Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Socialization of Pregnant Mother's Behavior on the Positive Culture Related to Pregnancy in the Tambaksari Village: Sosialisasi Perawatan Ibu Hamil Tentang Budaya Positif Berkaitan Kehamilan Di Desa Tambaksari Kabupaten Ciamis Hindiarti, Yudita Ingga; Purnamasari, Kurniati Devi; Ningrum, Widya Maya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini
Publisher : Ruang Ide Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58516/bpsb7313

Abstract

Pregnancy care is a period of high urgency in which pregnancy is a critical phase of the condition for both the mother and the fetus. Most of the causes of maternal death are due to direct obstetric deaths from complications during pregnancy, bleeding, eclampsia, infection and low thrombocyte syndrome (HELLP) in primipara. Qualified and culturally safe maternal foster care plays an important role in improving the health of pregnant mothers. Unfortunately, there is currently little empirical evidence that proves that culture-based maternity foster care can play a role in attempting to reduce maternal mortality through effective fostering, namely the care of pregnant mothers. With regard to the objectives of socialization of maternal care, it is expected to increase the knowledge, awareness and positive attitude of mothers and families towards the care of pregnant mothers. The method used in the implementation of these activities through socialization or dissemination. As a result of this community service, there has been an improvement in the knowledge of pregnant mothers, where before being educated about the positive culture of health care, the majority of pregnancy mothers know less than 70% and the evaluation results after the implementation of the most pregnant women know well as 80%.
Gambaran Perkembangan Anak Usia 0-59 Bulan di Posyandu Tulip Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung Hindiarti, Yudita Ingga; Amelia, Rika; Suminar, Ratna
Journal of Midwifery and Public Health Vol 5, No 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jmph.v5i1.16181

Abstract

Perkembangan dan pertumbuhan anak di Indonesia masih memerlukan perhatian yang serius karena angka keterlambatan dalam pertumbuhan dan perkembangan masih cukup tinggi, dengan sekitar lima hingga sepuluh persen anak mengalami keterlambatan perkembangan secara umum. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang perkembangan anak usia 0-59 bulan di Posyandu Tulip di Desa Tuguraja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif untuk menggambarkan perkembangan anak usia 0-59 bulan di Posyandu Tulip, Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung. Populasi penelitian terdiri dari 102 anak berusia 0-59 bulan. Sampel penelitian diambil secara purposive sampling terhadap 50 anak. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan metode pengumpulan data langsung. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak usia 0-59 bulan di Posyandu Tulip mengalami perkembangan yang sesuai, dengan 3 anak (6.00%) dalam kategori meragukan, dan tidak ada yang mengalami perkembangan yang menyimpang (0.00%). Berdasarkan hasil tersebut, disarankan kepada para orang tua untuk terus memberikan stimulasi dan melakukan pemantauan secara rutin untuk mendeteksi adanya penyimpangan sejak dini.
Gambaran Perspektif Remaja Mengenai Kekerasan Seksual di Lingkungan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Galuh Ramdani, Merlin Hana Aulia; Hindiarti, Yudita Ingga; Lestari, Ririn
Journal of Midwifery and Public Health Vol 6, No 1 (2024): Mei
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jmph.v6i1.15880

Abstract

Kekerasan seksual merupakan permasalahan serius yang sedang marak terjadi di Indonesia. Kekerasan seksual bahkan kini sudah merambat ke lingkungan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif remaja tentang kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi. Faktor penyebab terjadinya kekerasan seksual sendiri ada dua faktor yakni faktor internal dan faktor eksternal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran perspektif remaja mengenai kekerasan seksual di lingkungan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Galuh. Manfaat dari penelitian ini dapat memberikan pengetahuan mengenai kekerasan seksual untuk meningkatkan kesadaran akan resiko dan kemampuan remaja agar dapat mengidentifikasi dan melindungi diri dari situasi yang berpotensi berbahaya. Pengumpulan data ini menggunakan kuesioner pernyataan dan sampel pada penelitian ini menggunakan total proportional random sampling sebanyak 100 remaja. Hasil penelitian menyatakan dari 100 orang remaja dapat diketahui bahwa sebagian besar responden memiliki perspektif baik sebanyak 67 orang (67%) dan responden dengan perspektif tidak baik sebanyak 33 orang (33%). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat diketahui bahwa mayoritas remaja di Fakultas Ilmu Kesehatan sudah memiliki perspektif yang baik mengenai kekerasan seksual.
Sosialisasi Tehnik Massage Efflurage Terhadap Penurunan Rasa Nyeri Desminore Pada Remaja Putri di SMAN 1 Cihaurbeuti Mukti, Arifah Septiane; Hindiarti, Yudita Ingga; Heryani, Sri
JPKU: Jurnal Pengabdian Kesehatan Unigal Vol 1, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpkmu.v1i1.14019

Abstract

Remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak ke masa dewasa yang berada pada masa yang potensial, baik dilihat dari segi kognitif, emosi, maupun fisik.Salah satu masalah yang sering dialami oleh remaja terkait dengan menstruasi adalaha dismenohea. Massage Effleurage adalah teknik pijatan yang menggunakan sentuhan tangan untuk menimbulkan efek relaksasi dan membantu mempercepat pemulihan nyeri.. Effleurage merupakan manipulasi gosokan yang halus dengan tekanan relative ringan sampai kuat, gosokan ini mempergunakan seluruh permukaan tangan satu atau permukaan kedua belah tangan, sentuhan yang sempurna dan arah gosokan selalu menuju ke jantung atau searah dengan jalannya aliran pembulu darah balik, maka mempunyai pengaruh terhadap peredaran darah atau membantu mengalirnya pembulu darah balik kembali ke jantung karena adanya tekanan dan dorongan gosokan tersebut. Tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri terhadap penurunan nyeri desminore pada remaja. Hasil yang didapat dari pengabdian ini terdapat peningkatan pengetahuan remaja tentang tehnik masssage efflurage untuk penurunan nyeri desminore pada remaja. Diharapkan ketika remaja mengalami desminore tidak dulu mengkonsumsi obat-obatan ataupun jamu-jamuan tapi menggunakan tehnik non farmakologis yang tidak menyebabkan efek samping.
PELATIHAN TERAPI PIJAT PUNGGUNG PADA IBU POSTPARTUM DI KAMPUNG ADAT KUTA TAMBAKSARI Purnamasari, Kurniati Devi; Fatimah, Siti; Hindiarti, Yudita Ingga
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.11266

Abstract

Pemberian ASI eksklusif dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain ASI tidak segera keluar pada hari pertama pasca melahirkan, ibu merasa ASI keluar sedikit, kesulitan bayi dalam menghisap, keadaan putting susu ibu dan pengaruh promosi susu pengganti ASI. Produksi ASI dapat ditingkatkan dengan metode farmakologi dan non farmakologi. Metode farmakologi dapat ditingkatkan dengan cara mengkonsumsi makanan atau obat untuk memperbanyak ASI, misalnya dengan pemanfaatan bahan alam sebagai sumber obat tradisional. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi ASI dengan metode non farmakologi yaitu dengan pijat punggung. Back massage juga merupakan salah satu metode yang bersifat non invasif. Pijat Punggung bertujuan untuk menstimulus hormon oksitosin yang dapat meningkatkan kelancaran ASI. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan terhadap Ibu postpartum guna meningkatkan angka ketercapaian ASI Ekslusif di Kampung Adat Kuta. Melakukan focus group discussion (FGD) dengan sasaran bidan, kader dan Ibu postpartum. Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan praktik bidan, kader dan ibu postpartum dalam upaya pemenuhan ASI Ekslusif. Metode pelaksanaan dengan metode ceramah, tanya jawab/ diskusi dan demonstrasi. Setelah dilakukan pelatihan, peserta melakukan back massage pada ibu postpartum selama 15 menit pada pagi dan sore dalam jangka waktu 3 hari didapatkan hasil back massage mampu meningkatkan ASI pada ibu postpartum.