sebagai dampak perubahan penggunaan lahan. Penelitian ini dilakukan pada lahan gambut di Rasau Jaya-Propinsi Kalimantan Barat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berat basah, berat kering, kadar air, kadar abu dan C-organik biomasa pada KJ lebih tinggi daripada KS, SB, HS dan HP. Sedangkan serasah HP mempunyai kandungan C lebih tinggi daripada KS, HS, SB dan KJ. Kata kunci : biomasa tanaman, lahan gambut, perubahan penggunaan lahan, serasah