Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah Ecosystem

PERKEMBANGAN PEMANFAATAN RUANG FUNGSI PERDAGANGAN DI KAWASAN PENDIDIKAN TINGGI TERPADU KOTA MAKASSAR Arief, Rimba
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 20 No. 2 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 2 TAHUN 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini implementasi rencana tata ruang yang diatur dalam Perda Nomor 6 tahun 2006 di kawasan pendidikan tinggi terpadu Kota Makassar tidak efektif. Di lokasi tersebut dalam kurun waktu tahun 2005-2013 semakin mengalami pengaruh ekspansi oleh fungsi ruang komersil. Prospek perkembangan pemanfaatan ruang tersebut dikhawatirkan dapat mengakibatkan terjadinya penyimpangan pelaksanaan rencana tata ruang. Oleh karena itu dipandang penting untuk mengkaji kecenderungan pemanfataan ruang fungsi komersil yang signifikan di kawasan pendidikan tinggi terpadu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan perkembangan pemanfaatan ruang fungsi perdagangan terhadap rencana tata ruang di kawasan pendidikan tinggi terpadu selama kurun waktu tahun 2005-2013; Pendekatan penelitian ini menggunakan deduktif kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa; observasi lapangan dan analisis dokumen. Metode analisis penelitian yang digunakan yaitu analisis kuantitatif dengan menggunakan aplikasi GIS untuk mengetahui sejauhmana perkembangan pemanfaatan ruang fungsi perdagangan terhadap rencana tata ruang di kawasan pendidikan tinggi terpadu. Temuan dalam penelitian ini yaitu terjadi kecenderungan pemanfaatan ruang fungsi perdagangan yang cukup signifikan di kawasan pendidikan tinggi terpadu Kota Makassar yang dikhawatirkan bila tidak dikendalikan dengan baik akan mengalami penyimpangan pemanfaatan ruang
Kajian Tingkat Kerawanan Bencana Banjir dan Kebakaran di Kecamatan Manggala, Kota Makassar Arief, Rimba; Nilawati, Andi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 24 No. 3 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 3, September - Desember Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v24i3.5440

Abstract

Kecamatan Manggala merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan yang memiliki potensi kerawanan terhadap genangan dan banjir serta sebagian tergolong sebagai kawasan kumuh yang rentan terhadap bencana kebakaran. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tingkat kerawanan bencana banjir dan kebakaran di Kecamatan Manggala dengan menggunakan metode overlay, skoring dan pembobotan parameter kerawanan banjir dan kebakaran. Metode ini memungkinkan penggabungan berbagai faktor yang mempengaruhi kerawanan kedua bencana tersebut, seperti kemiringan lereng, bentang alam, penggunaan lahan, curah hujan, kondisi permukiman serta infrastruktur yang ada. Faktor-faktor tersebut kemudian diberi bobot sesuai dengan tingkat pengaruhnya terhadap kerawanan banjir dan kebakaran, selanjutnya dianalisis menggunakan teknik overlay untuk menghasilkan peta kerawanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah dengan kepadatan penduduk tinggi, penggunaan lahan yang tidak terkendali, dan infrastruktur yang kurang memadai memiliki kerawanan tinggi terhadap banjir dan kebakaran. Manggala District is one of the sub-districts located in Makassar City, South Sulawesi Province which has the potential to be vulnerable to inundation and flooding and is partially classified as a slum area that is vulnerable to fire disasters. This study aims to identify and analyze the level of flood and fire vulnerability in Manggala District by using the overlay, scoring and weighting methods of flood and fire vulnerability parameters. This method allows the combination of various factors that affect the vulnerability of the two disasters, such as slope, landscape, land use, rainfall, settlement conditions and existing infrastructure. These factors are then weighted according to the level of influence on flood and fire vulnerability, then analyzed using overlay techniques to produce vulnerability maps. The results show that areas with high population density, uncontrolled land use, and inadequate infrastructure have high vulnerability to floods and fires.
Kajian Kerentanan Bencana Banjir Dan Kebakaran Di Kecamatan Manggala, Kota Makassar Arief, Rimba; Nilawati, Andi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i1.5640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kerentanan terhadap bencana banjir dan kebakaran di Kecamatan Manggala dengan mengintegrasikan berbagai faktor yang memengaruhi kerentanan bencana, seperti faktor fisik dan wilayah, sosial budaya, serta ekonomi. Tingkat kerentanan di wilayah tersebut diperoleh melalui analisis overlay yang mempertimbangkan indikator-indikator kerentanan terhadap bencana banjir dan kebakaran. Penentuan nilai kerentanan bencana didasarkan pada total skor dari berbagai parameter yang mempengaruhi terjadinya bencana tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah yang berada di kawasan rawan banjir dan kebakaran cenderung memiliki tingkat kerentanan yang lebih tinggi, terutama jika terletak di dekat kawasan dengan kepadatan bangunan dan penduduk yang tinggi, keteraturan dan kualitas bangunan yang buruk, serta keberadaan lahan produktif dan kawasan industri. Temuan dalam penelitian ini memberikan landasan yang kuat bagi pengambilan keputusan dalam perencanaan mitigasi bencana dan pengelolaan risiko. Penelitian ini juga merekomendasikan langkah-langkah mitigasi yang dapat mengurangi kerentanan di wilayah yang teridentifikasi rawan terhadap bencana banjir dan kebakaran. This study aims to examine the vulnerability to flood and fire disasters in Manggala District by integrating various factors that affect disaster vulnerability, such as physical and regional factors, socio-cultural, and economic. The level of vulnerability in the region was obtained through overlay analysis that considered indicators of vulnerability to flood and fire disasters. The determination of the disaster vulnerability value is based on the total score of various parameters that affect the occurrence of the disaster. The results show that areas located in flood- and fire-prone areas tend to have a higher level of vulnerability, especially if they are located near areas with high building and population density, as well as paying attention to the order and quality of buildings, the existence of productive land, and industrial areas. These findings provide a strong foundation for decision-making in disaster mitigation planning and risk management. The study also recommends mitigation measures that can reduce vulnerability in areas identified as prone to flood and fire disasters.