Novidha, Donna Harriya
Universitas Adiwangsa Jambi

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Peran petugas kesehatan, persepsi, keterjangkauan pelayanan KB dan penggunaan KB suntik di Masa Covid 19 Donna Harriya Novidha; Lisa Sahara
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merebaknya wabah Covid-19 di seluruh dunia termasuk Indonesia mempengaruhi berbagai aspek, tak terkecuali pada pelayanan KB. Kondisi ini berimbas pada penurunan peserta KB. Salah satu kontrasepsi yang turut mengalami penurunan adalah kontrasepsi suntik yang diketahui dari data Deputi Bidang Keluarga Berencana yang menunjukkan pada bulan Februari 2020 peserta KB suntik berjumlah 524.989 orang dan mengalami penurunan menjadi 341.109 orang pada bulan Maret 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peran petugas kesehatan, persepsi, keterjangkauan pelayanan KB dan penggunaan KB suntik di Masa Covid 19. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi dari bulan Januari – Agustus 2021 sebanyak 3.345 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 51 orang. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengisian kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 51 responden sebagian besar responden tetap menggunakan KB suntik sebanyak 34 responden (66,7%), mengatakan peran petugas kesehatan baik sebanyak 30 responden (58,8%), memiliki persepsi yang baik sebanyak 28 responden (54,9%) dan mengatakan bahwa pelayanan KB terjangkau sebanyak 32 responden (62,7%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran petugas kesehatan, persepsi responden dalam kategori baik, pelayanan KB yang ada terjangkau dan akseptor KB tetap menggunakan KB suntik. Untuk itu, diharapkan dapat dijadikan gambaran sebagai upaya untuk meningkatkan penggunaan KB suntik dengan menyediakan leaflet, brosur sebagai media informasi untuk masyarakat di masa covid 19 ini.
Luaran Maternal pada Ibu Bersalin dengan Riwayat Kurang Energi Kronik (KEK) di Pustu Mekar Jaya Muaro Jambi Donna Harriya Novidha; Rini Arisandi
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurang Energi Kronik (KEK) merupakan salah satu masalah gizi pada ibu hamil di Indonesia. Ibu hamil yang mengalami KEK selama hamil akan berpengaruh pada ibu maupun janin. Salah satu identifikasi ibu hamil KEK adalah memiliki ukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) <23,5 cm. Pengaruh KEK terhadap proses persalinan dapat mengakibatkan persalinan sulit dan lama, persalinan sebelum waktunya (prematur), perdarahan setelah persalinan, serta persalinan dengan operasi cenderung meningkat. Penelitian ini merupakan penelitian untuk mengetahui luaran maternal pada ibu bersalin dengan riwayat kurang energi kronik (KEK). Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode pengambilan data melalui survei. Populasi dan sampel adalah seluruh ibu bersalin dengan riwayat KEK. Teknik sampel adalah total sampling dengan jumlah sampel 35 orang menggunakan data catatan rekam medik dan kohort periode tahun 2019. Pengambilan data dilakukan tanggal 24 Mei-28 Mei 2020 di Pustu Mekar Jaya Muaro Jambi. Analisis data secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 35 responden luaran maternal pada ibu bersalin dengan riwayat kurang energi kronik (KEK) adalah ada kejadian perdarahan postpartum, 1 responden (2,9%) dan persalinan sectio caesaria (SC), 1 responden 2,9% di Pustu Mekar Jaya Muaro Jambi. Tidak ada kejadian persalinan prematur serta persalinan sulit dan lama. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara status gizi ibu hamil terhadap luaran maternal pada ibu bersalin dengan riwayat kurang energi kronik (KEK) dengan kejadian perdarahan postpartum dan persalinan sectio caesaria (SC). Disarankan kepada ibu hamil untuk mencukupi gizi seperti kebutuhan yang mengandung karbohidrat, protein, ion asam folat, kalsium dan sederetan vitamin sejak ingin merencanakan kehamilan, sewaktu hamil hingga proses persalinan dan bayi dilahirkan. Diperlukan dukungan dan perhatian suami maupun keluarga terhadap gizi ibu hamil agar terhindar dari kurang energi kronik. Kata Kunci: Status Gizi, Ibu Bersalin dengan Riwayat KEK, Luaran Maternal
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Indikasi Sectio casesarea (SC) Pada Ibu Bersalin di Rumah Sakit Bhayangkara Mayang Mangurai Polda Jambi Donna Harriya Novidha; Silvia Friyandini
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sectio caesarea adalah suatu persalinan buatan, di mana janin dilahirkan melalui suatu insisi pada dinding rahim dengan syarat rahim dalam keadaan utuh serta berat janin diatas 500 gram. Menurut Word Health Organization (WHO) mengatakan standart rata-rata operasi SC sekitar 5-15%. Angka kematian akibat sectio caesarea adalah sekitar 5,8 per 100.000 persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi indikasi sc (sectio caesarea) pada ibu bersalin di rumah sakit bhayangkara mayang mangurai polda jambi tahun 2021. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey analitik dengan rancangan pendekatan retrospektif. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 09 sampai 31 Maret 2021 yang bertempat di Rumah Sakit Bhayangkara Mayang Mangurai Polda Jambi dengan jumlah sampel sebanyak 204 orang. Data akan dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square dan multivariat menggunakan uji regresi logistic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara CPD terhadap persalinan SC dengan p-value 0,003. Tidak ada pengaruh antara KPD terhadap persalinan SC dengan p-value 0,472. Ada pengaruh antara partus lama terhadap persalinan SC dengan p-value 0,008. Ada pengaruh antara plasenta previa terhadap persalinan SC dengan p-value 0,004. Tidak ada pengaruh antara gameli terhadap persalinan SC dengan p-value 0,115. Ada pengaruh antara riwayat SC terhadap persalinan SC daengan p-value 0,000. Hasil analisis multivariat menunjukkan terdapat variabel yang paling dominan mempengaruhi persalinan SC adalah CPD p-value 0,003 dengan risiko terjadi 7,500 kali, Partus Lama p-value 0,008 dengan risiko terjadi 4,000 kali, Plasenta Previa p-value 0,004 dengan resiko terjadi 2,620 kali dan Riwayat SC p-value 0,000 dengan resiko terjadi 1,960 kali. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara CPD, partus lama, plasenta previa dan riwayat sectio caesarea (SC) dengan tindakan sectio caesarea (SC) pada ibu bersalin. Tidak ada pengaruh antara ketuban pecah dini (KPD) dan gemeli dengan tindakan sectio caesarea (SC) pada ibu bersalin. Kata Kunci: KPD, CPD, Partus Lama, Plasenta Previa, Gameli, Riwayat SC, dan Sectio Caesarea
Hubungan Intake Gizi dengan Kejadian Anemia Ibu Hamil Wilayah Puskemas Depati II Kerinci Donna Harriya Novidha
SCIENTIA JOURNAL Vol. 7 No. 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tolak ukur keberhasilan dan kemampuan kesehatan suatu Negara diukur dengan perbandingan tinggi rendahnya Angka Kematian Ibu (AKI). Penyebab langsung kematian ibu adalah perdarahan. Penyebab perdarahan yaitu penyakit ibu, gizi ibu yang kurang atau anemia. Anemia timbul akibat intake gizi selama hamil tidak tercukupi, menyebabkan kadar Hb menjadi tidak normal. Sehingga membawa pengaruh kurang baik bagi ibu dalam masa kehamilan, persalinan, maupun nifas. Metode penelitian ini adalah case control dengan matching, bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia di wilayah kerja puskesmas Depati VII Kerinci. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara proporsional cluster sampling terhadap ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi ditetapkan sebanyak 74 orang. Data diambil dengan melakukan pemeriksaan Hb pada ibu hamil dan recall konsumsi 24 jam. Hasil penelitian diperoleh 37 responden mengalami anemia, sebagian besar ditemukan pada kelompok intake gizi kurang sebanyak 25 (67,6%) responden, 28 (70%) responden pada paritas ≤ 3, kemudian 21 (56,8%) responden trimester III, responden dengan jarak kehamilan > 2 tahun sebanyak 21 (56,8%), dan 19 (51,4%) responden berada pada pendidikan rendah, dan 23 (62,2%) responden tidak mengkonsumsi tablet Fe. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan bermakna intake gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan X2 = 13,8.
Analisis Pemanfaatan Perpustakaan bagi Mahasiswa Kebidanan Donna Harriya Novidha
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan adalah salah satu alat vital dalam setiap program pendidikan dan ilmu yang berfungsi untuk membantu mensukseskan serta melancarkan program-program pendidikan. Memanfaatkan perpustakaan dapat memperkaya informasi dan pengalaman belajar dari mahasiswa, membantu mahasiswa dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan oleh dosen serta dapat menimbulkan kecintaan mahasiswa terhadap kegiatan membaca. Metode penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional, bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan perpustakaan dengan pemanfaatkan perpustakaan sebagai salah satu sumber belajar. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa kebidanan Universitas Adiwangsa sebanyak 175 orang. Data diambil dengan menggunakan instrument skala kualitas pelayanan perpustakaan dengan tingkat pemanfaatan perpustakaan sebagai salah satu sumber belajar. Hasil penelitian diperoleh 61,7% kualitas pelayanan perpustakaan termasuk dalam kategori baik dan sangat baik, sebanyak 57,7% pemanfaatan perpustakaan sebagai salah satu sumber belajar yang menunjukkan kategori baik. Hasil penelitian menunjukkan 0,364 pada taraf signifikan 0,01.
The effect of PEPPERMINT AND LEMONGRASS AROMATHERAPY CANDLES TO NAUSEA VOMITING IN FIRST TRIMESTER PREGNANT WOMEN Donna Harriya Novidha; Nova Riesmi Prasticka
INTERNATIONAL JOURNAL OF NURSING AND MIDWIFERY SCIENCE (IJNMS) Vol 6 No 3 (2022): VOLUME 6 ISSUE 3 DECEMBER 2022
Publisher : Bina Sehat Press. Departement Research and Community Engagement Bina Sehat PPNI Institute of Health Science, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29082/IJNMS/2022/Vol6/Iss3/427

Abstract

According to studies conducted in Indonesia, 14.8% of all pregnancies involved women who experienced nausea and vomiting. 40–60% of multigravidas and 60–80% of primigravida report experiencing nausea and vomiting. These symptoms can worsen once every 1,000 pregnancies. In the first trimester of the Zora era in the Merangin Regency, Jambi Province in 2021, this study seeks to ascertain the effectiveness of peppermint and lemongrass aromatherapy candles in reducing nausea and vomiting in pregnant women. One Group Pretest-Posttest Design was the quasi-experimental method employed in this investigation. The statistical test that was employed was the statistical test, which was based on the research's findings. There was a connection between peppermint and lemongrass aromatherapy candles and nausea and vomiting in first-trimester pregnant women at Midwife Clinic Era Zora, according to the T test's p-value of 0.000 0.05. According to the study's findings, peppermint and lemongrass aromatherapy candles have an effect on nausea and vomiting in first-trimester pregnant women at Midwife Clinic Era Zora in 2021. This relationship was found using the paired T-test statistical test (Wilcoxon Signed Rank Test). Candles with peppermint and aromatherapy Pregnant women are advised to use lemongrass in the first trimester to lessen nausea and vomiting
Pengaruh Penerapan Positive Deviance terhadap Penanganan Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Tempino Kecamatan Mestong Muaro Jambi Donna Harriya Novidha; Vici Ramona
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 2 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.156 KB)

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah yang menghambat perkembangan manusia secara global. Pada saat ini terdapat sekitar 162 juta anak berusia dibawah lima tahun mengalami stunting. Muaro jambi masih menjadi temuan kasus tertinggi stunting. Untuk mengatasinya diperlukan penerapan yang dinyakini efektif dan berkelanjutan. Salah satu program penanggulangan masalah stunting yang ada yaitu positive deviance. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh penerapan positive deviance terhadap penanganan stunting pada balita. Desain penelitian ini menggunakan ekperimental dengan rancangan one group pra-post test design. Populasi penelitian ini sebanyak 85 balita, dan sampelnya 28 balita dengan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan berdasarkan kriteria penelitian yang sesuai untuk responden. Variabel independen adalah penerapan positive deviance dan variabel dependen adalah penanganan stunting pada balita. Data penelitian ini diambil dengan kuesioner. Analisa data menggunakan uji statistic Wilcoxon dengan nilai standar <0.05. Hasil penelitian terhadap 28 responden diketahui sejumlah 18 responden (64.3%) sebelum dilakukan penerapan positive deviance, melakukan penanganan balita stunting dalam ketegori kurang. Setelah penerapan positive deviance sebagian besar penanganan stunting pada balita dalam kategori baik yaitu sejumlah 15 responden (53.6%). Hasil analisis uji Wilcoxon didapatkan p-value 0.000 < nilai α = 0.05, jadi H0 ditolak yang berarti H1 diterima, sehingga ada pengaruh penerapan positive deviance terhadap penanganan stunting pada balita. Kesimpulannya ada pengaruh penerapan positive deviance terhadap penanganan stunting pada balita di wilayah kerja puskesmas Ranap Tempino.
Pengaruh Kombinasi Pijat dan Pemberian Kompres Air Hangat Terhadap Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester III di Desa Kungkai Wilayah Kerja Puskesmas Bangko Kabupaten Merangin Tahun 2023 Donna Harriya Novidha; Ana Purwati; Dwi Rahmawati
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri punggung merupakan nyeri dibagian lumbal, lumbosakral Nyeri punggung diakibatkan oleh regangan otot atau tekanan pada akar saraf dan biasanya dirasakan saat merasa tegang, atau rasa kaku dibagian punggung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi pijat dan kompres hangat terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimester III sebelum dan sesudah dilakukan pijat dan kompres hangat di Desa Kungkai Wilayah Kerja Puskesmas Bangko. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasy eksperimen Desain one group pre post test design. pengumpulan data dengan lembar observasi, analisa data menggunakan univariat dan bivariate dengan menggunakan mengunakan uji wilcoxon. sebelum dilakukan intervensi kemudian diobservasi lagi sesudah intervensi, Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil trimester III di desa Kungkai sebanyak 15 orang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh, intensitas nyeri ibu hamil sebelum intervensi skala nyeri terendah adalah 2 dan skala nyeri tertinggi adalah 8, sesudah diberikan intervensi menjadi nilai terendah 0 dan nilai tertinggi 6. Kesimpulan penelitian, ada pengaruh kombinasi Pijat dan kompres hangat terhadap intensitas nyeri persalinan dengan nilai p-value adalah 0.001 < (0.05). Diharapkan bidan dapat mengaplikasikan kepada pasien yang akan melakukan kehamilan dengan kombinasi pijat dan kompres air hangat. Sehingga dapat mengurangi intensitas nyeri pada ibu hamil trimester III.
THE EFFECT OF PURPLE SWEET POTATO (IPOMOEA BATATAS) ON ELEVATED HEMOGLOBIN LEVELS IN PREGNANT WOMEN MID AND LATE PREGNANCY IN A WORKING AREA TABIR LINTAS HEALTH CENTER MERANGIN DISTRICT Donna Harriya Novidha; Zuriah -
INTERNATIONAL JOURNAL OF NURSING AND MIDWIFERY SCIENCE (IJNMS) Vol 7 No 2 (2023): VOLUME 7 ISSUE 2 AUGUST 2023
Publisher : Departement Research and Community Engagement Bina Sehat PPNI Institute of Health Science, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29082/IJNMS/2023/Vol7/Iss2/465

Abstract

The occurrence of anemia in Tabir Lintas Health Center from January to August, the cumulative number of pregnant women is 88, with only 51 examined, and 37 pregnant women who have not been tested for hemoglobin. The purpose of this study is to determine the effect of purple sweet potato (Ipomoea Batatas) on increasing hemoglobin levels in pregnant women in the second and third trimester in the working area of Tabir Lintas Health Center in Merangin district in 2023, the study design is a quasi-experimental with one group pretest-posttest design, the total sample size was 20 pregnant women, data collection was done using observation sheets, and data analysis was done using t-tests. According to the study results, the mean hemoglobin levels before administration of purple sweet potato (Ipomoea Batatas) were 8.8 gr/dl at the lowest, 10.4 gr/dl at the highest, 10.6 gr/dl at the lowest and 11.8 gr/dl at the highest. In conclusion of the study results, the effect of purple sweet potato (Ipomoea Batatas) on hemoglobin levels of Trimester II and III pregnant women had a p-value of 0.000 < (0.05). It is hoped that midwives counseling and using purple sweet potato during pregnancy as an alternative means of increasing hemoglobin levels in pregnant women will increase mothers' knowledge and insight in the prevention and treatment of anemia.
Pengaruh Pemberian Kompres Lidah Buaya (Aloe Vera) terhadap Penurunan Suhu Bayi Pasca Imunisasi DPT-HB Novidha, Donna Harriya; Zubaidah, Zubaidah
Faletehan Health Journal Vol 10 No 03 (2023): Faletehan Health Journal, November 2023
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v10i03.582

Abstract

DPT-HB (diphtheria, pertussis, tetanus, hepatitis B) immunizations can cause local reactions such as pain, redness, and swelling. Generally, children are a little fussy and feverish after immunization. Aloe vera therapy was chosen because 95% of the content is water which can reduce fever through a mechanism of absorbing body heat. The purpose of this study was to determine the effects of aloe vera poultice to lower the body temperature of babies after DPT-HB immunization in the Work Area of Pasar Baru Health Center, Merangin District. The study design was pre-experimental with a one group pretest-posttest design. The sample of this study consisted of 20 babies who were selected by accidental sampling method. The primary data collection involved measuring the babies' body temperatures with a thermometer, administering aloe vera therapy wrapped in a sterile gauze, and using an observational sheet to record the results of the temperature measurements. A t-test was used for data analysis. The results of the study showed that the mean of babies’ body temperature decrease after giving aloe vera poultice was 0.64°C and 85% of it became normal. The results of the statistical test showed that aloe vera poultice was effective in lowering the body temperature of babies after DPT-HB vaccination (p 0.000). Community health centers were required to recommend to mothers the therapy of aloe vera as an alternative treatment for fever their babies might have after DPT-HB immunization.