Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PERUBAHAN PERILAKU NOMOPHOBIA MELALUI PENDEKATAN INTERAKSI SOSIAL: SINGLE CASE RESEARCH (SCR) Mutiara Arlisyah Putri Utami; Syaiful Syamsuddin
-
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/preschool.v2i1.10307

Abstract

Pengguna smartphone yang semakin banyak merupakan wujud dari perkembangan teknologi yang semakin maju dan cepat. Manfaat dari smartphone sangat dirasakan oleh penggunanya karena mampu memberikan kemudahan dan kelancaran dalam beraktivitas. Meskipun demikian, tidak sedikit dari pengguna smartphone menjadi kecanduan dan mengalami gangguan kesehatan atau dikenal dengan istilah nomophobia. Penggunaan smartphone yang tidak dapat terhindarkan, oleh karenanya diperlukan pendekatan yang dapat mencengah agar terhindar dari nomophobia, dalam hal ini yaitu pendekatan interaksi sosial. Penelitian ini merupakan Single Case Research dengan desain ABA yang bertujuan untuk mengetahui perubahan tingkah laku bagi anak nomophobia dengan pendekatan interaksi sosial. Subjek penelitian adalah seorang anak dengan nomophobia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan interaksi sosial memberikan pengaruh positif terhadap anak nomophobia dalam menggunakan smartphone.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING Syaiful Syamsuddin; Mutiara Arlisyah Putri Utami
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2021): Januari-April 2021
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v1i1.14

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimental dengan melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran matematika melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) pada siswa sekolah menengah. Penelitian ini mengacu pada tiga kriteria yaitu pencapaian keefektifan pembelajaran pada ketuntasan pembelajaran klasikal, aktivitas siswa yang berkaitan dengan kegiatan pembelajaran, dan respon positif siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan CTL. Desain penelitian yang digunakan adalah one-shot case study. Unit eksperimen dalam penelitian ini adalah kelas dengan jumlah siswa sebanyak 29 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan CTL pada pembelajaran matematika efektif diterapkan di Sekolah Menengah Pertama dengan rincian: (1) Rata-rata nilai (post-test) hasil belajar matematika siswa adalah 81,62 dengan standar deviasi 7,18. Hasil tersebut menunjukkan bahwa 28 siswa (96,55%) telah mencapai ketuntasan individu atau ketuntasan klasikal telah terpenuhi; (2) Rata-rata persentase siswa yang mencapai frekuensi kegiatan efektif sebesar 76,3%; dan (3) Respon siswa menunjukkan respon positif terhadap pendekatan CTL dengan nilai prsentase sebesar 77,87%.
Efek Besaran Simpangan Baku Sampel terhadap Nilai Residu dalam Analisis Regresi Berganda Tiga Variabel Bebas Ikhsanudin; Edi Istiyono; Syaiful Syamsuddin
Statistika Vol. 23 No. 2 (2023): Statistika
Publisher : Department of Statistics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/statistika.v23i2.1661

Abstract

ABSTRACT Multiple regression is a statistical data analysis technique that is often used to find models of relationships between variables. Regression analysis can explain causal relationships, where the value of the independent variable predicts the value of the dependent variable. This research aims to describe the effect of the sample standard deviation to the residual value in multiple regression analysis for three independent variables and one dependent variable. This research is descriptive research using simulation data of 110 respondents. Variations in standard deviation values ​​are obtained from increasing the observed scores on the variables. The variation of standard deviation in this study are calculated from observed scores that increase by the same multiple. Next, the regression residual values ​​were analyzed using the SPSS program. The results of the analysis show that there is an influence of the standard deviation value of sample on the residual value. When the sample standard deviation value increases A times, the residual value also becomes A times larger. This indicates that the greater the variation in the data, the greater the residual value in regression analysis. In multiple regression of three independent variables on one dependent variable, the effect of the deviation value in the sample which changes the residual value only applies to the dependent variable, changes in the standard deviation of the independent variable do not affect the residual value. The conclusion of this research is a simple description so further studies are needed specifically. ABSTRAK Regresi berganda merupakan salah satu teknik analisis data statistik yang sering digunakan untuk mencari model hubungan antar variabel. Analisis regresi dapat menjelaskan hubungan sebab-akibat, dimana nilai variabel bebas memprediksi nilai variabel terikat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterkaitan antara besaran simpangan baku sampel terhadap nilai residu pada analisis model regresi berganda untuk tiga variabel bebas dengan satu variabel terikat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan data simulasi. Sampel simulasi sebanyak 110 responden. Variasi nilai simpangan baku diperoleh dari memperbesar skor amatan pada variabel yang dianalisis regresi dengan kelipatan tertentu. Oleh karena itu, batasan simpangan baku dalam penelitian ini dihitung dari skor-skor amatan yang bertambah besar dengan kelipatan sama. Selanjutnya, nilai residu regresi dianalisis menggunakan program SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada pengaruh besaran simpangan baku sampel terhadap nilai residu. Ketika nilai simpangan baku sampel bertambah besar A kali maka nilai residu juga semakin besar A kali pula. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin besar variasi data maka semakin besar pula nilai residu dalam analisis regresi. Pada regresi berganda tiga variabel bebas terhadap satu variabel terikat, efek besaran nilai simpangan pada sampel yang mengubah besaran nilai residu hanya berlaku pada variabel terikat saja, perubahan simpangan baku pada variabel bebas tidak mempengaruhi besaran nilai residu. Kesimpulan penelitian ini merupakan deskripsi sederhana sehingga diperlukan kajian lebih lanjut secara khusus memperdalam bahasan pada topik yang sama.
PEMBEALAJARAN MASTER (MOTIVATING, ACQUARING, SEARCHING, TRIGGERING, EXHIBITING, REFELECTING) DITINJAU DARI KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA DAN KEMANDIRIAN BELAJAR Murni Murni; Aprisal Aprisal; Nurhidayah Nurhidayah; Syaiful Syamsuddin
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2023): Mei-Agustus 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran terhadap pemahaman konsep matematika dan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Majene dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Pada penelitian ini kelas IX B sebagai kelas eksperimen dan kelas IX E sebagai kelas kontrol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran MASTER (Motivating, Acquiring, Searching, Triggering, Exhibiting, Reflecting) dan model pembelajaran langsung efektif ditinjau dari pemahaman konsep matematika dan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi-eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Hasil analisis deskriptif menunjukkan adanya perbedaan keterlaksanaan pembelajaran oleh siswa dimana pada kelas eksperimen berada pada kategori sangat baik sedangkan kelas kontrol berada pada kategori baik. Selanjutnya hasil analisis inferensial menunjukkan model pembelajaran terhadap pemahaman konsep matematika dan kemandirian belajar siswa.
An Implementation to Determine the KKM of Music Subject at Junior High School Utami, Mutiara Arlisyah Putri; Syamsuddin, Syaiful
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 1 No. 4 (2022): September
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v1i4.605

Abstract

A KKM determination is the initial stage of assessment. However, there are still some issues related to the topic, especially in musical some issues related to the topic, especially in music. Therefore, this research used a discrepancy evaluation model to describe the purpose of (1) the implementation level of KKM determination in music, specifically in terms of intake, complexity and carrying capacity. (2) The teachers’ constraints in determining KKM There were six music and art teachers from a junior high school who were taken as subjects in this research. Those subjects were selected using purposive sampling. Data were collected through interviews, documentation, and observations. Data analysis used qualitative analysis and descriptive statistics supported by quantitative data. The results showed that the implementation level of KKM determination in terms of technical procedures was categorized as "good" or "in accordance with predetermined criteria standards." The level of implementation in terms of weighting the value of KKM on the aspect of intake and carrying capacity was categorized as "not very good," while in complexity aspects it was categorized as "good." The teachers’ constraints in determining KKM include: a) determining the value of complexity; b) identifying the student's ability; c) determining the value of the intake; and d) weighing the value of KKM.
Development of a scientific attitude measurement instrument for Dharmacariya department students at STABN using the Fishbein and Ajzen model Syah, Rahmat; Darmawan, Daddy; Syamsuddin, Syaiful
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 27 No. 2 (2023)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v27i2.66878

Abstract

This study applies the Fishbein and Ajzen model to develop a Scientific Attitude Measurement Instrument for Students, focusing on attitudes, beliefs, and intentions towards scientific behaviors. The quantitative research employs an instrument development method, initially constructing dimensions reflecting various scientific attitudes such as attitudes towards the scientific method, collaboration, openness to knowledge, criticality, respect, honesty, independence, and interest in data analysis. The instrument measures students' scientific attitudes across three main dimensions: attitude, subjective norms, and behavioral control, aligning with the Fishbein and Ajzen model. It covers key aspects like attitudes towards the scientific method, emphasizing rigorous approaches like Popper's Falsification concept, and the importance of social interaction in scientific collaboration. Validity and reliability analyses confirm the instrument's adherence to high-quality standards, making it relevant for assessing scientific attitudes and contributing to educational quality and student development in science. It provides a comprehensive view of students' perceptions and responses to scientific attitudes. Factor Loadings in the Rotated Component Matrix, with loadings above 0.50, indicate a strong correlation within the model. Cronbach's Alpha values range from 0.922 to 0.941, ensuring internal consistency and reliability. Exploratory Factor Analysis with student participants established the construct's validity and reliability, with a Kaiser-Meyer-Olkin (KMO) value of 0.747, indicating suitability for factor analysis. Most items showed high analytical validity, but items B22 and B13 require further review or adjustment.
Implementasi Classic Test dan Item Respon Theory Pada Penilaian Tes Pembelajaran Matematika Syamsuddin, Syaiful
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 8 No. 2 (2023): Volume 8 No. 2 Januari 2023
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v8i2.3488

Abstract

ABSTRACT The quality of learning assessment is one of the benchmarks in improving the quality of education. A good assessment system will trigger educators to be better at teaching and motivate students to learn better. Assessment of learning outcomes by educators is used to assess the achievement of student competencies and improving the learning process. The form of effort to assess student learning outcomes is to carry out tests by paying attention to the quality of tests based on student abilities. This study uses a quantitative approach to analyze the test items through the Classical Test Theory (CTT) and Item Response Theory (IRT) approaches. This research was conducted by respondents as much as 285 students. The results showed that based on CTT, 22.5% were obtained in the difficult category, 47.5% included in the moderate category, 30% in the easy category and 62.5% of the items already had good discriminating power. As for questions with a distractor function that functions well at 45% with a reliability of 0.785. Meanwhile, with the item IRT, the model that is suitable for this study is IRT 2PL with difficulty levels between -6.337 to 4.945, differential power ranging from 0.271 to 2.254 with 38 fit items. KEYWORDS: Assessment, Measurement, Classical Test Theory, Item Respon Theory ABSTRAK Kualitas penilaian pembelajaran menjadi salah satu tolak ukur dalam peningkatan kualitas pendidikan. Sistem penilaian yang baik akan memicu pendidik untuk lebih baik dalam mengajar dan memotivasi peserta didik untuk belajar yang lebih baik. Penilaian hasil belajar oleh pendidik digunakan untuk menilai pencapaian kompetensi peserta didik dan memperbaiki proses pembelajaran. Bentuk upaya penilaian hasil belajar peserta didik adalah melakukan pengujian dengan memperhatikan kualitas tes berdasarkan kemampuan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis butir tes melalui pendekatan Classical Test Theory (CTT) dan Item Respon Theory (IRT). Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan jumlah responden sebanyak 285 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan CTT diperoleh 22,5% dengan kategori sulit, 47,5% termasuk kategori sedang dan sebesar 30% dengan kategori mudah serta 62,5% soal sudah memiliki daya pembeda yang baik. Adapun soal dengan fungsi distraktor yang berfungsi baik sebesar 45% dengan reliabilitas sebesar 0,785. Sedangkan dengan model IRT, model yang sesuai dengan penelitian ini adalah IRT 2PL dengan perolehan tingkat kesukaran antara -6.337 sampai 4.945, daya beda berkisar antara 0,271 sampai 2,254 dengan 38 butir fit. KATA KUNCI: Penilaian, Pengukuran, Teori Tes Klasik, Teori Respon Butir
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING Syamsuddin, Syaiful; Utami, Mutiara Arlisyah Putri
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2021): January-April 2021
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v1i1.14

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimental dengan melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran matematika melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) pada siswa sekolah menengah. Penelitian ini mengacu pada tiga kriteria yaitu pencapaian keefektifan pembelajaran pada ketuntasan pembelajaran klasikal, aktivitas siswa yang berkaitan dengan kegiatan pembelajaran, dan respon positif siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan CTL. Desain penelitian yang digunakan adalah one-shot case study. Unit eksperimen dalam penelitian ini adalah kelas dengan jumlah siswa sebanyak 29 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan CTL pada pembelajaran matematika efektif diterapkan di Sekolah Menengah Pertama dengan rincian: (1) Rata-rata nilai (post-test) hasil belajar matematika siswa adalah 81,62 dengan standar deviasi 7,18. Hasil tersebut menunjukkan bahwa 28 siswa (96,55%) telah mencapai ketuntasan individu atau ketuntasan klasikal telah terpenuhi; (2) Rata-rata persentase siswa yang mencapai frekuensi kegiatan efektif sebesar 76,3%; dan (3) Respon siswa menunjukkan respon positif terhadap pendekatan CTL dengan nilai prsentase sebesar 77,87%.
PEMBEALAJARAN MASTER (MOTIVATING, ACQUARING, SEARCHING, TRIGGERING, EXHIBITING, REFELECTING) DITINJAU DARI KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA DAN KEMANDIRIAN BELAJAR Murni, Murni; Aprisal, Aprisal; Nurhidayah, Nurhidayah; Syamsuddin, Syaiful
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2023): May-August 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran terhadap pemahaman konsep matematika dan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Majene dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Pada penelitian ini kelas IX B sebagai kelas eksperimen dan kelas IX E sebagai kelas kontrol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran MASTER (Motivating, Acquiring, Searching, Triggering, Exhibiting, Reflecting) dan model pembelajaran langsung efektif ditinjau dari pemahaman konsep matematika dan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi-eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Hasil analisis deskriptif menunjukkan adanya perbedaan keterlaksanaan pembelajaran oleh siswa dimana pada kelas eksperimen berada pada kategori sangat baik sedangkan kelas kontrol berada pada kategori baik. Selanjutnya hasil analisis inferensial menunjukkan model pembelajaran terhadap pemahaman konsep matematika dan kemandirian belajar siswa.
Model Pengukuran Kompetensi Profesional untuk Guru Musik Utami, Mutiara Arlisyah Putri; Syamsuddin, Syaiful
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2261

Abstract

Abstrak Penelitian ini berfokus pada standar kompetensi profesional khususnya guru music pada sekolah menengah dalam pendidikan seni. Standar profesional guru musik selama ini masih menjadi permasalahan dalam pembelajaran pendidikan seni. Penelitian ini mengonseptualisasikan tiga proses integrasi dalam analogi kompetensi profesional, pembelajaran musik dan guru musik; mendefinisikan dan menghubungkan berbagai teori dengan perspektif penelitian; kemudian mengembangkan dan memvalidasi faktor-faktor yang dibentuk untuk standar profesionalisme guru musik. Teknik Sampling menggunakan purposive sampling yang melibatkan 180 guru musik dari 100 sekolah menengah. Hasil analisis faktor eksploratory menunjukkan jumlah faktor yang mengubah standar kompetensi guru musik dari delapan menjadi empat, yaitu kriteria penilaian, kriteria kinerja, penguasaan kurikulum, dan evaluasi dengan nilai KMO sebesar 0,732. Hasil analisis faktor confirmatory menunjukkan nilai probabilitas sebesar 0.13, RMSEA 0.06, CMIN/DF 1.64, GFI 0.93, dan AGFI 0.92. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model atau faktor yang terstruktur tersebut cocok untuk menggambarkan standar kompetensi profesional guru musik pendidikan seni rupa.