ZA, Ayulia Fardila Sari
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manfaat Kelor ( Moringa Oleifera) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Anak Usia Dini Susanti, Awari; Mayasari, Endang; Kasumayanti, Erma; Z.R, Zurahmi; ZA, Ayulia Fardila Sari
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.22966

Abstract

Kelor merupakan salah satu pohon tropis dan sub tropis paling banyak manfaatnya, bernilai ekonomis tinggi dan banyak dikembangbiakkan, terutama pada negara-negara dengan angka kemiskinan tinggi, kesehatan buruk, dan malnutrisi. Data yang diperoleh di lapangan dianalisis secara deskriptif. Pengumpulan data tentang Manfaat Kelor Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Anak Usia Dini dilakukan dengan cara wawancara kepada salah satu pengurus Puskesmas. Pengetahuan mengenai Stunting pada anak setelah edukasi didapati pemahaman yang lebih rinci baik itu dari pemahaman dasar hingga mengenai pemanfaatan bahan makan daun kelor untuk pencegahan Stunting pada  anak-anak yang berada pada persentase 96,6 %. Setelah melakukan edukasi ini juga persentase kasus Stunting pada anak di Kabupaten Kampar mengalami penurunan. Diharapkan edukasi ini dilakukan dapat menjadi bahan penambahan informasi dan menjadi penambahan pengetahuan bagi masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Kampar. Serta diharapkan tim dapat memperluas sasaran agar pemanfaatan daun kelor untuk mencegah Stunting pada anak dapat dilakukan secara maksimal.
PENGUATAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) MELALUI EDUKASI, GOTONG ROYONG, DAN DIGITALISASI DI MASYARAKAT Afriyanti, Esi; Fatmadona, Rika; ZA, Ayulia Fardila Sari; Roza, Shelvy Haria; Rahmadoni, Jefril
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.34949

Abstract

Abstrak: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) masih menjadi tantangan di masyarakat pedesaan karena rendahnya konsistensi dalam praktik sehari-hari. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan PHBS melalui kegiatan penyuluhan, sosialisasi, gotong royong, pembagian abate, serta pendampingan digital di Kenagarian Tanjung Bingkung dengan melibatkan sekitar 70 peserta dari berbagai kelompok masyarakat. Evaluasi dilakukan melalui observasi, pretest tentang PHS yang berisi 20 pertanyaan, dan wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan mencuci tangan enam langkah, dari 42% sebelum intervensi menjadi 95% setelah penyuluhan. Selain itu, indikator penggunaan jamban sehat, ASI eksklusif, dan pengelolaan sampah mencapai lebih dari 80%. Program ini juga meningkatkan softskill berupa partisipasi aktif dan gotong royong warga sekitar 40–50%. Temuan ini membuktikan bahwa intervensi berbasis edukasi dan pemberdayaan mampu meningkatkan praktik PHBS secara nyata di masyarakat. Abstract: Clean and Healthy Living Behavior (CHLB) remains a challenge in rural communities due to the lack of consistency in daily practices. This community service aimed to improve knowledge and skills related to CHLB through counseling, socialization, community clean-up, abate distribution, and digital assistance in Tanjung Bingkung Village, involving around 70 participants from various community groups. Evaluation was carried out using observation, a 20-question pre-test on PHBS, and interviews. The results showed a significant increase in handwashing skills, from 42% before the intervention to 95% afterward. Other indicators such as healthy latrine use, exclusive breastfeeding, and waste management reached more than 80%. The program also enhanced soft skills, including active participation and community cooperation, by around 40–50%. These findings demonstrate that education and empowerment-based interventions can effectively improve CHLB practices in rural communities.