Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Sistem Jaringan Transportasi Sebagai Solusi Permasalahan Transportasi Perkotaan (Studi Kasus: Sungai dan Kanal Kota Makassar) Aksa, S Kamran; Nursyam, Nursyam; Raga, Paulus; Pairunan, Teguh; Yahya, Ilham; Arief, Rimba
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 36 No. 1 (2024): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v36i1.2286

Abstract

Perkembangan kota terjadi ketika fasilitas yang tersebar di suatu wilayah menjadi pusat kegiatan baru. Hal ini seiring dengan pembangunan sistem jaringan transportasi terencana yang dapat memberikan manfaat terhadap pergerakan lancar dan menguntungkan bagi pertumbuhan ekonomi daerah karena ketersediaan jaringan transportasi yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan transportasi di perkotaan sebagai solusi dalam mengurangi kemacetan lalu lintas, mengurangi tingkat kerusakan jalan akibat beban berlebihan, biaya tinggi, dan waktu lama terbuang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan sumber data diperoleh dari sumber data primer dan sekunder, kemudian dianalisis berdasarkan teori yang akan digunakan dalam mengembangkan sarana transportasi baru sebagai solusi serta alternatif dalam mengatasi dan mengurangi kemacetan lalu lintas dengan menggunakan media sungai dan kanal sebagai alur penghubung ke tempat aktivitas. Metode ini bergantung pada bagaimana sungai dan kanal digunakan untuk pergerakan kendaraan, seberapa baik jaringan jalan melayani, di mana area tertentu digunakan sebagai simpul pelayanan, dan di mana ada kemacetan lalu lintas. Sebagaimana ditunjukkan oleh hasil penelitian, masalah yang paling mencolok adalah masalah transportasi di Kota Makassar, terutama tingkat kemacetan. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat mengintegrasikan sistem jaringan dan kegiatan masyarakat yang memudahkan pergerakan masyarakat sehingga mengurangi penggunaan kendaraan pribadi menuju pusat transit perkotaan untuk pergi ke tempat aktivitas. Sistem transportasi perkotaan ini menghubungkan beberapa area perumahan sehingga memudahkan sampai ke jalan-jalan utama untuk melanjutkan kegiatannya. Sungai dan kanal di Kota Makassar berpotensi untuk dibangun sebagai jalur transportasi penumpang dan barang dengan kapal kayu, fiber, atau speedboat, serta tongkang untuk mengangkut material.
Wave Analysis Of Breakwater Building Structure In North Kalimantan Rahman, Sabaruddin; Pairunan, Teguh
Maritime Park: Journal of Maritime Technology and Society Volume 1, Issue 1, 2022
Publisher : Department of Ocean Engineering, Faculty of Engineering, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1086.304 KB) | DOI: 10.62012/mp.v1i1.19933

Abstract

Natural factors in the form of large sea waves occur on the beach located in Tanjung Aru Village, East Sebatik District, Nunukan, North Kalimantan, causing the beach This area is experiencing a decline in the coastline or what is commonly referred to as coastal erosion. In connection with these conditions, there has been a breakwater detached as an effort to solve this problem to protect coastal areas that are experiencing erosion. But before that, it is necessary to conduct a wave analysis of the design of the breakwater detached to be built. Based on the calculation analysis that has been done, the significant wave height (Hs) is 4,361 meters and the significant wave period (Ts) is 11.173 seconds. The pressure wave force (P) is 27.001 tons and the moment (Mp) is 92.612 tonmeters. Wave height measurements need to be carried out every month throughout the year in order to obtain a more representative picture of wave height. In addition, planning for the construction of breakwater needs to be considered again, especially on the dimensions of the breakwater structure. Moreover, the condition of the sea waves is fully developed.