Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERHITUNGAN BAGI HASIL DAN PENANGANAN PENCAIRAN DEPOSITO MUDHARABAH PADA BPR SYARIAH AMANAH UMMAH Kurniati, Heny; Maulana, Hendri
MONETER Vol 2 No 1 (2014): APRIL
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.605 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v2i1.938

Abstract

Industri perbankan syariah di Indonesia meningkat cukup pesat dan terus berkembang dan salah satunya BPR Syariah Amanah Ummah yang jugamerupakan Bank Syariah. Perbankan syariah memiliki salah satu cara yangdipakai untuk menghimpun dana berupa deposito yaitu dalam bentuk investasimudharabah atau lebih dikenal dengan sebutan deposito mudharabah.Pelaksanaannya sebenarnya tidak berbeda dengan deposito di bank konvensional,akan tetapi dalam perbankan syariah memiliki perbedaan sistem yang mendasaryaitu tidak memberikan imbalan bunga kepada nasabah, melainkan porsi bagihasil yang telah disepakati antara pihak nasabah dengan pihak bank. BPR Syariah Amanah Ummah menggunakan perhitungan bagi hasildengan menggunakan equivalent rate yang dalam penentuannya terdapat nisbahsesuai jangka waktu yang telah disepakati antara pihak nasabah dengan pihakbank. Indikator dalam penentuan equivalent rate bagi hasil, yaitu total rata-rataDPK, nisbah, dan total bagi hasil yang dibagi (profit distribution).
Periodesasi Seni Melayu: Tinjaun Keberlanjutan Elemen Seni dan Budaya Jamil, Syahril; Syarkoni, Syarkoni; Kurniati, Heny; Aliyuddin, Muhammad
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16497

Abstract

Penelitian ini mengkaji periodesasi seni Melayu dengan fokus pada keberlanjutan elemen seni dan budaya yang berkembang dari masa ke masa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada dinamika perubahan sosial, politik, dan keagamaan yang memengaruhi transformasi seni Melayu, namun tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional sebagai identitas budaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tahapan periodesasi seni Melayu serta menganalisis bentuk keberlanjutan elemen estetika, simbolik, dan filosofis di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, melalui studi literatur, analisis dokumen, dan interpretasi terhadap karya seni Melayu dalam berbagai periode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni Melayu mengalami beberapa fase perkembangan, mulai dari periode tradisional, pengaruh Islam, kolonial, hingga kontemporer, dengan adanya adaptasi terhadap perubahan zaman tanpa menghilangkan nilai inti seperti religiusitas, kesopanan, dan simbolisme budaya. Keberlanjutan tersebut tercermin dalam motif, bahasa estetika, serta fungsi sosial seni yang tetap relevan dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa seni Melayu tidak hanya bersifat adaptif, tetapi juga resilien dalam menjaga identitas budaya di tengah arus modernisasi. Oleh karena itu, pemahaman terhadap periodesasi ini penting sebagai upaya pelestarian dan penguatan warisan budaya Melayu secara berkelanjutan.