Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : SCIENTIFIC JOURNAL OF NURSING RESARCH

HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN LATIHAN MOBILISASI DINI PASIEN POST OPERASI APPENDIKTOMI DI RUANG BEDAH RSUD dr. ABDUL AZIZ SINGKAWANG TAHUN 2021 Sari, Delsy Cantika; Susito, Susito; Limson, Leonatus
Scientific Journal of Nursing Research Vol 3, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/sjnr.v3i2.1291

Abstract

ABSTRAK Operasi usus buntu atau operasi pengangkatan usus buntu adalah operasi perut darurat yang sering dilakukan di berbagai negara di dunia. Latihan mobilisasi pada pasien pasca operasi dapat mempertahankan keadaan homeostasis dan komplikasi yang timbul akibat imobilisasi dapat dikurangi seminimal mungkin. Ketakutan akan mengendur atau robeknya luka pasca operasi menyebabkan informan menjadi malas untuk melakukan mobilisasi dini. Suatu latihan gerak memerlukan motivasi atau rangsangan dorongan serta daya pembangkitan yang dimiliki oleh seseorang agar orang tersebut menunjukkan perilakunya terhadap latihan gerak. Semakin kuat motivasi seseorang maka akan semakin cepat mencapai tujuan dan kepuasan. Mengetahui hubungan motivasi dengan latihan mobilisasi dini pada pasien post operasi apendektomi di Ruang Operasi RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang pada tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain korelasional prediktif. Metode pendekatan menggunakan studi penelitian cross sectional. Analisis data menggunakan uji statistik korelasi chi square. Teknik pengambilan sampel berupa non probability sampling pada pasien post operasi usus buntu dengan jumlah sampel 30 responden. Instrumen yang digunakan adalah angket tahapan motivasi dan observasi latihan mobilisasi. Operasi usus buntu atau operasi pengangkatan usus buntu adalah operasi perut darurat yang sering dilakukan di berbagai negara di dunia. Latihan mobilisasi pada pasien pasca operasi dapat mempertahankan keadaan homeostasis dan komplikasi yang timbul akibat imobilisasi dapat dikurangi seminimal mungkin. Ketakutan akan mengendur atau robeknya luka pasca operasi menyebabkan informan menjadi malas untuk melakukan mobilisasi dini. Suatu latihan gerak memerlukan motivasi atau rangsangan dorongan serta daya pembangkitan yang dimiliki oleh seseorang agar orang tersebut menunjukkan perilakunya terhadap latihan gerak. Semakin kuat motivasi seseorang maka akan semakin cepat mencapai tujuan dan kepuasan. Mengetahui hubungan motivasi dengan latihan mobilisasi dini pada pasien post operasi apendektomi di Ruang Operasi RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang pada tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain korelasional prediktif. Metode pendekatan menggunakan studi penelitian cross sectional. Analisis data menggunakan uji statistik korelasi chi square. Teknik pengambilan sampel berupa non probability sampling pada pasien post operasi usus buntu dengan jumlah sampel 30 responden. Instrumen yang digunakan adalah angket tahapan motivasi dan observasi latihan mobilisasi.
Pengaruh Pemberian Jus Jambu Biji Merah Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Panti Werdha Sinar Abadi Susito, Susito; Susanti, Nikki; Sari, Dian Eka
Scientific Journal of Nursing Research Vol 1, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/sjnr.v1i2.1062

Abstract

Hipertensi dikategorikan sebagai The silent killer karena penderita tidak mengetahui dirinya mengidap hi- pertensi sebelum memeriksakan tekanan darahnya. Padahal bila terjadi hipertensi terus-menerus bisa memicu stroke, seiring dengan bertambahnya usia maka tekanan darah akan bertambah tinggi, karena pada lansia ter- jadi perubahan pada pembuluh darah yang menyebabkan hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeta- hui pengaruh pemberian jus jambu biji merah terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain penelitian quasy experiment dengan pre and post without control. Penelitian ini dilaksanakan di Panti Werdha Sinar Abadi Singkawang pada tanggal 13 – 26 Februari 2017. Analisa data menggunakan uji statistik Paired T test dan Teknik pengambilan sampel beru- pa purposive sampling. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 17 responden. Berdasarkan hasil penelitian setelah pemberian jus jambu biji merah didapatkan nilai tekanan darah sistolik dengan nilai p value =0,002 (p value<0.05) dan tekanan darah diastolik dengan nilai p value =0,001 (p value<0,05). Dapat disimpulkan bahwa dengan meminum jus jambu biji merah secara rutin dapat menurunkan tekanan darah. Diharapkan jus jambu biji merah ini dapat dijadikan alternatif pengobatan non farmakologis dalam menangani kasus hipertensi serta petugas kesehatan dapat mensosialisasikan kepada masyarakat tentang manfaat jus jambu biji merah.
HUBUNGAN INTENSITAS NYERI DENGAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN POST OPERASI LAPARATOMI Kasanova, Juana; Susito, Susito; Barlia, Gusti
Scientific Journal of Nursing Research Vol 3, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/sjnr.v3i1.1195

Abstract

Laparatomi merupakan salah satu prosedur pembedahan mayor dengan melakukan penyayatan pada lapisan-lapisan dinding abdomen untuk mendapatkan bagian organ abdomen yang mengalami masalah (hemoragi, porforasi, kanker dan obstruksi). Laparatomi dilakukan pada kasus-kasus seperti apendisitis porforasi, hernia inguinalis, kanker lambung, kanker kolon dan rektum, obstruksi usus, inflamiasi usus kronis, kolestisitis dan peritonitis. Desain penelitian ini adalah penelitian Literatur Riview atau tinjauan pustaka. Metode penelitian yang digunakan yaitu cross sectional dan studi kasus, mulai dari tahun 2011 hingga tahun 2019 yang diakses fulltext dalam format pdf. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang Hubungan Intensitas Nyeri Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Post Operasi Laparatomi pada Tahun 2021. Teknik pengambilan sampel menggunakan Nonprobability Sampling dengan spesifikasi Purposiv Sampling. Sampel yang diambil merupakan bagian sampel yang dari masing-masing jurnal yang di dapat, yaitu ada sebanyak 10 jurnal yang diperoleh dari masing-masing sampelnya. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis anotasi bibliografi (annotated bibliography). Dari hasil penyaringan jurnal dan setelah dianalisa berdasarkan kriteria inklusi yang dibutuhkan penulis, didapatkan hasi 10 jurnal literatur yang relevan atau sesuai dengan topik penelitian.
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN LATIHAN MOBILISASI DINI PASIEN POST OPERASI APPENDIKTOMI DI RUANG BEDAH RSUD dr. ABDUL AZIZ SINGKAWANG TAHUN 2020 Sari, Delsy Cantika; Susito, Susito; Limson, Leonatus
Scientific Journal of Nursing Research Vol 2, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/sjnr.v2i1.1182

Abstract

Operasi usus buntu atau operasi pengangkatan usus buntu adalah operasi perut darurat yang sering dilakukan di berbagai negara di dunia. Latihan mobilisasi pada pasien pasca operasi dapat mempertahankan keadaan homeostasis dan komplikasi yang timbul akibat imobilisasi dapat dikurangi seminimal mungkin. Ketakutan akan mengendur atau robeknya luka pasca operasi menyebabkan informan menjadi malas untuk melakukan mobilisasi dini. Suatu latihan gerak memerlukan motivasi atau rangsangan dorongan serta daya pembangkitan yang dimiliki oleh seseorang agar orang tersebut menunjukkan perilakunya terhadap latihan gerak. Semakin kuat motivasi seseorang maka akan semakin cepat mencapai tujuan dan kepuasan. Mengetahui hubungan motivasi dengan latihan mobilisasi dini pada pasien post operasi apendektomi di Ruang Operasi RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang pada tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain korelasional prediktif. Metode pendekatan menggunakan studi penelitian cross sectional. Analisis data menggunakan uji statistik korelasi chi square. Teknik pengambilan sampel berupa non probability sampling pada pasien post operasi usus buntu dengan jumlah sampel 30 responden. Instrumen yang digunakan adalah angket tahapan motivasi dan observasi latihan mobilisasi. Hasil menggambarkan bahwa di ruang bedah RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang tahun 2020 sebagian dari responden mempunyai motivasi yang kurang yaitu terdapat 15 responden (50%) dan kurang melakukan mobilisasi dini yaitu terdapat 12 responden (40%). Dari penghitungan statistik dengan uji chi square dengan nilai p value 0,020 yang berarti bahwa, nilai tersebut lebih kecil dari nilai signifikansi yaitu 0,05 oleh karena itulah maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan motivasi dengan latihan mobilisasi dini.
PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP PERUBAHAN TINGKAT NYERI PASIEN POST OPERASI APPENDIKTOMY: LITERATURE REVIEW Nurfazatie, Rizca; Susito, Susito; Nurbani, Nurbani
Scientific Journal of Nursing Research Vol 2, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/sjnr.v2i2.1183

Abstract

Tindakan appendiktomi merupakan peristiwa kompleks sebagai ancaman potensial atau aktual pada integritas seseorang baik biopsikososial spiritual yang dapat menimbulkan respon berupa nyeri. Nyeri merupakan pengalaman yang tidak menyenangkan, baik sensori maupun emosional yang merupakan akibat dari kerusakan jaringan aktual atau potensial dan merupakan suatu hal yang dapat mengganggu dan menyulitkan bagi sebagian besar orang yang mengalami hal ini. Rasa nyeri dapat dikurangi secara farmakologis seperti obat-obatan analgesia dan nonfarmakologis salah satunya adalah melakukan mobilisasi dini untuk mengalihkan perhatian klien dari nyeri menuju aktivitas gerak yang dilakukan sesuai panduan. Mobilisasi dini adalah tindakan yang dilakukan untuk selekas mungkin membimbing penderita keluar dari tempat tidurnya dan membimbingnya selekas mungkin berjalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi apakah ada pengaruh mobilisasi dini terhadap perubahan tingkat nyeri. Metode penelitian menggunakan penelitian kepustakaan atau kajian literatur yang bersumber dari artikel maupun jurnal dengan menggunakan 6 kajian literatur. Didapatkan hasil yaitu mobilisasi selalu dilakukan setelah 24 jam pertama post operasi. Dapat disimpulkan bahwa Adanya pengaruh mobilisasi dini terhadap perubahan tingkat nyeri.