Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Literature Review: Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa melalui Komik Matematika Dalling, Musliha; S, Putriyani; S, Rustiani; Nurdin, Nurdin
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v8i3.3518

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa. Hal tesebut dilihat pada saat dilakukan wawancara dengan tenaga pendidik bahwa kurang maksimal pemanfaatan media pembelajaran. Salah satu cara dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa adalah dengan menggunakan media komik media pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi manfaat pendidikan dari menggunakan buku komik tentang matematika dengan menggunakan pendekatan Literature Review. Dengan menggunakan visual matematika untuk membantu pemahaman konseptual, menggunakan komik matematika dapat meningkatkan hasil belajar. Komik matematika adalah alat pengajaran yang berguna, akurat, dan praktis yang bisa digunakan guna menambah pemahaman siswa, tekad, dan keterlibatan dalam proses pembelajaran matematika, berdasarkan ulasan dari beberapa sumber. Penelitian ini menggunakan metode penelitian literature review. Jenis data yang diperoleh adalah data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media komik yang digunakan dalam pembelajaran telah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Dari segi materi tingkat validnya adalah 100% dan segi desain tingkat validnya adalah 100%. Kriteria praktis media komik matematika dilihat dari hasil angket oleh guru dan angket praktis komik oleh siswa saat dilakukan uji coba kelompok kecil. Tingkat praktis oleh guru 100% dan tingkat praktis oleh siswa 97%. Dan kriteria efektif berdasarkan hasil kemampuan berpikir kritis siswa adalah 98%. Kategori tinggi yang dialami siswa sebanyak 30 orang dan kategori sedang memiliki nilai sebesar 50% dengan kategori cukup efektif. Kesimpulan dari peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa melalui komik matematika matematika adalah cukup efektif.
Meta Analisis: Perbandingan Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dan Jigsaw terhadap Hasil Belajar Matematika Ardi, Ardi; Nurdin, Nurdin; S, Putriyani; S, Rustiani; Djafar, Suarti
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): July - September 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.2046

Abstract

Kurangnya pemahaman tentang metode mana yang lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Siswa seringkali menghadapi kesulitan dalam belajar matematika karena sifat materi yang abstrak dan konsep yang logis. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dan Jigsaw dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Metodologi yang digunakan adalah meta-analisis terhadap beberapa studi yang meneliti pengaruh kedua model tersebut. Data dianalisis menggunakan effect size untuk mengukur besarnya pengaruh setiap model. Analisis statistik menunjukkan bahwa model STAD lebih efektif dibandingkan model Jigsaw dalam meningkatkan hasil belajar matematika. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam efektivitas kedua model pembelajaran kooperatif tersebut. Meskipun kedua model bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar melalui interaksi dan kolaborasi siswa, model STAD terbukti memberikan dampak yang lebih positif. Kesimpulannya, penggunaan model STAD disarankan dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi efektivitas kedua model tersebut
Literature Review: Media Game Edukasi Interaktif dalam Pembelajaran Matematika Nurhikmah, Nurhikmah; S, Rustiani; Nurdin, Nurdin
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1573

Abstract

Pembelajaran matematika sering kali dianggap menantang oleh banyak siswa, terutama ketika konsep-konsep abstrak harus dipahami secara mendalam. Dalam upaya untuk meningkatkan hasil belajar dan minat siswa terhadap matematika, para pendidik mulai mencari pendekatan yang lebih inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran media game indukasi interaktif dalam pembelajaran matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode literature review. Literature review adalah sebuah tinjauan yang komprehensif terhadap penelitian-penelitian yang telah ada terkait dengan topic atau bidang studi tertentu. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa media game edukasi interaktif dinyatakan valid dan efektif digunakan dalam pembelajaran matematika, penggunaan game edukasi interaktif membuat siswa menjadi bersemangat dan tidak merasa bosan dalam belajar, media game edukasi interaktif berpengaruh dalam meningkatkan minat, motivasi, prestasi, dan hasil belajar siswa. Dan media game edukasi interaktif ini juga dapat menjadi salah satu media pembelajaran matematika yang dapat digunakan oleh para guru dalam proses belajar mengajar dan dapat mempermudah siswa dalam belajar matematika
Literature Review: Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Matematika Berbasis Geogebra Cahyana, Narita; S, Rustiani; Djafar, Suarti; Nurdin, Nurdin
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1574

Abstract

Penggunaan teknologi dalam pendidikan telah berkembang pesat, termasuk pemanfaatan perangkat lunak matematika interaktif seperti GeoGebra. GeoGebra, sebagai salah satu alat yang memadukan geometri, aljabar, dan kalkulus dalam bentuk visual, menawarkan potensi besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai penelitian terkait LKPD Matematika berbasis GeoGebra dengan fokus utama adalah melihat efektivitas penggunaan GeoGebra dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan metode studi literature dengan mengumpulkan, menganalisis, dan menyintesis berbagai sumber yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan software matematika GeoGebra dalam pembelajaran memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan media pembelajaran, minat belajar, pemahaman konsep, kemandirian belajar, pemecahan masalah, berpikir kritis, serta hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Penggunaan software matematika GeoGebra pada pembelajaran matematika terbukti menghasilkan pengaruh positif di bidang pembelajaran matematika.
Meta Analisis: Perbandingan Hasil Belajar Matematika Siswa yang Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT dan TPS Widianti, Widianti; Nurdin, Nurdin; Hafsyah, Hafsyah; S, Rustiani
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1576

Abstract

Pembelajaran matematika sering menghadapi tantangan dalam meningkatkan pemahaman dan pencapaian akademis siswa, sehigga penting untuk mengevaluasi efektivitas berbagai model ajar kooperatif. Dua model ajar kooperatif yang populer dalam pengajaran matematika adalah Numbered Heads Together (NHT) dan Think-Pair-Share (TPS). Penelitian ini merupakan meta-analisis yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas edukasi matematika di sekolah, dengan fokus pada perbandingan hasil belajar peserta didik yang memanfaatkan model ajar kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) dan Think-Pair-Share (TPS). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi model mana yang lebih efektif dalam mengembangkan keterampilan dan pencapaian akademis murid dalam mata pelajaran matematik. Dalam perbandingan kedua model tersebut, ukuran efek digunakan sebagai ukuran utama untuk menilai dampak dari masing-masing model. Analisis statistik menunjukkan bahwa model NHT lebih efektif dibandingkan model TPS dalam meningkatkan hasil belajar matematika, dengan nilai  = 8,23 yang signifikan dibandingkan dengan  =1,96, sehingga hipotesis nol (H0) ditolak. Hasil ini menegaskan adanya perbedaan signifikan dalam efektivitas kedua model pembelajaran kooperatif tersebut. Meskipun kedua model bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar melalui interaksi dan kolaborasi siswa, model NHT terbukti memberikan dampak yang lebih positif