Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Modifikasi Edukasi Bermain Lada Sabun dengan Kombinasi Lagu terhadap Kepatuhan Cuci Tangan pada Anak Usia Sekolah Ayu Andriani, Verri; Nur Khasanah, Nopi
Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 6 (2025): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v2i6.194

Abstract

Anak usia sekolah rentan terhadap masalah kesehatan akibat rendahnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), salah satunya kepatuhan mencuci tangan. Mencuci tangan merupakan langkah penting dalam mencegah penyebaran penyakit, namun kesadaran anak dalam menjalankan kebiasaan ini masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modifikasi edukasi bermain lada sabun yang dikombinasikan dengan lagu terhadap kepatuhan mencuci tangan pada anak usia sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental pre-post test. Sampel penelitian terdiri dari 56 siswa Sekolah Dasar yang dibagi menjadi kelompok kontrol (29 siswa) dan kelompok eksperimen (27 siswa). Pengukuran kepatuhan mencuci tangan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, kepatuhan mencuci tangan pada kelompok kontrol dan eksperimen berada dalam kategori cukup, dengan nilai rerata masing-masing 39,55 dan 35,63. Setelah intervensi, terjadi peningkatan signifikan pada kedua kelompok, dengan nilai rerata meningkat menjadi 58,82 pada kelompok kontrol dan 59,89 pada kelompok eksperimen (p < 0,001). Namun, uji statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok setelah perlakuan (p > 0,05). Kesimpulannya, modifikasi edukasi dengan permainan lada sabun dan lagu efektif meningkatkan kepatuhan mencuci tangan, namun tidak menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan dengan metode edukasi konvensional.
Hubungan Pola Komunikasi Orang Tua dengan Kemampuan Sosialisasi Anak Usia 5-6 Tahun Ryanti, Putri; Nur Khasanah, Nopi; Wijayanti, Kurnia
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 3 No. 5 (2025): Special Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v3i5.333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami hubungan antara pola komunikasi orang tua dengan kemampuan sosialisasi anak usia 5-6 tahun. Latar belakang penelitian ini menggarisbawahi pentingnya peran komunikasi orang tua dalam membentuk kemampuan sosial anak, terutama pada usia prasekolah yang merupakan periode penting dalam perkembangan sosial mereka. Pendekatan yang dipilih berupa penelitian kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan metode cross-sectional. Sampel penelitian melibatkan 80 responden yang dipilih melalui teknik total sampling di TK Tunas Bangsa Krajan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pola komunikasi orang tua serta kemampuan sosialisasi anak yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Data yang diperoleh diolah secara statistik melalui uji Spearman-rho. Hasil penelitian menemukan adanya korelasi signifikan antara pola komunikasi orang tua dan kemampuan sosialisasi anak (p = 0,000; r = 0,603) dengan kekuatan korelasi kuat dan arah korelasi positif. Hubungan positif ini menegaskan bahwasanya semakin baik pola komunikasi orang tua, maka akan semakin baik kemampuan sosialisasi anak. Sebagian besar responden (68,8%) memiliki pola komunikasi kategori sedang, sementara 77,5% anak menunjukkan kemampuan sosialisasi yang juga berada pada kategori sedang. Penelitian ini menyarankan pentingnya kolaborasi antara orang tua dan institusi pendidikan untuk membangun pola komunikasi yang efektif, demi mendukung perkembangan sosial anak.
Hubungan Interaksi Sosial dengan Perilaku Bullying Verbal pada Anak Usia Sekolah Pratecia Safitri, Amelya; Nur Khasanah, Nopi
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 3 No. 5 (2025): Special Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v3i5.350

Abstract

Penelitian ini membahas hubungan interaksi sosial dengan perilaku bullying verbal pada anak usia sekolah. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya kasus bullying verbal yang berdampak negatif pada perkembangan sosial dan emosional anak, sebagaimana dilaporkan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana interaksi sosial berpengaruh terhadap perilaku bullying verbal di kalangan siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 132 siswa kelas 4, 5, dan 6 di SD Negeri Ngelokulon 1 yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner interaksi sosial dan perilaku bullying verbal yang dianalisis dengan uji Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 75% responden memiliki tingkat interaksi sosial sedang, sedangkan 62,12% terlibat dalam perilaku bullying verbal. Analisis menunjukkan hubungan negatif signifikan antara interaksi sosial dan bullying verbal dengan koefisien r = -0,566 (p < 0,05). Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa interaksi sosial yang baik dapat mengurangi risiko bullying verbal di kalangan anak. Oleh karena itu, kolaborasi antara orang tua, guru, dan sekolah sangat penting untuk menciptakan lingkungan sosial yang kondusif.