Novidha, Donna Harriya
Universitas Adiwangsa Jambi

Published : 29 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Positive Deviance terhadap Penanganan Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Tempino Kecamatan Mestong Muaro Jambi Donna Harriya Novidha; Vici Ramona
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 2 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.156 KB)

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah yang menghambat perkembangan manusia secara global. Pada saat ini terdapat sekitar 162 juta anak berusia dibawah lima tahun mengalami stunting. Muaro jambi masih menjadi temuan kasus tertinggi stunting. Untuk mengatasinya diperlukan penerapan yang dinyakini efektif dan berkelanjutan. Salah satu program penanggulangan masalah stunting yang ada yaitu positive deviance. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh penerapan positive deviance terhadap penanganan stunting pada balita. Desain penelitian ini menggunakan ekperimental dengan rancangan one group pra-post test design. Populasi penelitian ini sebanyak 85 balita, dan sampelnya 28 balita dengan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan berdasarkan kriteria penelitian yang sesuai untuk responden. Variabel independen adalah penerapan positive deviance dan variabel dependen adalah penanganan stunting pada balita. Data penelitian ini diambil dengan kuesioner. Analisa data menggunakan uji statistic Wilcoxon dengan nilai standar <0.05. Hasil penelitian terhadap 28 responden diketahui sejumlah 18 responden (64.3%) sebelum dilakukan penerapan positive deviance, melakukan penanganan balita stunting dalam ketegori kurang. Setelah penerapan positive deviance sebagian besar penanganan stunting pada balita dalam kategori baik yaitu sejumlah 15 responden (53.6%). Hasil analisis uji Wilcoxon didapatkan p-value 0.000 < nilai α = 0.05, jadi H0 ditolak yang berarti H1 diterima, sehingga ada pengaruh penerapan positive deviance terhadap penanganan stunting pada balita. Kesimpulannya ada pengaruh penerapan positive deviance terhadap penanganan stunting pada balita di wilayah kerja puskesmas Ranap Tempino.
Pengaruh Kombinasi Pijat dan Pemberian Kompres Air Hangat Terhadap Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester III di Desa Kungkai Wilayah Kerja Puskesmas Bangko Kabupaten Merangin Tahun 2023 Novidha, Donna Harriya; Ana Purwati; Dwi Rahmawati
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri punggung merupakan nyeri dibagian lumbal, lumbosakral Nyeri punggung diakibatkan oleh regangan otot atau tekanan pada akar saraf dan biasanya dirasakan saat merasa tegang, atau rasa kaku dibagian punggung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi pijat dan kompres hangat terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimester III sebelum dan sesudah dilakukan pijat dan kompres hangat di Desa Kungkai Wilayah Kerja Puskesmas Bangko. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasy eksperimen Desain one group pre post test design. pengumpulan data dengan lembar observasi, analisa data menggunakan univariat dan bivariate dengan menggunakan mengunakan uji wilcoxon. sebelum dilakukan intervensi kemudian diobservasi lagi sesudah intervensi, Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil trimester III di desa Kungkai sebanyak 15 orang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh, intensitas nyeri ibu hamil sebelum intervensi skala nyeri terendah adalah 2 dan skala nyeri tertinggi adalah 8, sesudah diberikan intervensi menjadi nilai terendah 0 dan nilai tertinggi 6. Kesimpulan penelitian, ada pengaruh kombinasi Pijat dan kompres hangat terhadap intensitas nyeri persalinan dengan nilai p-value adalah 0.001 < (0.05). Diharapkan bidan dapat mengaplikasikan kepada pasien yang akan melakukan kehamilan dengan kombinasi pijat dan kompres air hangat. Sehingga dapat mengurangi intensitas nyeri pada ibu hamil trimester III.
Hubungan Siklus Menstruasi dengan Kadar Hemoglobin Pada Remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Tambang Emas Siti Yuli Utami Desrin; Dwi Gustin Franciska; Donna Harriya Novidha
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.251

Abstract

Anemia masih menjadi masalah kesehatan yang banyak dialami remaja putri dan dapat berdampak pada kemampuan belajar, kebugaran, serta kesehatan reproduksi. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan status hemoglobin adalah siklus menstruasi, namun bukti pada tingkat layanan primer masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara siklus menstruasi dengan kadar hemoglobin pada remaja putri di Wilayah Kerja Puskesmas Tambang Emas Tahun 2025. Desain penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 35 remaja putri yang dipilih menggunakan accidental sampling. Data siklus menstruasi diperoleh melalui kuesioner, sedangkan kadar hemoglobin diukur menggunakan alat Hb meter. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan batas kemaknaan p < 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja memiliki siklus menstruasi normal (80%), namun mayoritas mengalami anemia (62.9%). Uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara siklus menstruasi dengan kadar hemoglobin (p = 0.097). Kesimpulannya, anemia pada remaja di wilayah ini tidak hanya dipengaruhi oleh siklus menstruasi, tetapi kemungkinan lebih dominan disebabkan oleh faktor gizi dan kebiasaan hidup lainnya.
Pengaruh Pemberian Kompres Lidah Buaya (Aloe Vera) terhadap Penurunan Suhu Bayi Pasca Imunisasi DPT-HB Donna Harriya Novidha; Zubaidah Zubaidah
Faletehan Health Journal Vol 10 No 03 (2023): Faletehan Health Journal, November 2023
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v10i03.582

Abstract

DPT-HB (diphtheria, pertussis, tetanus, hepatitis B) immunizations can cause local reactions such as pain, redness, and swelling. Generally, children are a little fussy and feverish after immunization. Aloe vera therapy was chosen because 95% of the content is water which can reduce fever through a mechanism of absorbing body heat. The purpose of this study was to determine the effects of aloe vera poultice to lower the body temperature of babies after DPT-HB immunization in the Work Area of Pasar Baru Health Center, Merangin District. The study design was pre-experimental with a one group pretest-posttest design. The sample of this study consisted of 20 babies who were selected by accidental sampling method. The primary data collection involved measuring the babies' body temperatures with a thermometer, administering aloe vera therapy wrapped in a sterile gauze, and using an observational sheet to record the results of the temperature measurements. A t-test was used for data analysis. The results of the study showed that the mean of babies’ body temperature decrease after giving aloe vera poultice was 0.64°C and 85% of it became normal. The results of the statistical test showed that aloe vera poultice was effective in lowering the body temperature of babies after DPT-HB vaccination (p 0.000). Community health centers were required to recommend to mothers the therapy of aloe vera as an alternative treatment for fever their babies might have after DPT-HB immunization.
Peran petugas kesehatan, persepsi, keterjangkauan pelayanan KB dan penggunaan KB suntik di Masa Covid 19 Donna Harriya Novidha; Lisa Sahara
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merebaknya wabah Covid-19 di seluruh dunia termasuk Indonesia mempengaruhi berbagai aspek, tak terkecuali pada pelayanan KB. Kondisi ini berimbas pada penurunan peserta KB. Salah satu kontrasepsi yang turut mengalami penurunan adalah kontrasepsi suntik yang diketahui dari data Deputi Bidang Keluarga Berencana yang menunjukkan pada bulan Februari 2020 peserta KB suntik berjumlah 524.989 orang dan mengalami penurunan menjadi 341.109 orang pada bulan Maret 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peran petugas kesehatan, persepsi, keterjangkauan pelayanan KB dan penggunaan KB suntik di Masa Covid 19. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi dari bulan Januari – Agustus 2021 sebanyak 3.345 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 51 orang. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengisian kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 51 responden sebagian besar responden tetap menggunakan KB suntik sebanyak 34 responden (66,7%), mengatakan peran petugas kesehatan baik sebanyak 30 responden (58,8%), memiliki persepsi yang baik sebanyak 28 responden (54,9%) dan mengatakan bahwa pelayanan KB terjangkau sebanyak 32 responden (62,7%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran petugas kesehatan, persepsi responden dalam kategori baik, pelayanan KB yang ada terjangkau dan akseptor KB tetap menggunakan KB suntik. Untuk itu, diharapkan dapat dijadikan gambaran sebagai upaya untuk meningkatkan penggunaan KB suntik dengan menyediakan leaflet, brosur sebagai media informasi untuk masyarakat di masa covid 19 ini.
Efektivitas Konsumsi Putih Telur Rebus Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Pada Post Partum Donna Harriya Novidha
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Luka perineum dapat disembuhkan salah satunya dengan asupan nutrisi yang bagus terutama tinggi protein. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui efektivitas konsumsi putih telur rebus terhadap penyembuhan luka perineum pada post partum Di Wilayah Puskesmas Muara Siau. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif desain experiment, dengan menggunakan rancangan penelitian two group pretest-posttest design. Penelitian dilaksanakan Di Wilayah Puskesmas Muara Siau pada bulan Desember 2021-Februari 2022 dengan jumlah populasi sebanyak 36 orang ibu. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan total sampling dengan dasar kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti yang berjumlah 18 orang untuk kelompok intervensi dan 18 orang untuk kelompok kontrol. Analisis data dilakukan dengan komputerisasi secara univariat dan bivariat menggunakan uji homogenitas dengan uji chi square. Hasil penelitian ini yaitu Lama penyembuhan luka perineum pada kelompok yang diberikan putih telur rebus (kelompok eksperimen) memiliki rata-rata penyembuhan 5 hari dan kelompok kontrol memiliki rata-rata penyembuhan 9 hari. Ada efektivitas pemberian putih telur rebus terhadap penyembuhan luka perineum di Di Wilayah Puskesmas Muara Siau (p value=0,010). Diharapkan bagi tenaga kesehatan agar lebih dapat mempraktikkan dan mengajarkan teknik ini kepada para ibu untuk mempercepat penyembuhan luka perineum serta hasil penelitian ini dapat menjadi inovasi dan alternatif pilihan pengobatan secara alami.
Efektivitas Konsumsi Putih Telur Rebus Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Pada Post Partum Donna Harriya Novidha
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Luka perineum dapat disembuhkan salah satunya dengan asupan nutrisi yang bagus terutama tinggi protein. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui efektivitas konsumsi putih telur rebus terhadap penyembuhan luka perineum pada post partum Di Wilayah Puskesmas Muara Siau. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif desain experiment, dengan menggunakan rancangan penelitian two group pretest-posttest design. Penelitian dilaksanakan Di Wilayah Puskesmas Muara Siau pada bulan Desember 2021-Februari 2022 dengan jumlah populasi sebanyak 36 orang ibu. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan total sampling dengan dasar kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti yang berjumlah 18 orang untuk kelompok intervensi dan 18 orang untuk kelompok kontrol. Analisis data dilakukan dengan komputerisasi secara univariat dan bivariat menggunakan uji homogenitas dengan uji chi square. Hasil penelitian ini yaitu Lama penyembuhan luka perineum pada kelompok yang diberikan putih telur rebus (kelompok eksperimen) memiliki rata-rata penyembuhan 5 hari dan kelompok kontrol memiliki rata-rata penyembuhan 9 hari. Ada efektivitas pemberian putih telur rebus terhadap penyembuhan luka perineum di Di Wilayah Puskesmas Muara Siau (p value=0,010). Diharapkan bagi tenaga kesehatan agar lebih dapat mempraktikkan dan mengajarkan teknik ini kepada para ibu untuk mempercepat penyembuhan luka perineum serta hasil penelitian ini dapat menjadi inovasi dan alternatif pilihan pengobatan secara alami.
Peran petugas kesehatan, persepsi, keterjangkauan pelayanan KB dan penggunaan KB suntik di Masa Covid 19 Donna Harriya Novidha; Lisa Sahara
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merebaknya wabah Covid-19 di seluruh dunia termasuk Indonesia mempengaruhi berbagai aspek, tak terkecuali pada pelayanan KB. Kondisi ini berimbas pada penurunan peserta KB. Salah satu kontrasepsi yang turut mengalami penurunan adalah kontrasepsi suntik yang diketahui dari data Deputi Bidang Keluarga Berencana yang menunjukkan pada bulan Februari 2020 peserta KB suntik berjumlah 524.989 orang dan mengalami penurunan menjadi 341.109 orang pada bulan Maret 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peran petugas kesehatan, persepsi, keterjangkauan pelayanan KB dan penggunaan KB suntik di Masa Covid 19. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi dari bulan Januari – Agustus 2021 sebanyak 3.345 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 51 orang. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengisian kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 51 responden sebagian besar responden tetap menggunakan KB suntik sebanyak 34 responden (66,7%), mengatakan peran petugas kesehatan baik sebanyak 30 responden (58,8%), memiliki persepsi yang baik sebanyak 28 responden (54,9%) dan mengatakan bahwa pelayanan KB terjangkau sebanyak 32 responden (62,7%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran petugas kesehatan, persepsi responden dalam kategori baik, pelayanan KB yang ada terjangkau dan akseptor KB tetap menggunakan KB suntik. Untuk itu, diharapkan dapat dijadikan gambaran sebagai upaya untuk meningkatkan penggunaan KB suntik dengan menyediakan leaflet, brosur sebagai media informasi untuk masyarakat di masa covid 19 ini.
Luaran Maternal pada Ibu Bersalin dengan Riwayat Kurang Energi Kronik (KEK) di Pustu Mekar Jaya Muaro Jambi Donna Harriya Novidha; Rini Arisandi
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurang Energi Kronik (KEK) merupakan salah satu masalah gizi pada ibu hamil di Indonesia. Ibu hamil yang mengalami KEK selama hamil akan berpengaruh pada ibu maupun janin. Salah satu identifikasi ibu hamil KEK adalah memiliki ukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) <23,5 cm. Pengaruh KEK terhadap proses persalinan dapat mengakibatkan persalinan sulit dan lama, persalinan sebelum waktunya (prematur), perdarahan setelah persalinan, serta persalinan dengan operasi cenderung meningkat. Penelitian ini merupakan penelitian untuk mengetahui luaran maternal pada ibu bersalin dengan riwayat kurang energi kronik (KEK). Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode pengambilan data melalui survei. Populasi dan sampel adalah seluruh ibu bersalin dengan riwayat KEK. Teknik sampel adalah total sampling dengan jumlah sampel 35 orang menggunakan data catatan rekam medik dan kohort periode tahun 2019. Pengambilan data dilakukan tanggal 24 Mei-28 Mei 2020 di Pustu Mekar Jaya Muaro Jambi. Analisis data secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 35 responden luaran maternal pada ibu bersalin dengan riwayat kurang energi kronik (KEK) adalah ada kejadian perdarahan postpartum, 1 responden (2,9%) dan persalinan sectio caesaria (SC), 1 responden 2,9% di Pustu Mekar Jaya Muaro Jambi. Tidak ada kejadian persalinan prematur serta persalinan sulit dan lama. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara status gizi ibu hamil terhadap luaran maternal pada ibu bersalin dengan riwayat kurang energi kronik (KEK) dengan kejadian perdarahan postpartum dan persalinan sectio caesaria (SC). Disarankan kepada ibu hamil untuk mencukupi gizi seperti kebutuhan yang mengandung karbohidrat, protein, ion asam folat, kalsium dan sederetan vitamin sejak ingin merencanakan kehamilan, sewaktu hamil hingga proses persalinan dan bayi dilahirkan. Diperlukan dukungan dan perhatian suami maupun keluarga terhadap gizi ibu hamil agar terhindar dari kurang energi kronik. Kata Kunci: Status Gizi, Ibu Bersalin dengan Riwayat KEK, Luaran Maternal