Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Al-Qalam

THE ROLES OF MAJELIS TAKLIM NURUL HUDA IN STRENGTHENING RELIGIOUS CHARACTERS AND SOCIAL CARE IN BONE REGENCY Sarifa Halija; Andi Rasdiyanah; Amrah Kasim; Andi Marjuni; Sarifa Suhra
Al-Qalam Vol 27, No 2 (2021)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/alq.v27i2.991

Abstract

This paper examined the roles of Majelis Taklim Nurul Huda in strengthening religious characters and social care in Bone Regency. This type of research was qualitative, located in Nurul Huda mosque, the largest mosque in Bajoe, the capital of Tanete Riattang Timur District, Bone Regency. The primary data source was obtained from the management of Majelis Taklim Nurul Huda, and the secondary data was obtained from a variety of relevant articles. Data were collected through interviews, observations, and document searches. The research instruments were the observation guidelines, interview guides, and documentation tools. Data analysis was carried out in three stages which are data reduction, data exposure, conclusion and verification. The results showed that the roles of Majelis Taklim Nurul Huda in strengthening religious characters are seen in the members and the surrounding community have a deep faith, diligent worship, and noble characters. Meanwhile, the positive impact of the development of Majelis Taklim in shaping the character of social care appears in facilitating social activities.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM RITUAL MADDOJA BINE PADA KOMUNITAS MASYARAKAT BUGIS DI SULAWESI SELATAN Sarifa Suhra; Rosita Rosita
Al-Qalam Vol 26, No 2 (2020)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/alq.v26i2.883

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan nilai-nilai pendidikan Islam dalam ritual maddoja bine pada komunitas petani Bugis di Sulawesi Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan Sumber data dari informan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa maddoja bine adalah ritual leluhur yang dipegang teguh oleh masyarakat Bugis yang berprofesi petani.  Maddoja bine secara sederhana dapat dipahami sebagai sebuah aktivitas menjaga bibit padi semalam suntuk sebagai bentuk penghormatan dan kasih sayang pada bibit padi yang esok hari akan ditebar di persemaian. Inti ritual ini adalah do’a berupa permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar bibit padi tersebut selamat sejak ditebar dipersemaian hingga di panen. Hal menarik dalam ritual ini adalah dituturkannya sureq I Lagaligo dalam epos Meong Mpalo Karellae di dalam kisah tersebut sarat dengan nilai kebaikan yang sejalan dengan nilai-nilai pendidikan Islam. Nilai-nilai pendidikan Islam dalam ritual maddoja bine mencakup nilai aqidah, nilai ibadah dan nilai akhlak. Nilai akhlak lebih menonjol dibanding nilai lainnya. Seperti; adanya persatuan, silaturrahim, gotong-royong, kepedulian kepada sesama dan kepedulian terhadap lingkungan hidup sebagai tertulis dalam kisah Miong Mpalo Karellae yang dituturkan oleh passure’ berbunyi: Nonnokko matu talao sappa pangampe madeceng bara engka talolongeng situju-tuju nawanawanna, Ininnawa mapatae, sabbara mappesonae, masempo toi dalle’na makkunrai namamase, temasookka ukka timu, orowane mapata, misseng duppai bisesa, paenre sangiang seri, teppogau gau ceko. Dalam kisah tersebut ada 8 nilai yang harus dimiliki yakni; sederhana, pemurah, sabar, tawakkal, penyayang, sopan berbicara, menghormati tamu, memuliakan padi, dan jujur.