Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Improved learning outcomes for 60 meter sprint running using traditional games in SDN Pulo Lor 1 Class VI Kabupaten Jombang. Hidayat, Zakaria Wahyu; Hamid, Faisol; Nenggar, Aditya Harja
PHEDHERAL Vol 21, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/phduns.v21i2.93794

Abstract

Mastery of basic running movements is a basic element in running, especially short distance running. The benchmark for success in running training is students' mastery of basic running movements. Students in elementary schools generally do not have good skills, so this element of movement must receive priority in development. One of the important running numbers is speed. When doing basic running training, it turns out that the ability in this matter is still low. The running ability of class VI students at SD Negeri Pulo Lor 1 Jombang Regency is still low. Classroom action research was then carried out to see the improvement in learning outcomes of 49 students by providing treatment with the black and green and gobak sodor games. Conclusions of the research on the results of learning skills for running a short distance of 60 meters using traditional games for class VI students at SD Negeri Pulo Lor 1 Jombang. On average there was an increase in results starting from cycles I and II which had been given from cycles I and cycles II an increase of 34.7%. The average score shows the student's level of completeness. By implementing this traditional game, students' learning skills improve and teachers are more creative and innovative in managing learning.
Tingkat Keterampilan Teknik Dasar Smash dalam Permainan Bolavoli pada Mahasiswa Pendidikan Jasmani Zen, Mohammad Zaim; Ma’arif, Ilmul; Prasetyo, Guntum Budi; Hidayat, Zakaria Wahyu
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 5 No. 3 (2024): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v5i3.627

Abstract

In this case it is known that the research objective is to determine the level of basic smash bolavoli technique skills, this study uses a survey method with tests and measurements to obtain actual data. The population is 75 physical education students, for the sampling method with total sampling every existing population is considered as a sample. The smash skill test tool is based on the target score in the field with five opportunities. data analysis methods using quantitative descriptive analysis and percentages. Based on the results of the smash skill test, data were obtained in the excellent category 0 (0%), good 39 (52%), moderate 31 (41.33%), less 5 (6.67%), and very less 0 (0%). So that by looking at the results of the study it is known that the conclusion of this study is that smash skills are in the good category.
Kejuaraan UPJB Cup untuk Melatih Mental Atlet Karate Kabupaten Jombang Hidayat, Zakaria Wahyu; Nenggar, Aditya Harja; Hamid, Faisol; Zen, Mohammad Zaim
INSAN CENDEKIA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): INSAN CENDEKIA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/ic.v3i3.867

Abstract

Karate adalah seni bela diri tanpa senjata yang ampuh dan bertujuan untuk mengatasi segala bentuk rintangan, yang dicapai dengan mengembangkan kepribadian melalui latihan-latihan tertentu. Mempersiapkan atlet untuk bertanding membutuhkan latihan mental yang dilakukan secara sistematis dan sejak dini. Latihan ini bertujuan untuk mencapai performa maksimal dengan melibatkan empat unsur penting, yaitu kemampuan fisik, teknik, taktik, dan mentalitas. Unsur-unsur tersebut saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Namun, kesiapan mental seringkali menjadi faktor penentu, terutama ketika atlet sudah memiliki kondisi fisik, teknik, dan taktik yang baik tetapi mengalami penurunan mental saat pertandingan. Latihan mental sangat penting untuk membangun kesiapan mental yang tangguh, terutama dalam menghadapi tekanan pertandingan. Teknik latihan mental melibatkan berbagai aspek psikologis yang dirancang untuk meningkatkan kualitas mental atlet. Tiga teknik utama latihan mental mendapat perhatian khusus dalam mempersiapkan atlet untuk bertanding. Latihan mental yang tepat diharapkan dapat membantu atlet mencapai performa terbaiknya. Mentalitas seorang juara bukanlah keterampilan bawaan melainkan dikembangkan melalui pengaruh lingkungan sekitar dan tekad pribadi atlet. Oleh karena itu, latihan mental yang efektif berperan penting dalam membangun kesiapan mental yang tangguh, sehingga para atlet dapat bersaing dengan sebaik-baiknya di arena pertandingan.
Pengaruh Pengembangan Pembelajaran Gerak Dasar Lokomotor (Lompat Dan Loncat) Terhadap Kelincahan Tunagrahita Hidayat, Zakaria Wahyu; Hamid, Faisol; Nenggar, Aditya Harja
PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol. 6 No. 1 (2025): PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/pjga.v6i1.1106

Abstract

Kelincahan merupakan salah satu komponen kebugaran jasmani yang sangat penting bagi anak tunagrahita sedang dalam menunjang aktivitas fungsional sehari-hari. Namun, keterbatasan perkembangan motorik menyebabkan sebagian besar anak tunagrahita memiliki tingkat kelincahan yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh latihan gerak dasar lokomotor dan gerak manipulatif terhadap peningkatan kelincahan siswa tunagrahita sedang.Penelitian ini menggunakan desain eksperimen One Group Pretest–Posttest Design dengan sampel sebanyak 20 siswa tunagrahita sedang usia 8–12 tahun. Instrumen pengukuran kelincahan menggunakan tes shuttle run 10 m × 4 yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Perlakuan diberikan selama delapan minggu (16 pertemuan) melalui latihan gerak lokomotor dan manipulatif berbasis permainan. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rerata nilai kelincahan dari 9,62 pada pre-test menjadi 13,25 pada post-test. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi p = 0,006 (p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa latihan gerak lokomotor dan manipulatif memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kelincahan siswa tunagrahita sedang.Dengan demikian, latihan gerak lokomotor dan manipulatif berbasis permainan efektif digunakan sebagai alternatif pembelajaran pendidikan jasmani adaptif untuk meningkatkan kelincahan siswa tunagrahita sedang