Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Numerical Analysis and Taguchi Optimization of Bird Strike Resistance on Helicopter Engine Cowling Using Lattice Structure Warsiyanto, Budi Aji; Widanto, Muhammad Hadi; Sari, Rafika Arum; Rizki, Alfan; Putera, Rizky Akmal
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 8 (2025): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i8.52086

Abstract

Bird strikes pose a major risk to the safe operation of aircraft. This study evaluates a sandwich structure design with a lattice material as a helicopter engine protection device. Advances in additive manufacturing have enabled the advancement and fabrication of architected cellular materials. The lattice structures were assessed computationally through nonlinear dynamic finite element method, considering variations in topology, materials, and relative density. The Taguchi approach was used to establish the ideal lattice structure by maximizing specific energy absorption (SEA). The results showed that a body-centered cubic Z (BCCZ) lattice structure using Ti-6Al-4V material and 30% relative density performed the best at absorbing impact energy. Additionally, the sandwich structure that uses BCCZ lattice, effectively protected the engine cowling under the operational speed of a helicopter. The findings indicate that the BCCZ lattice core enhances the impact resistance of composite materials by minimizing structural deformation. Moreover, a quasi-isotropic layup combined with a lattice material sandwich plate provides superior impact resistance, deformation control, and damage mitigation compared to other sandwich designs.
Analisis Risk Priority Number (RPN) Menggunakan Failure Mode And Effects Analysis (FMEA) Terhadap Hasil Inspeksi Airworthiness Putra, Rizky Aulia; Lestari, Aprilia Sakti Kusuma; Sari, Rafika Arum
Jurnal Mahasiswa Dirgantara Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Dirgantara
Publisher : FTK UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jmd.v4i2.177

Abstract

Keselamatan penerbangan merupakan aspek krusial yang dijaga melalui standar teknis dan prosedur inspeksi kelaikudaraan (airworthiness). Namun, hasil inspeksi masih berpotensi mengandung kegagalan baik teknis maupun administratif yang berdampak pada legalitas dan keselamatan operasi pesawat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi kegagalan pada hasil inspeksi kelaikudaraan serta menentukan prioritas risikonya menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Analisis dilakukan dengan menghitung Risk Priority Number (RPN) melalui tiga parameter, yaitu Severity (S), Occurrence (O), dan Detection (D). Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan personel inspeksi, dan telaah dokumen teknis. Hasil penelitian menemukan empat potensi kegagalan utama, yaitu kerusakan kursi cabin crew (RPN 150), dokumen pesawat hampir kedaluwarsa (RPN 140), laporan uji altimeter dan transponder (RPN 96), serta Slide Assy Escape mendekati kedaluwarsa (RPN 81). Berdasarkan temuan tersebut, kerusakan kursi cabin crew memiliki risiko tertinggi. Rekomendasi perbaikan mencakup digitalisasi dokumentasi, penerapan sistem pengingat otomatis, peningkatan pemeriksaan fisik kabin, serta integrasi metode FMEA ke dalam SOP inspeksi guna meningkatkan efektivitas pengawasan kelaikudaraan.
Analisis Risiko Operasional Pesawat Latih Cessna 172 pada Kejadian Hard Landing di Sekolah Penerbangan Indonesia Menggunakan Metode HIRA Gema Agung Nurachmat; Sakti, Aprilia; Sari, Rafika Arum
Jurnal Mahasiswa Dirgantara Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Dirgantara
Publisher : FTK UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jmd.v4i2.206

Abstract

Hard landing merupakan kejadian kritis yang dapat memengaruhi keselamatan dan kelayakan operasional pesawat selama proses pendaratan, khususnya pada pesawat latih yang dioperasikan oleh siswa penerbang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko operasional pesawat latih Cessna 172 dalam kondisi hard landing menggunakan metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA). Data penelitian diperoleh dari laporan kejadian hard landing yang terdokumentasi di salah satu sekolah penerbangan di Indonesia dalam periode Juni 2023 hingga Juni 2025, yang mencakup sejumlah kejadian operasional, serta didukung oleh hasil wawancara dan survei terhadap pilot dan teknisi. Analisis risiko dilakukan dengan mengidentifikasi bahaya, menentukan nilai likelihood dan severity berdasarkan skala standar HIRA, kemudian menghitung nilai risiko menggunakan pendekatan perkalian (Risk = Likelihood × Severity). Hasil analisis menunjukkan terdapat 6 potensi bahaya utama dengan nilai risiko bervariasi, dimana 1 risiko termasuk kategori tinggi (nilai 4B) yaitu kerusakan landing gear, 3 risiko kategori sedang (4E, 3B), dan 2 risiko kategori rendah (3E, 2E). Temuan ini menunjukkan bahwa risiko dominan berada pada komponen struktural utama pesawat, sehingga diperlukan peningkatan prosedur inspeksi, khususnya pada landing gear melalui optimalisasi pre-flight check dan penguatan pelatihan operasional. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengelolaan risiko operasional pada lingkungan sekolah penerbangan berbasis pendekatan kuantitatif HIRA.
Pelatihan Perakitan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) dengan Pemanfaatan Komponen dan Peralatan UAV untuk Meningkatkan Daya Saing Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Warsiyanto, Budi Aji; Agustianingsih, Riskha; Widanto, Muhammad Hadi; Fairuza, Syarifah; Sari, Rafika Arum; Jayadi, Muhammad
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.19446

Abstract

Background: Pesatnya perkembangan industri Unmanned Aerial Vehicle (UAV) membuka peluang besar bagi lulusan pendidikan vokasi untuk terlibat dalam sektor teknologi dan rekayasa. Namun, keterbatasan fasilitas praktik dan dominasi pembelajaran teoritis di SMK menjadi tantangan dalam menyiapkan lulusan yang siap kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pelatihan UAV berbasis praktik bagi siswa SMK Angkasa 1 Jakarta guna meningkatkan daya saing dan keterampilan teknis mereka. Metode: Metode pelatihan yang diterapkan mencakup sosialisasi, demonstrasi, dan pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning), yang diikuti oleh 30 siswa dari jurusan teknik terkait. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi, dan kuesioner. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan skor pengetahuan siswa dari 79,43 menjadi 88,00 (p = 0,007). Hasil kuesioner menunjukkan tingkat kepuasan siswa dan guru yang tinggi, dengan rata-rata skor di atas 4,00 dari skala 5. Observasi juga mengungkap keterlibatan aktif siswa serta tantangan dalam hal keterbatasan fasilitas dan tenaga pengajar. Kesimpulan: Kesimpulannya, pelatihan UAV berbasis praktik terbukti efektif meningkatkan kompetensi siswa dan layak untuk diintegrasikan ke dalam kurikulum atau kegiatan ekstrakurikuler di SMK.