Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Qualitative Tests of Secondary Metabolite Compounds in Ethanol Extract of Spirulina platensis from Karimun Jawa Sea, Indonesia Yuniati, Renni; Zainuri, Muhammad; Kusumaningrum, Hermin
Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Vol 12, No 3 (2020): December 2020
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Sciences, Semarang State University . Ro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/biosaintifika.v12i3.23153

Abstract

Spirulina platensis is a spiral green-blue algae that is abundant in the subtropical and tropical water bodies. S. platensis has several potentials to be used in the medical fields due to its wound healing and antitumor potentials. This research aimed to evaluate the secondary metabolite compounds contained in the ethanolic extract of S. platensis from Karimun Jawa Sea, Indonesia. The dried S. platensis was macerated and extracted using ethanol, then was filtered using Whatman filter paper. A series of tests has been done to determine the secondary metabolites in the ozonated oil using several chemistry tests and reagents in the ethanol extract of S. platensis. The tests found that S. platensis microalgae harvested from Karimun Jawa sea contains alkaloid, saponin, flavonoid, and quinone. As S. platensis from different region contains different substances, this research shows the substances contained in S. platensis from Karimun Jawa sea. With this research, we knew that S. platensis from Karimun Jawa islands contains alkaloid, saponin, flavonoid, and quinone which can be used as a medicinal ingredient.
Deteksi Gen DXS dan Penentuan Jalur Biosintesis Karotenoid pada Chlorella pyrenoidosa Monalita, Ramadhebi; Kusumaningrum, Hermin; Budiharjo, Anto
Berkala Bioteknologi Vol. 2 No. 2 November 2019
Publisher : Berkala Bioteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sintesis karotenoid alami belum pernah melebihi produk sintetik pada skala komersial. Kurangnya pemahaman mengenai aspek mikrobiologis dan ekofisiologis isolat penghasil karotenoid menyebabkan terjadinya kesalahan penamaan spesies. Satu isolat lokal alga hijau yang digunakan sebagai pakan alami sumber karotenoid dalam industri makanan yaitu Chlorella pyrenoidosa. Akumulasi karotenoid jalur non- MVA pada alga hijau ditentukan oleh enzim D-1-deoksixilulosa 5-fosfat sintase, yang disandi oleh gen D- 1-deoksixilulosa 5-fosfat sintase (DXS). Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mendeteksi gen DXS sebagai penyandi enzim kunci biosintesis karotenoid pada C. pyrenoidosa apakah juga mengikuti jalur non- MVA untuk biosintesis karotenoidnya atau tidak. Metode karakterisasi morfologis dan ekofisiologis dilakukan berdasarkan pengamatan secara berkala dan deteksi gen DXS menggunakan panduan Kuzuyama (2000). Hasil analisis keserupaan gen DXS C. pyrenoidosa pada daerah lestari memperlihatkan dapat mendeteksi parsial gen DXS dari Chlamydomonas reinhardtii. Tidak adanya hambatan pertumbuhan pada C. pyrenoidosa dengan lovastatin menunjukkan jalur non-MVA adalah jalur yang digunakan dalam biosintesis karotenoidnya.