Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Tingkat Kecemasan Mahasiswa pada Mata Kuliah Microteaching Berbasis Lesson Study Krisdianto Hadiprasetyo; Annisa Prima Exacta; Dewi Susilowati
Absis: Mathematics Education Journal Vol 4, No 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/absis.v4i2.2510

Abstract

The objective of this study is to determine the students’ anxiety level during a microteaching lesson based on the Lesson study and determine the faktors. This study is conducted in Mathematics education Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo. The subjects are the students of 6 semesters. This is a qualitative method with the data on anxiety from the questionary of HARS. interview results. Subjects are drawn using purposive sampling. Data validation is done by triangulation of the data. Data analysis was performed at the stages of data reduction, data presentation, and conclusion. From the analysis 2 students with no anxiety, 3 students with light anxiety, and 3 students with moderate anxiety. Based on the results of data analysis on the degree of student anxiety during a microteaching lesson based on the Lesson study, i.e., the degree of anxiety is not anxiety, light, and moderate anxiety. Data from eight subjects that influence a student's level of anxiety: external faktors are influenced by friends and observers. Internal faktors that influence are lack of preparation for practice, lack of material preparation, lack of adaptability, and gender.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS X MA AL-MUAYYAD SURAKARTA TAHUN AJARAN 2021/2022 Dyah Meiatun; Djatmiko Hidajat; Krisdianto Hadipraseyo
Jurnal Numeracy Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/numeracy.v9i2.1819

Abstract

Mathematics is a basic science that is widely used in various aspects of life. However, in learning mathematics in schools there are still many students who have difficulty learning mathematics. The purpose of this study is to (1) describe the difficulties experienced by students in solving math problems in the composition function material for class X MA Al-Muayyad Surakarta (2) to describe the factors causing difficulties in learning mathematics in the composition function material for class X MA Al-Muayyad Surakarta. . The subjects of this study were determined by purposive sampling technique, namely 3 students of class X IPS MA Al-Muayyad Surakarta with high mathematical abilities. This research is a descriptive qualitative research with data collection techniques based on the method of tests, interviews, and documentation. Data validation was carried out by time triangulation, namely by comparing the first and second test data. The data analysis technique used is data reduction, data presentation, and conclusion. The results of the study show that the difficulties felt by students in solving composition function questions include, (1) Difficulty carrying out problem solving and (2) Difficulty checking again. Factors that cause students' learning difficulties are internal factors consisting of: (1) lack of understanding of the material, (2) lack of accuracy in doing (3) lack of accuracy in counting (4) students feel confident in their answers, and (5) students forget and don't used to rechecking. Meanwhile, the external factor causing the difficulty is the non-conducive environment that affects the students' concentration. Abstrak Matematika ialah ilmu dasar yang digunakan secara luas pada berbagai aspek kehidupan. Akan tetapi pada pembelajaran matematika di sekolah masih banyak siswa yang mengalami kesulitan mempelajari matematika. Tujuan penelitian ini yaitu untuk (1) mendeskripsikan kesulitan yang dialami oleh siswa pada penyelesaian soal matematika pada materi fungsi komposisi kelas X MA Al-Muayyad Surakarta (2) Untuk mendeskripsikan faktor penyebab kesulitan belajar matematika pada materi fungi komposisi kelas X MA Al-Muayyad Surakarta. Subjek penelitian ini ditentukan dengan teknik purposive sampling yakni 3 siswa kelas X IPS MA Al-Muayyad Surakarta dengan kemampuan matematika tinggi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berdasarkan metode tes, wawancara, serta dokumentasi. Validasi data dilaksanakan dengan triangulasi waktu yaitu dengan membandingkan data tes pertama dan kedua. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan menyimpulkan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwasanya kesulitan yang dirasakan siswa pada penyelesaian soal fungsi komposisi meliputi, (1) Kesulitan melaksanakan pemecahan masalah dan (2) Kesulitan memeriksa kembali. Faktor penyebab kesulitan belajar siswa ialah faktor internal yang terdiri dari: (1) kurangnya pemahaman materi, (2) kurangnya ketelitian dalam mengerjakan (3) kurangnya ketelitian dalam menghitung (4) siswa merasa yakin akan jawabannya, dan (5) siswa lupa dan tidak terbiasa memerika kembali. Sedangkan faktor eksternal penyebab kesulitan yaitu lingkungan yang tidak kondusif yang mempengaruhi konsentrasi siswa.
Upaya Meningkatkan Keterampilan Proses dan Hasil Belajar IPA Melalui Media Video Pembelajaran Yuliana Tri Wulandari; Krisdianto Hadiprasetyo; Toni Harsan
Educatif Journal of Education Research Vol 4 No 2 (2022): April
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.3 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v4i2.104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan proses IPA dan hasil belajar IPA siswa kelas IV di SD Negeri Tegalmade 02 Tahun Pelajaran 2020/2021, setelah menggunakan media video pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negari Tegalmade 02 Tahun Pelajaran 2020/2021, jumlah 10 siswa. Metode pengumpulan data melalui tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa keterampilan proses IPA menggunakan media video pembelajaran di kelas IV SD Negeri Tegalmade 02 mengalami peningkatan dari keterampilan proses sebelum tindakan kategori kurang (15,20%) meningkat menjadi kategori cukup (69,50%) pada siklus I, kemudian meningkat menjadi kategori baik sekali (87,75%) pada siklus II. Seiring dengan meningkatnya keterampilan proses, hasil belajar IPA pun meningkat dengan KKM ≥70. Hal tersebut ditunjukan pada pra siklus sebesar 3 siswa (30%) meningkat menjadi 6 siswa (60%) ≥KKM pada siklus I dan meningkat menjadi 9 siswa (90%) ≥KKM pada siklus II. Tindakan dikatakan berhasil pada siklus II karena telah mencapai kriteria keberhasilan.
Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Melalui Model Discovery Learning Uma Sita Miftakhul Jannah; Krisdianto Hadiprasetyo; Toni Harsan
Educatif Journal of Education Research Vol 4 No 3 (2022): July
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.355 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v4i3.113

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu 1) Untuk meningkatkan motivasi belajar IPA dengan penerapan model discovery learning pada siswa kelas V SD Negeri Pilangsari 1 Kecamatan Ngrampal Kabupaten Sragen Tahun Pelajaran 2020/2021; 2) Untuk meningkatkan hasil belajar IPA dengan penerapan model discovery learning pada siswa kelas V SD Negeri Pilangsari 1 Kecamatan Ngrampal Kabupaten Sragen Tahun Pelajaran 2020/2021. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini dilaksanakan di kelas V SD Negeri Pilangsari 1. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Pilangsari 1 yang berjumlah 39 siswa. Kegiatan penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Dalam penelitian tersebut teknik pengumpulan datanya menggunakan tes, angket, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis interaktif. Indikator keberhasilan kinerja dalam penelitian ini adalah 1) Meningkatnya motivasi belajar siswa dengan persentase sebesar 75%; 2) Meningkatnya hasil belajar siswa mencapai KKM yaitu lebih besar sama dengan 75 dan dengan persentase KKM nya 75%. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil penelitian 1) Pada pra siklus persentase motivasi belajar sebesar 41%, kemudian pada siklus I motivasi belajar meningkat sebesar 60%, dan siklus II sebesar 82%; 2) Persentase hasil belajar pada pra siklus sebesar 38%, kemudian pada siklus I sebesar 59%, dan siklus II sebesar 79%.
Peningkatan Kemampuan Berfikir Kritis dan Hasil Belajar IPS Melalui Media Powerpoint Interaktif Wuri Susilowati; Toni Harsan; Krisdianto Hadiprasetyo
Educatif Journal of Education Research Vol 4 No 4 (2022): October
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.291 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v4i4.119

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis dan hasil belajar IPS melalui media powerpoint interaktif pada siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 2 Jetiswetan Tahun Pelajaran 2020/2021. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan observasi, tes, dokumentasi, dan angket. Validasi data menggunakan triangulasi metode dan triangulasi antar peneliti. Teknik analisis data yaitu menggunakan teknik kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada tiap siklusnya. Ketuntasan kemampuan berfikir kritis pada pra siklus sebanyak 6 siswa atau 54,5% meningkat pada siklus I menjadi sebanyak 7 siswa atau 63,7%; kemudian meningkat lagi pada siklus II menjadi 10 siswa atau 90,9% dengan kategori baik/amat baik. Hasil belajar IPS siswa pra siklus mengalami ketuntasan sebanyak 5 siswa atau 45,5% kemudian mengalami kenaikan pada siklus I yakni 7 siswa atau 63,7%; dan meningkat lagi pada siklus II menjadi sebanyak 10 siswa atau 90,9%. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) muatan IPS yang ditetapkan lembaga sebesar 70. Penelitian berhasil karena indikator kinerja sudah tercapai. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan media powerpoint interaktif dapat meningkatkan kamampuan berfikir kritis dan hasil belajar IPS pada siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 2 Jetiswetan Kecamatan Pedan Kabupaten Klaten tahun pelajaran 2020/2021.
Analisis Kemampuan Problem Solving Mahasiswa Pada Mata Kuliah Analisis Kompleks Ditinjau dari Kemampuan Awal Annisa Prima Exacta; Krisdianto Hadiprasetyo; Afif Afghohani; Erika Laras Astutiningtyas
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v1i2.86

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan problem solving mahasiswa ditinjau dari kemampuan awal. Penelitian ini dilakukan di progdi pendidikan matematika Universitas Veteran Bangun Nusantara pada mata kuliah Analisis Kompleks dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data tentang kemampuan awal diperoleh dari pre-test, sedangkan data tentang kemampuan problem solving diperoleh dari hasil tes uraian dan hasil wawancara. Pengambilan subyek dilakukan dengan teknik purposive sampling. Validasi data dilakukan dengan triangulasi metode. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil analisis data didapat kemampuan problem solving mahasiswa ditinjau dari kemampuan awal sebagai berikut. Mahasiswa dengan kemampuan awal tinggi berada pada kategori kemampuan problem solving completion, substance, dan approach. Sedangkan, mahasiswa dengan kemampuan awal sedang dan rendah berada pada kategori kemampuan problem solving substance, approach, dan result. Kata kunci : problem solving, kemampuan awal, analisis kompleks
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI MEDIA POWERPOINT INTERAKTIF susilowati, wuri; Harsan, Toni; Hadiprasetyo, Krisdianto
Jurnal Dikdas Bantara Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/dikdasbantara.v4i2.1685

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis dan hasil belajar IPS melalui media powerpoint interaktif pada siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 2 Jetiswetan Tahun Pelajaran 2020/2021. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan observasi, tes, dokumentasi, dan angket. Validasi data menggunakan triangulasi metode dan triangulasi antar peneliti. Teknik analisis data yaitu menggunakan teknik kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada tiap siklusnya. Ketuntasan kemampuan berfikir kritis pada pra siklus sebanyak 6 siswa atau 54,5% meningkat pada siklus I menjadi sebanyak 7 siswa atau 63,7%; kemudian meningkat lagi pada siklus II menjadi 10 siswa atau 90,9% dengan kategori baik/amat baik. Hasil belajar IPS siswa pra siklus mengalami ketuntasan sebanyak 5 siswa atau 45,5% kemudian mengalami kenaikan pada siklus I yakni 7 siswa atau 63,7%; dan meningkat lagi pada siklus II menjadi sebanyak 10 siswa atau 90,9%. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) muatan IPS yang ditetapkan lembaga sebesar 70. Penelitian berhasil karena indikator kinerja sudah tercapai. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan media powerpoint interaktif dapat meningkatkan kamampuan berfikir kritis dan hasil belajar IPS pada siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 2 Jetiswetan Kecamatan Pedan Kabupaten Klaten tahun pelajaran  2020/2021.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES DAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN Wulandari, Yuliana Tri; Hadiprasetyo, Krisdianto; Harsan, Toni
Jurnal Dikdas Bantara Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/dikdasbantara.v4i2.1694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan proses IPA dan hasil belajar IPA siswa kelas IV di SD Negeri Tegalmade 02 Tahun Pelajaran 2020/2021, setelah menggunakan media video pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negari Tegalmade 02 Tahun Pelajaran 2020/2021, jumlah 10 siswa. Metode pengumpulan data melalui tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif  dan kuantitatif.  Hasil penelitian menunjukan bahwa keterampilan proses IPA menggunakan media video pembelajaran di kelas IV SD Negeri Tegalmade 02 mengalami peningkatan dari keterampilan proses sebelum tindakan kategori kurang (15,20%) meningkat menjadi kategori cukup (69,50%) pada siklus I, kemudian meningkat menjadi kategori baik sekali (87,75%) pada siklus II. Seiring dengan meningkatnya keterampilan proses, hasil belajar IPA pun meningkat dengan KKM ?70. Hal tersebut ditunjukan pada pra siklus sebesar 3 siswa (30%) meningkat menjadi 6 siswa (60%) ?KKM pada siklus I dan meningkat menjadi 9 siswa (90%) ?KKM pada siklus II. Tindakan dikatakan berhasil pada siklus II karena telah mencapai kriteria keberhasilan.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 NGUTER PADA KURIKULUM MERDEKA Gita Cahyani, Rista; Krisdianto Hadiprasetyo; Andhika Ayu Wulandari
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i6.2075

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan faktor penyebab kesulitan belajar matematika yang dialami oleh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Nguter pada kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek yang ada pada penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Nguter yang melaksanakan pembelajaran matematika pada semester genap tahun ajaran 2023/2024. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan angket dan wawancara yang sudah divalidasi. Teknik analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesulitan belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Nguter dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal penyebab kesulitan belajar matematika meliputi aspek motivasi dengan persentase sebesar 69% yang termasuk dalam kategori pengaruh tinggi, aspek minat dengan persentase sebesar 76% yang termasuk ke dalam kategori pengaruh sangat tinggi, aspek kebiasaan belajar dengan persentase sebesar 75% dengan kategori pengaruh sangat tinggi. Faktor eksternal penyebab kesulitan belajar meliputi aspek lingkungan sekolah dengan persentase sebesar 74% dengan kategori pengaruh tinggi, aspek lingkungan keluarga dengan persentase sebesar 81% yang termasuk ke dalam kategori pengaruh sangat tinggi.
Cognitive Exploration of Mathematics Teachers in the Lesson Study Model Through Metacognitive Skills to Enhance Digital Competence in Independent Learning Hidajat, Djatmiko; Susilowati, Dewi; Exata, Anisa Prima; Hadiprasetyo, Krisdianto
Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus) Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpmk.v7i2.28697

Abstract

This research aims to explore the cognition of mathematics teachers through the lesson study model focusing on metacognitive skills and digital competence. The background of this research is based on the urgency of improving learning evaluation. Although many studies have been conducted, however these studies have yet to specifically explore teachers' cognition before, during, and after the lesson. Therefore, this research focuses on the three stages of lesson study: plan, do, and see. This research method uses a qualitative approach to reveal the cognition of mathematics teachers. The study involves two subjects: a male model teacher and a female model teacher with ten observers. Data were collected using initial diagnostic tests, observations, and reflections with the students. The research results show that teachers have a good understanding in learning objectives, teaching strategies that align with student characteristics, and digital skills. The data for this research was collected using a four-step metacognitive skills method, namely: prediction, planning, monitoring, and evaluation. The objectives of this research are: 1) The formation of cognitive classifications of teachers in three stages: a) Plan, where teachers conduct initial analysis, understand student characteristics, and prepare lesson plans; b) Do, where teachers implement the prepared lesson plans using predetermined methods and strategies according to the material and student characteristics, and actively interact with students to collect learning data; and c) See, where teachers evaluate student learning outcomes, reflect on the learning process, identify successes and shortcomings in teaching, and improve teaching practices based on the reflection of the obtained data. 2) Lesson study has a positive impact by supporting the availability of data for researchers in the data collection process, as well as enhancing teachers' digital competence. Penelitian ini bertujuan menggali pemahaman kognitif guru matematika melalui model Lesson Study dengan fokus pada keterampilan metakognitif dan kompetensi digital. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada urgensi evaluasi pembelajaran untuk perbaikan di pembelajaran berikutnya. Meskipun banyak penelitian telah dilakukan, belum ada yang secara khusus mengeksplorasi pemikiran guru sebelum, selama, dan setelah pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada tiga tahap Lesson Study: Plan, Do, dan See. Metode penelitian melibatkan dua subjek: seorang guru model laki-laki dan seorang guru model perempuan dengan sepuluh observer. Data dikumpulkan melalui tes diagnostik awal, observasi, dan refleksi bersama peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru-guru memiliki pemahaman yang baik tentang tujuan pembelajaran, strategi pengajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, dan keterampilan digital. Data penelitian ini menggunakan metode empat langkah keterampilan metakognitif yaitu: prediksi, perencanaan, monitoring, dan evaluasi. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Terbentuknya klasifikasi kognitif pengajar di tiga zona waktu: a) Plan, di mana pengajar melakukan analisis awal, memahami karakteristik siswa, dan mempersiapkan rencana pembelajaran; b) Do, pengajar melaksanakan rencana pembelajaran yang telah disusun, menggunakan metode dan strategi yang sudah ditentukan sesuai dengan materi dan karakteristik siswa, dan pengajar aktif berinteraksi dengan siswa dalam mengumpulkan data pembelajaran; dan c) See, pengajar mengevaluasi hasil belajar siswa dan merenungi proses pembelajaran, mengidentifikasi keberhasilan dan kekurangan dalam mengajar, dan memperbaiki praktik mengajar berdasarkan refleksi data yang diperoleh. 2) Lesson Study memberikan dampak positif yaitu mendukung ketersediaan data bagi peneliti dalam proses terkumpulnya data riset, serta meningkatkan kompetensi digital pengajar.