Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SIMULASI DESAIN GEOMETRI DENGAN METODE CFD UNTUK MENDAPATKAN NILAI PUSAT MASSA DAN HIDRODINAMIK KOEFISIEN PADA AUTONOMOUS UNDERWATER VEHICLE (AUV) SEGOROGENI Nurhadi, Hendro; Noor, Dedy Zulhidayat; Mirmanto, Heru; Jati, Ahadiyat Luhung
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negeri dengan wilayah perairan yang luas. Di dalamnya terkandung potensi alam yang melimpah seperti garam, terumbu karang, minyak bumi, serta ribuan spesies ikan dengan berbagai macam bentuk dan warnanya. Laut telah menyumbang hingga US$ 2 Milyar/tahun untuk devisa negara Menurut , Agus Setiawan, peneliti dari Pusat Teknologi Lingkungan BPPT, potensi penangkapan ikan di selatan Pulau Jawa mencapai 45.562 ton per tahun, sementara potensi penangkapan di barat Sumatera sekitar 8.293 ton per tahun. Untuk menjawab tantangan alam dalam pengoptimalkan potensi laut dan eksplorasi laut yang lainnya para peneliti mengembangkan Autonomous Underwater Vehicle (AUV) sebagai alat untuk mengekplorasi benda-benda di laut. Dalam paper ini dibahas mengenai simulasi desain geometri AUV. Simulasi ini menggunakan metode Computational Fluid Dynamic (CFD). Hasil yang didapat setelah  penggambaran  geometri adalah pusat massa dari geometri AUV. Selanjutnya dilakukan meshing agar dapat dilakukan proses analisa menggunakan software CFD. Dari hasil analisa akan di dapatkan data berupa hasil iterasi dari AUV, dapat juga mengetahui kecepatan dan tekanan fluida pada AUV. Data-data yang telah didapat tersebut digunakan untuk mendapatkan nilai hidrodinamik koefisien yang terdiri atas drag coefficient dan lift coefficient.Dari hasil perhitungan yang menggunakan software maka di dapat pusat massa AUV Segorogeni x=1.22 mm, y=124.88 mm, z= 304.60 mm. Cd AUV Segorogeni = 0.4697Cl AUV Segorogeni = 0.4358
Pemanfaatan Alat Pelepas Velg Ban Portable untuk Memudahkan Penggantian Ban RTG Crane di Terminal Nilam, Pelabuhan Tanjung Perak - Surabaya Anzip, Arino; Mirmanto, Heru; Noor, Dedy Zulhidayat; Sarsetiyanto, Joko; Kusnadi, Dimitra Meidina
Sewagati Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i3.1005

Abstract

Terminal Nilam yang berada di Kawasan Pelabuhan Tanjung Perak – Surabaya saat ini mengoperasikan 3 RTG Crane milik PT. Pelindo (Persero) sedangkan untuk proses perawatan RTG Crane dilakukan oleh PT. Berkah Industri Mesin Angkat (PT. BIMA). Salah satu kegiatan pemeliharaan yang dilakukan oleh PT. BIMA adalah kegiatan penggantian ban pada RTG Crane. Sampai saat ini proses penggantian ban RTG Crane masih dilakukan secara manual menggunakan dongkrak hidrolik manual sehingga membutuhkan waktu yang lama, sumber daya manusia yang banyak dan juga berisiko dari segi keselamatan kerja. Oleh karena itu upaya yang dilakukan oleh Tim Pengabdian Masyarakat ITS yaitu dengan membuat produk berupa alat pelepas velg ban portable yang sesuai dengan kebutuhan, dengan harapan dapat bermanfaat dan memudahkan PT. BIMA dalam proses penggantian ban pada RTG Crane.
Influence of Front and Rear Wings on Aerodynamic Forces in a Student Formula Car Noor, Dedy Zulhidayat; Mirmanto, Heru; Anzip, Arino; Sasongko, Herman
JMES The International Journal of Mechanical Engineering and Sciences Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25807471.v8i2.21073

Abstract

Aerodynamic forces affect the stability of a car when moving, especially when turning. This study conducted a CFD analysis of the influence of wings on the student formula car when turning. The addition of front and rear wings to the formula car increases drag, downforce, and side forces. Except for an airplane that is landing, large drag forces are always avoided, as well as side forces that can interfere with vehicle stability. Interestingly, in contrast to drag and downforce, the coefficient of side forces tends to decrease as cornering speed increases. The increase in downforce or negative lift in this formula car is more dominant and significant than that in the others, and it is very beneficial in increasing wheel grip and traction on the car’s stability when turning
KOMPOSIT CARBON FIBER SANDWICH SEBAGAI BAHAN ALTERNATIF PENGGANTI ALUMUNIUM ALLOY 6063 PADA KNUCKLE PLATE MOBIL NOGOGENI 5 EVO Widiyono, Eddy; Mashuri, Mashuri; Mahdum, Muhammad Yusuf; Rahman, Hafid; Noor, Dedy Zulhidayat
Jurnal Nasional Aplikasi Mekatronika, Otomasi dan Robot Industri (AMORI) Vol. 2 No. 1 (2021): July
Publisher : Faculty of Vocational Studies - Research Center, DRPM ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nogogeni merupakan mobil riset ramah lingkungan dan hemat energi yang dirancang untuk mendapatkanefisiensi tinggi. Untuk mencapai rancangan tersebut maka tim harus mereduksi berat pada kendaraan. Salah satuupaya untuk mereduksi berat mobil adalah dengan menggunakan komponen mobil dengan material dasar yang lebihringan, maka nilai efisiensi akan bertambah baik Untuk mendapatkan komponen mobil yang ringan maka dipilihlahkomposit sandwich serat karbon fiber dan double layer alumunium honeycomb core dengan variasi arah serat. Tujuandari tugas akhir ini adalah untuk membantu tim Nogogeni mendapatkan altematif pemilihan bahan dasar yang ringannamun tidak mengesampingkan kekuatan material. Setelah dilakukan pengujian bending diketahui bahwa datapengujian menghasilkan stiffness sebesar 1370.36 N/mm, facing bending stress 184.405 MPa, core shear ultimatestress 0,792 MPa komposit yang terbaik terdapat pada arah serat 0 0 , juga hasil momen bending karbonfiber dandouble layer aluminum honeycomb core lebih besar 517.62% dibandingkan dengan alumunium alloy 6063 T6-6h,model kegagalan komposit sandwich serat karbonfiber dengan double layer alumunium honeycomb core akibatpengujian bending (three point bending) berupa kegagalan indentation dan kegagalan core shear.