Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

DETEKSI DINI PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA USIA PRODUKTIF DI AKADEMI KEPERAWATAN YATNA YUANA LEBAK Siti Rochani
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 4 No 1 (2022): October
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v4i1.256

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) adalah penyakit yang tidak ditularkan dari individu ke individu lain. perubahan pola makan, merokok, konsumsi alkohol dan kurangnya aktivitas merupakan faktor resiko terjadinya penyakit tidak menular. Deteksi dini penyakit tidak menular merupakan cara untuk mengetahui faktor resiko terjadinya PTM. Tujuan dari Pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mendeteksi dini terjadinya penyakit tidak menular pada usia produktif. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan pemeriksaan yang dapat digunakan sebagai indikator penyakit tidak menular yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah dan pemeriksaan asam urat. Pemeriksaan dilakukan pada 42 peserta yang terdiri dari 35 peserta perempuan dan 7 peserta laki-laki dengan usia antara 23-60 tahun. Hasil pemeriksaan menunjukan sebagian besar peserta berusia lebih dari 40 tahun. Hasil pemeriksaan tekanan darah menunjukan 17 (40,48%) peserta memiliki tekanan darah normal, 19 (45,23%) peserta memiliki tekanan darah prehipertensi dan 6 (14,29%) peserta memiliki tekanan darah hipertensi. Hasil Pemeriksaan kadar gula darah menunjukan 34 (80,95%) peserta memiliki kadar gula dibawah 140 mg/dl dan 8 (19,05%) peserta memiliki kadar gula darah lebih dari 140 mg/dl. Berdasarkan hasil pemeriksaan asam urat 9 (25,72%) peserta memiliki kadar asam urat normal dan 26 (74,28%) peserta memiliki kadar asam urat lebih dari normal. Sebagian besar responden merasa puas dengan pengabdian masyarakat yang dilakukan dan pelaksanaan kegiatan sangat menarik serta sangat dibutuhkan masyarakat. Diharapkan kegiatan deteksi dini dapat dilakukan secara berkala bukan saja hanya pada usia produktif tetapi juga usia remaja. Kata Kunci: deteksi dini, PTM, usia produktif , EARLY DETECTION OF NON- COMMUNICABLE DISEASES AT THE PRODUCTIVE AGE IN NURSING ACADEMIC YATNA YUANA LEBAK Siti Rochani 1 Sumartini 2 Akademi Keperawatan Yatna Yuana Lebak siti_rochani78@yahoo.co.id ABSTRAC Non-Communicable Diseases (NCDs) are diseases that are not transmitted from one individual to another. Changes in diet, smoking, alcohol consumption and lack of activity are risk factors for non-communicable diseases. Early detection of non-communicable diseases is a way to determine the risk factors for PTM. The purpose of this community service is to earlier detect occurrences of non-communicable diseases at productive age. The method used is to carry out examinations that can be used as indicators of non-communicable diseases which include blood pressure checks, blood sugar checks and uric acid tests. The examination was carried out on 42 participants consisting of 35 female participants and 7 male participants aged between 23-60 years. The results of the examination showed that most of the participants were more than 40 years old. The results of the blood pressure examination showed 17 (40.48%) participants had normal blood pressure, 19 (45.23%) participants had prehypertension blood pressure and 6 (14.29%) participants had hypertensive blood pressure. The results of the examination of blood sugar levels showed 34 (80.95%) participants had sugar levels below 140 mg/dl and 8 (19.05%) participants had blood sugar levels more than 140 mg/dl. Based on the results of the uric acid examination 9 (25.72%) participants had normal uric acid levels and 26 (74.28%) participants had uric acid levels more than normal. Most of the respondents were satisfied with the community service carried out and the implementation of the activities was very interesting and very much needed by the community. It is hoped that early detection activities can be carried out regularly, not only at the productive age but also at the adolescent age. Key word : . Early detection, Non-Communicable Diseases, productive age
F Faktor–Faktor yang Berhubungan Dengan Pengambilan Keputusan Penggunaan Kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD) Pada WUS Di Puskesmas Rantau Pulut 1 Yenny Okvitasari; Siti Rochani; Izma Daud
Journal of Nursing Invention Vol. 5 No. 1 (2024): Journal of Nursing Invention
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jni.v5i1.529

Abstract

Background: Contraception is a tool used to minimize the rate of population growth. Contraceptive methods are divided into 2 categories, namely MKJP and Non MKJP. Intra Uterine Device (IUD) is an ideal long-term contraceptive in an effort to prevent pregnancy. Objective: The purpose of this study was to determine the factors associated with decision making for the use of Intra Uterine Device (IUD) contraception in WUS. Methods: This study used a quantitative research design with a cross sectional approach. The sampling technique used total sampling and the number of respondents was 134 WUS family planning acceptors. Data collection using a knowledge questionnaire. Results: The results of the Chi Square statistical test showed a p value (0.001) < α = (0.05) on knowledge, p value (0.001) < α = (0.05) on age, p value (0.008) < α = (0.05) on education, p value (0.000) < α = (0.05) on knowledge indicating that Ho is rejected and Ha is accepted or there is a relationship between knowledge, age, education, husband's support for the low rate of decision making on the use of Intra Uterine Device (IUD). Conclusion: The results of the relationship between variables are strong where knowledge, age, education, husband's support is related to decision making on the use of contraceptive Intra Uterine Device (IUD) with so that more adequate counseling and education is needed about contraceptive Intra Uterine Device (IUD).
Deteksi Dini Kanker Payudara Pada Remaja Putri Dan Ibu Usia Reproduktif Di Wilayah Jatimulya Rangkasbitung - Banten Siti Rochani; Garbito Pamboaji
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deteksi dini kanker payudara merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh tenaga kesehatan untuk masyarakat dalam upaya mencegah terjadinya kanker payudara. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kanker payudara dan mendeteksi sedini a kanker payudara. Metode Pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan tentang kanker payudara dan deteksi dini kanker payudara serta demonstrasi pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Evaluasi yang dilakukan  adalah dengan penyebaran kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan pre test dan post test. Peserta kegiatan adalah remaja putri dan ibu usia produktif yang berusia antara 17-60 tahun dengan jumlah 48 peserta. Hasil yang didapatkan yaitu tingkat pengetahuan peserta meningkat dari 17 (35,4%) peserta menjadi 47 (97,9%) peserta dengan nilai rata-rata pre test 6,25 dan nilai rata-rata post test 9.58.  Kemampuan peserta dalam melakukan SADARI juga meningkat dari 2 (4.17%) menjadi 48 (100%) peserta yang mampu melakukan SADARI . Tingkat kepuasan peserta adalah sangat merasa puas atas kegiatan yang dilakukan. Kegiatan pengabdian masyarakat deteksi dini kanker payudara efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan SADARI untuk mencegah kanker payudara. Kegiatan ini disarankan untuk terus dilakukan di semua tatanan masyarakat untuk mencegah terjadinya peningkatan kejadian kanker payudara.
RETRACTED: PENGEMBANGAN MODUL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS SOCIAL EMOTIONAL LEARNING MASALAH POKOK EKONOMI Safira Mardiyatul Husna; Siti Rochani; Robiyatul Akmalia; Sri Suci Rahmadani; Tiwi Putri Lestari; Safira Mardiyatul Husna; Siti Rochani; Robiyatul Akmalia; Sri Suci Rahmadani; Tiwi Putri Lestari; Rachmad Hidayat
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v4i22024p11

Abstract

This article was retracted at the author's request because it was submitted to two journals. The document and its content has been removed from Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan, and reasonable effort should be made to remove all references to this article.