Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pendekatan Scientific Aproach Yang Terintegrasi dalam Model Pembelajaran Berbasis Proyek (PBP) Sebagai Upaya Pencapaian Kompetensi Ilmiah Mahasiswa Pada Program Studi Pendidikan Fisika FKIP UPR Saulim D.T. Hutahaean; Muhammad Nawir; Theo Jhoni Hartanto
JURNAL PENDIDIKAN Vol 18 No 2 (2017): Jurnal Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jpn.v18i2.941

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengimple-mentasikan Pembelajaran Pendekatan Scientific Aproach yang Terintegrasi dalam Model Pembelajaran Berbasis Proyek (PBP)Sebagai Upaya Pencapaian Kompetensi Ilmiah Mahasiswa PadaProgram Studi Pendidikan Fisika FKIP UPR. Secara rincikompetensi yang diteliti adalah keterampilan mahasiswa dalam: a)melakukan perencanaan, b) melakukan perancangan,c) melaksanakan penyelidikan, dan d) melakukan pelaporan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studikasus dan desain penelitian praeksperimen dengan rancangan OneGroup Pretest-Posttest Design, dimana sampel penelitian ini adalah48 orang mahasiswa prodi fisika yang sedang menempuh mata kuliahpengembangan program pengajaran fisika. Data kuantitatif diperolehmelalui tes kinerja dan tes kognitif yang kemudian dianalisis secaradeskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasiPembelajaran Pendekatan Scientific Aproach yang Terintegrasidalam Model Pembelajaran Berbasis Proyek (PBP) membawadampak pada penguasaan keterampilan mahasiawa dalam hal a)melakukan perencanaan kategori cukup baik, b) melakukanperancangankategori baik, c) melaksanakan penyelidikan kategorisangat baik, dan d) melakukan pelaporan kategori baik.
Penerapan Model Pembelajaran Langsung dengan Bantuan Media Simulasi PHET pada Mata Pelajaran IPA Materi Listrik Dinamis Theo Jhoni Hartanto; Hariani Suhardi
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 1 No. 2 (2019): Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Physics Education Tecnology atau PHET merupakan sebuah media simulasi pembelajaran berbasis aktivitas laboratorium virtual yang memudahkan pembelajaran bagi guru dan siswa sebagai media pembelajaran di ruang kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) aktivitas siswa, (2) ketuntasan hasil belajar siswa, dan (3) respon siswa. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen. Sampel dalam penelitian adalah kelas IX-7 dengan jumlah 32 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar aktivitas siswa, tes hasil belajar, dan angket respon. Hasil analisis data diperoleh aktivitas siswa: (a) persentase pengamatan aktivitas siswa melakukan diskusi kelompok sebesar 28,1%, (b) siswa belajar dengan memanfaatkan media PHET sebesar 24,6%, (c) siswa memperhatikan penjelasan guru saat mendemonstrasikan cara menjalankan media PHET sebesar 21,9%, (d) siswa melakukan latihan lanjutan sebesar 13,9%. Hasil yang berkaitan dengan belajar kognitif siswa: ketuntasan individu sebanyak 23 siswa tuntas belajarnya dan 9 siswa tidak tuntas. Respon siswa terhadap pembelajaran yaitu 100% siswa menyatakan cara guru mengajar menarik, 100% siswa menyatakan belajar dengan media simulasi PHET menarik, 72% siswa menyatakan suasana kelas sangat senang, 78% sangat setuju memudahkan siswa memahami pembelajaran, dan 90,6% siswa belum pernah belajar dengan menggunakan media PHET sebelumnya.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada Materi Tekanan Noor Hidayati; Andi Bustan; Theo Jhoni Hartanto
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 3 No. 1 (2021): Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/bpjps.v3i1.3679

Abstract

Abstrak
Pengembangan LKPD IPA Berbasis Pendekatan Saintifik pada Materi Pesawat Sederhana di Kelas VIII SMP Audina Pratiwi; Theo Jhoni Hartanto; Saulim DT Hutahaean
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 4 No. 1 (2022): Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/bpjps.v4i1.5298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil validasi isi, validasi guru dan respon peserta didik terhadap LKPD IPA berbasis pendekatan saintifik pada materi pesawat sederhana di kelas VIII SMP Negeri 6 Palangka Raya. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE. Model ADDIE memiliki lima tahapan yaitu tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Uji coba LKPD IPA berbasis pendekatan saintifik dilakukan di SMP Negeri 6 Palangka Raya kelas VIII-4. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan penilaian validasi isi, validasi guru serta pemberian angket respon peserta didik. Hasil analisis penilaian validasi isi menunjukkan persentase rata-rata 85,29% dengan kriteria sangat baik sehingga LKPD IPA berbasis pendekatan saintifik dinyatakan valid. Hasil analisis penilaian validasi guru menunjukkan persentase rata-rata 88,96% dengan kriteria sangat baik sehingga LKPD IPA berbasis pendekatan saintifik dinyatakan valid. Hasil analisis respon peserta didik terhadap LKPD IPA menunjukkan presentase rata-rata 78,74% dengan kriteria baik.
IMPROVING LEARNING OUTCOMES THROUGH PROBLEM BASED LEARNING ON EARTH AND SOLAR SYSTEM MATERIALS Arianti, Lisa; Theo Jhoni Hartanto; Pri Ariadi Cahya Dinata
BALANGA: Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 13 No. 1 (2025): Journal Balanga Edisi Januari-Juni 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, FKIP, Universitas Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/balanga.v13i1.17341

Abstract

This research aims to improve the learning outcomes of class VII-1 students at SMP Negeri 5 Palangka Raya on Earth and Solar System material by using the Problem Based Learning (PBL) learning model. The research subjects consisted of 28 students, consisting of 14 male students and 14 female students, who were part of class VII-1 of SMP Negeri 5 Palangka Raya. The type of research used is Classroom Action Research which is carried out in two cycles, where each cycle consists of two meetings. Each cycle includes planning, implementation, observation and reflection stages. The research results showed that the application of the Problem Based Learning (PBL) learning model in cycles I and II succeeded in improving student learning outcomes. The average value of learning outcomes for class VII-1 students increased in each cycle, namely in cycle I (77.30) and cycle II (80.76). Apart from that, the level of learning completion of students also increased, from 88.46% in cycle I to 92.30% in cycle II. Thus, it can be concluded that the application of the Problem Based Learning (PBL) learning model can improve the learning outcomes of class VII-1 students on Earth and Solar System material at SMP Negeri 5 Palangka Raya for the 2023/2024 academic year.
Penerapan PBL dengan Multi-Representasi untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMP Frency Sapetrus; Pri Ariadi Cahya Dinata; Theo Jhoni Hartanto
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 7 No. 1 (2025): Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/bpjps.v7i1.19597

Abstract

Permasalahan rendahnya keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran IPA masih sering dijumpai, khususnya ketika mereka dihadapkan pada materi yang membutuhkan pemahaman konseptual dan pemecahan masalah. Kondisi ini menunjukkan perlunya penerapan model pembelajaran yang mampu mendorong peserta didik untuk berpikir lebih mendalam dan aktif terlibat dalam proses belajar. Problem Based Learning dengan Multi-Representasi didefinisikan sebagai model pembelajaran berbasis masalah yang menggunakan berbagai bentuk representasi untuk menyajikan informasi, mendukung penyelesaian masalah, dan memperdalam pemahaman peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan Model Problem Based Learning dengan Pendekatan Multi-Representasi efektif dalam meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta didik SMP di kota Palangka Raya pada Materi Usaha dan Energi. Penelitian ini menggunakan desain pre- experimental design dengan “One Grup Pretest Posttest”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP di kota Palangka Raya, dengan sampel penelitian adalah peserta didik kelas VIII-B berjumlah 15 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan berpikir kritis sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) perlakuan. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata skor keterampilan berpikir kritis peserta didik sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) perlakuan yang ditunjukan dengan nilai mean pretest sebesar 21,917 dan mean posttest meningkat menjadi 64,083. Hasil uji statistik inferensial menggunakan uji Uji Wilcoxon Signed-Rank Test (alternatif uji karena data posttest tidak normal) menunjukkan bahwa penerapan model PBL dengan pendekatan Multi-Representasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik, dengan nilai Z = - 3,412 dengan Asymp. Sig. (2-tailed) < 0,001 pada taraf signifikansi α = 0,05. Selain itu, hasil perhitungan N-Gain Score dengan nilai rata-rata N-Gain keseluruhan adalah 0,54 menunjukkan kategori peningkatan sedang. Sehingga dapat dikatakan bahwa penggunaan PBL dengan multi-representasi secara signifikan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa penerapan model PBL dengan pendekatan Multi-Representasi dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik serta mendukung implementasi Kurikulum Merdeka dan penguatan kompetensi abad ke-21.