Ayuningtyas, Indah
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Media Sosial terhadap Problem di Masyarakat Khaerudin, Khaerudin; Amalia, Mia; Mardiah, Ainun; Ayuningtyas, Indah
YASIN Vol 2 No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.628 KB) | DOI: 10.58578/yasin.v2i1.195

Abstract

This have a look at objectives to investigate and take a look at the impact of social media that happens in society. In this situation, the usage of social media may be very influential on conflicts that occur in society because most of the people of human beings of their each day life use social media as a device or media to facilitate all affairs, both in social, instructional and paintings contexts. however, social media has each fine and negative affects on society. The high quality impact inside the use of social media the various community is that first it makes it less difficult to get entry to the entirety both in education or paintings then expands relationships, relationships without being bound via time or distance, even as the terrible impact within the use of social media is that social media is regularly used for correct crimes. robbing, cheating, then frequently takes place to make someone indifferent or unwilling to understand about different humans in order that social interaction does not exist due to the fact they may be busy with their respective gadgets. consequently, on this magazine the author will provide an explanation for more broadly and in depth about how the system of the emergence of social media itself in society, then how the effect of social media on warfare in society and the way social media influences human beings's social life. which targets in order that humans may be wiser in using social media, then can reduce very complicated conflicts in society caused by social media which in turn can give start to a secure and peaceful community life, has a excessive tolerance.
Karakteristik Kepemimpinan Inovatif dalam Mengoptimalkan Mutu Pendidikan Fitrah, Putri Fauziatul; Hairunnisa, Hairunnisa; Ayuningtyas, Indah; Anantia, Tasya Dewi
ALSYS Vol 1 No 1 (2021): NOVEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.278 KB) | DOI: 10.58578/alsys.v1i1.33

Abstract

This research is motivated by the discovery of a lack of innovative leadership in education. In this research, the writer will formulate the characteristics of innovative leadership in education. This writing uses a qualitative method through a library research approach. This research is descriptive and analyzes information. Data collection was carried out by group discussion by finding scientific studies and information from various sources. The results of this study indicate that the characteristics of innovative leadership in education are said to be successful if the leader innovates to be able to develop all potential resources that will make changes to improve the quality of education in improving processes and products that are more effective, efficient and relevant.
Analisis Kebijakan Zonasi : Terampasnya Hak Sekolah dan Siswa dalam Pendidikan Mareta, Iske; Ayuningtyas, Indah; Rosa, Dina; Islamiah, Nur Wahdaniah Ijatul
JURNAL PENDIDIKAN Vol 30 No 2 (2021): July
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v30i2.1522

Abstract

Ketimpangan dan pengkastaan dalam ranah pendidikan memembuat pemerintah bergerak untuk membuat kebijakan baru demi mengatasi permasalahan tersebut. Kebijakan zonasi disebut-sebut sebagai salah satu kebijakan yang mampu menjamin segala pengkastaan dan ketimpangan pendidikan dalam suatu sekolah favorit dan tidak favorit. Dengan menggunakan metode literatur review menggunakan kepustakaan dalam mengumpulkan referensi dari berbagai buku maupun jurnal yang terkait. Penelitian ini mencoba untuk menjawab hak sekolah dan hak siswa yang seperti apa yang terampas akibat kebijakan zonasi. Hasil yang kami temui mengemukakan bahwasannya kebijakan zonasi telah mampu melakukan ketimpangan pendidikan dalam pelabelan sekolah favorit namun tidak dengan ketimpangan kualiatas sebuah sekolah.Kata-kata Kunci: Pendidikan, Kebijakan, Zonasi
Mangkraknya Pembangunan Gedung Pemerintah Daerah sebagai Representasi Lemahnya Tata Kelola Pemerintahan Daerah di Kabupaten Sukabumi Ayuningtyas, Indah; Wahdatin, Nela; Novia, Seli
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13423

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara mendalam penyebab stagnasi pembangunan gedung pemerintah Kabupaten Sukabumi senilai Rp181 miliar yang terhenti sejak 2019 sebagai cerminan kerusakan tata kelola daerah. Metode yang digunakan yaitu, kualitatif berbasis studi literatur dengan menelaah dokumen resmi, regulasi, laporan media, dan publikasi akademik terkait tata kelola pemerintahan, proyek publik, serta manajemen pembangunan daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mangkraknya proyek bukan semata akibat persoalan teknis, tetapi merupakan akumulasi disfungsi struktural berupa perencanaan yang tidak berbasis data, ketidakterpaduan dokumen pembangunan, lemahnya kapasitas teknis aparatur, serta pengawasan internal yang cenderung bersifat administratif. Intervensi politik lokal semakin memperlemah konsistensi kebijakan, sehingga proses penganggaran dan pengadaan kehilangan transparansi, stabilitas, dan rasionalitas teknokratis. Terputusnya rantai integrasi perencanaan–penganggaran–pengawasan menyebabkan belanja modal bergerak tanpa arah strategis dan tanpa koreksi yang memadai, sehingga deviasi pekerjaan dan penyimpangan anggaran tidak terdeteksi sejak fase awal. Kondisi ini melahirkan pemborosan anggaran, hilangnya manfaat publik, mandeknya pelayanan, serta penurunan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. Temuan penelitian menegaskan bahwa perbaikan tata kelola tidak dapat bersifat parsial, tetapi memerlukan rekonstruksi menyeluruh melalui penguatan kapasitas teknokratis, reformasi mekanisme pengadaan, dan pembentukan forum pertanggungjawaban publik yang memungkinkan kontrol eksternal bekerja secara substantif. Tanpa pembenahan sistemik, proyek publik berskala besar akan tetap rentan mengalami stagnasi dan menimbulkan kerugian fiskal serta sosial bagi masyarakat. Keywords: Good Governance, Akuntabilitas, Transparansi, Pengawasan Internal, Perencanaan Anggaran, Birokrasi Daerah