Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Multikultura

NARASI TENTANG QATAR SEBAGAI TUAN RUMAH PIALA DUNIA 2022 DI SURAT KABAR BILD.DE Yulianto, Bayu Trian; Suganda, Sonya Puspasari
Multikultura Vol. 3, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji dua teks mengenai pemberitaan Qatar selaku tuan rumah Piala Dunia 2022, yang terbit di surat kabar Bild.de. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan narasi yang dibuat penulis berita atau wartawan pada surat kabar Bild.de dalam memberitakan Qatar. Penelitian ini menggunakan teori analisis wacana kritis dari Teun van Dijk (1988; dan dalam Eriyanto, 2001) dan ditunjang oleh teori dari bidang ilmu tekslinguistik dari Brinker (2010). Teori Brinker digunakan untuk menganalisis tataran bahasa pada teks berita. Ancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah negara tuan rumah Qatar dinarasikan dengan kebencian dan ketidaksukaan. Dalam pemberitaannya, Bild.de secara lugas melontarkan isu-isu negatif terhadap Qatar, yang dibuktikan dengan penggunaan diksi yang bernada negatif pada berita. Hal itu disebabkan karena Qatar mempunyai nilai dan ideologi yang berbeda dari Jerman, atau setidaknya yang direpresentasikan oleh surat kabar Bild.de.
KESENJANGAN SOSIAL DALAM POSTER KAMPANYE TRANSISI ENERGI DARI BUNDESMINISTERIUM FüR WIRTSCHAFT UND KLIMASCHUTZ (BMWK): KAJIAN WACANA KRITIS Al-Kahfi, Maharani Axellandra; Suganda, Sonya Puspasari
Multikultura Vol. 3, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

INKLUSIVITAS PEMERINTAH JERMAN MELALUI PENGGUNAAN LEICHTE SPRACHE PADA LAMAN RESMI BUNDESREGIERUNG Purwanto, Yulius Henry; Suganda, Sonya Puspasari
Multikultura Vol. 2, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diskriminasi terhadap kaum disabilitas masih sering ditemukan di dalam masyarakat, sehingga mendorong pemerintahan di seluruh dunia untuk mengambil langkah dalam mengatasinya. Penelitian ini membahas penggunaan bahasa yang disederhanakan (Leichte Sprache) dalam media sebagai upaya pemerintah Jerman untuk mendorong terciptanya inklusivitas. Data penelitian ini adalah informasi seputar wabah COVID-19 yang tertera di laman resmi pemerintah Jerman yaitu www.bundesregierung.de. Data dianalisis menggunakan teori analisis wacana kritis oleh Norman Fairclough. Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan upaya pemerintah Jerman dalam bersikap inklusif melalui bahasa, yaitu bagaimana bahasa yang digunakan di dalam laman itu juga dapat dipahami oleh para penyandang disabilitas dan pemelajar bahasa Jerman. Hasil penelitian dibagi berdasarkan tiga dimensi wacana, yaitu teks, praktik wacana dan praktik sosiokultural. Dari setiap analisis yang dilakukan pada masing-masing dimensi wacana, secara umum sikap inklusif pemerintah Jerman terhadap warga negaranya melalui implementasi Leichte Sprache berhasil dilakukan, namun dalam analisis tekstual masih ditemukan adanya ketidaksetaraan.