Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Fotoperiod Berbeda Terhadap Warna Ikan Cupang (Betta splendens) Jantan Strain Halfmoon Akmal, Muhammad Manshur; Pertiwi, Rika Prihati Cahyaning; Sulistyo, Isdy
MAIYAH Vol 4 No 2 (2025): Maiyah : Vol. 4 No 2 Juni 2025
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.maiyah.2025.4.2.16459

Abstract

Ikan cupang adalah ikan hias dengan warna tubuh dan ekor yang menarik. Warna pada ikan disebabkan oleh adanya kromatofora yang terdapat di lapisan dermis pada sisik. Fotoperiod atau lama pencahayaan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi pigmentasi. Penelitian tentang pengaruh fotoperiod berbeda terhadap warna ikan cupang masih jarang ditemukan sehingga penelitian ini perlu untuk dilaksanakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fotoperiod berbeda terhadap warna ikan cupang jantan strain halfmoon. Metode eksperimen diterapkan melalui rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan 1 (P1 16 jam terang dan 8 jam gelap 16L-8D), perlakuan 2 (P2 8L-16D), dan perlakuan 3 (P3 cahaya alami kontrol). Lampu penerangan berupa pijar 5W diatur timer elektrik. Hasil penelitian yaitu P 1 (peningkatan kepadatan warna merah dengan nilai 1,007 sedangkan kepadatan warna hijau dengan nilai 0,002 serta untuk kepadatan warna biru dengan nilai 0,003). Pada P 2 (peningkatan kepadatan warna merah dengan nilai 6,437 sedangkan kepadatan warna hijau dengan nilai 1,026 serta untuk kepadatan warna biru dengan nilai 0,556). Pada P 3 (peningkatan kepadatan warna merah dengan nilai 2,942 sedangkan kepadatan warna hijau dengan nilai 1,467 serta untuk kepadatan warna biru dengan nilai 0,928). Berdasarkan ANOVA perlakuan fotoperiod tidak berpengaruh terhadap warna ikan cupang jantan strain halfmoon.
Pengaruh Pemberian Daun Ketapang Terhadap Survival Rate Ikan Cupang (Betta splendens) Jantan Strain Halfmoon Fil Ardhy, Muhammad Hanif; Pertiwi, Rika Prihati Cahyaning; Sulistyo, Isdy
MAIYAH Vol 4 No 4 (2025): Maiyah : Vol. 4 No. 4 Desember 2025
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.maiyah.2025.4.4.17959

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Pemberian Daun Ketapang Terhadap Survival Rate Ikan Cupang (Betta splendens) Jantan Strain Halfmoon”. Ikan cupang strain halfmoon adalah salah satu jenis ikan yang memiliki keunikan dan estetik yang tinggi. Salah satu ancaman kegiatan budidaya ikan cupang yang dihadapi yaitu adanya serangan penyakit. Bahan alami yang mempunyai potensi sebagai antibakteri, antijamur, dan antiparasit yaitu daun ketapang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian daun ketapang terhadap survival rate ikan cupang (Betta splendens) jantan strain halfmoon. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Desember 2024 – Januari 2025 di Laboratorium Organisme Akuatik, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Jenderal Soedirman. Metode penelitian ini menggunakan RAL dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan, dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian daun ketapang dengan dosis I (1 g/L), II (1.5 g/L), III (2 g/L), IV (kontrol), tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap survival rate ikan cupang jantan strain halfmoon. Hasil pengukuran kualitas air berada dalam kisaran optimal selama pemeliharaan. Pemberian dosis daun ketapang pada penelitian ini tidak memberikan pengaruh terhadap survival rate ikan cupang (Betta splendens) jantan strain halfmoon ditunjukan dengan kelangsungan hidup sebanyak 100% pada saat penelitian.
Identification Identifikasi Konflik Antara Nelayan, Pengusaha Ikan dan Pemerintah dalam Kegiatan Perikanan Tangkap di TPI PPS Cilacap, Jawa Tengah: Identifikasi Konflik Antara Nelayan, Pengusaha Ikan dan Pemerintah dalam Kegiatan Perikanan Tangkap Vidianto, Alvian Dwi; Putri, Naya Distal Awalia; Wiranti, Dinda Devina Putri; Harsoleh, Syifa Auliya; Nabila, Cantika Zalsa; Arifiana, Sabrina Putri; Cahyani, Rizka Indah; Widyastuti, Eva; Hendrawan, Alya Sabita Puteri; Syawalandita, Tegar Hilmi; Nugraha, Fauzi Surya; Kusumo, Jati Suryo; Suryanti, Ani; Pertiwi, Rika Prihati Cahyaning; Sari, Lilik Kartika; Muslih; Permatasari, Mahardika Nur; Attaqi, Ahmad Naufal
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 5 No. 1 (2026): AQUACOSTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v5i1.24127

Abstract

The capture fisheries sector plays a strategic role in the national economy, including at the Cilacap Ocean Fishing Port (PPS Cilacap), the center of marine product fishing and distribution. This study aims to identify the forms, causes, and impacts of conflicts between fishermen, fish entrepreneurs, and the government in managing capture fisheries at the Cilacap PPS. Data collection was conducted on November 10, 2025, through questionnaire-based interviews with fishermen, entrepreneurs, and port managers, covering operational aspects, economics, regulatory perceptions, and potential conflicts. The results indicate that conflicts are triggered by differences in interests in access to port facilities, catch distribution, understanding of fishing zone regulations, and inequality in asset ownership and capital sources. Visual analysis of the data shows that fishing activities are dominated by medium-scale vessels measuring 5–30 GT, the use of fishing rods as the primary gear, and a high reliance on diesel fuel for operations. Although most fishermen have joined groups, access to government assistance and insurance remains unequal. These findings underscore the need for institutional strengthening, increased regulatory dissemination, and the implementation of collaborative zone-based fisheries management to reduce the potential for conflict and support the sustainability of capture fisheries in the Cilacap Fishing Port (PPS)