Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

BIMBINGAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA UNTUK SISWA BERKARAKTER DI SEKOLAH DASAR Musa, Habibi; Susanto, Ratno; Lubis, Siti Khodijah; Pangestu, Deviyanti
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v1i2.269

Abstract

Tujuan pengabdian Masyarakat ini ialah memberikan bimbingan belajar diluar sekolah atau ekstrakurikuler pramuka untuk siswa penggalang di SDN Sidorahayu 1 Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. proses pembentukan kepribadian, kecakapan hidup, dan akhlak mulia melalui penghayatan dan pengamalan nilai-nilai dasar gerakan pramuka. Pendidikan kepramukaan memiliki sifat yang menyenangkan, sehat, teratur, dan dilakukan di alam terbuka. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dalam bimbingan ekstrakurikuler pramuka untuk siswa berkarakter di sekolah dasar dapat dijabarkan melalui beberapa tahapan dan prinsip dasar. Hasil pengabdian Masyarakat dapat meningkatkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme. Hal ini karena pramuka sering melakukan kegiatan yang mendekatkan diri kepada masyarakat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga bangsa dan negara. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat, pramuka dapat mengembangkan jiwa sosial dan kepedulian terhadap sesama. Kesimpulan Ekstrakurikuler pramuka berperan sentral dalam pembentukan karakter siswa. Kegiatan pramuka membantu siswa mengembangkan dasa darma (jujur, berbudi pekerti luhur, teguh, berani, dan rakyat) dan tri satya (kewajiban terhadap Tuhan, Negara, dan sesama hidup), yang merupakan nilai-nilai dasar gerakan pramuka. Kegiatan ekstrakurikuler pramuka dapat meningkatkan disiplin dan tanggung jawab siswa. Implikasinya Siswa melalui kegiatan pengabdian masyarakat di luar kota, siswa dapat meningkatkan soft skill dalam berkomunikasi. Hal ini karena siswa harus berinteraksi dengan masyarakat setempat dan memahami bahasa mereka.
Sosialisasi Potensi Geografis Desa Dalam Peningkatan Ketahanan Pangan Di Desa Papela, Kecamatan Rote Timur Kabupaten Rote Ndao Hasan, Muhammad Husen; Sunimbar, Sunimbar; Sukmawati, Sukmawati; Musa, Habibi; Andrinata, Andrinata
Jurnal Flobamorata Mengabdi Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL FLOBAMORATA MENGABDI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jfm.v3i1.2602

Abstract

Ketahanan pangan merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan berkelanjutan, khususnya di wilayah pedesaan yang memiliki potensi geografis beragam. Desa Papela Kecamatan Rote Timur Kabupaten Rote Ndao dengan karakteristik geografis yang unik , seperti kesuburan tanah, ketersediaan air, keanekaragaman hayati, dan iklim yang mendukung, memiliki peluang besar untuk mengembangkan sistem pangan mandiri. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengoptimalkan, dan memanfaatkan potensi geografis desa Papela guna meningkatkan ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari pemetaan potensi. Kegiatan ini dilakukan melalui diskusi kelompok terarah, observasi lapangan, Hasil pengabdian menunjukkan bahwa bahwa potensi geografis desa Papela Kecamtan Rote Timur Kabupaten Rote Ndao, baik berupa kondisi geologi, geomorfologi, oseanografi,ekonomi, demografi, sosial budaya dan pedosfer maupun kearifan lokal, memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan ketahanan pangan masyarakat. Pemanfaatan potensi tersebut secara optimal, melalui penerapan teknologi tepat guna, pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan, dan penguatan kapasitas masyarakat, mampu meningkatkan produktivitas pertanian, diversifikasi pangan, dan kemandirian ekonomi desa. Kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak pendamping menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan program, sehingga desa tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan sendiri, tetapi juga berkontribusi pada pasokan pangan Desa Papela itu sendiri.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV SD BERTINGKAT NAIKOTEN TERHADAP MATERI KERUANGAN YANG DIAJARKAN MENGGUNAKAN PETA Glorya Mona Taunino; Tabani, Marie De Mondvort; Kewa Lamalelang , Klara D.; Eoh Ndolu , Tasya Gracya Belinda; Benu, Adam Bol Nifu; Musa, Habibi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42686

Abstract

Special understanding is a fundamental ability that elementary school students need to develop as a foundation for recognizing their surrounding environment and understanding relationships among spatial elements such as location, direction, distance, distribution patterns, and spatial interconnections. In social studies (IPS) learning at the elementary level, spatial understanding is essential because it is closely related to geography content, which should be taught contextually and bassed on student's real enviroments. One strategic medium to develop spatial understanding is maps, as they provide concrete spatial representations that help students visualize geographic phenomena. However, many elementary students still experience difficulties in reading map symbols, understanding orientation, and identifying spatial realtionships. Similar condition were found at SD Negeri Bertingkat Naikoten, where maps have been used in learning, yet their contribution to students’ spatial understanding had not been clearly identified. This study aims to analyze the level of critical spatial thinking of fourth grade students at SD Bertingkat Naikoten in learning spatial material using maps. The research employed a descriptive quantitative method. The population consisted of all fouth grade students, with the sample being all students of class IV B. Data were collected trough classroom observation and written tests in the form of multiple choice and essay based on indicators of spatial critical thinking in map reading. The data were analyzed using descriptive statistic. The results show that most students achieved good to very good levels of spatial understanding. The dominance of these categories indicates that students were able to comprehend basic spatial concepts effetively trough map based learning. These findings suggest that help students organize and reason spatial information. Overall, the study confirms that the effective use of maps can significantly support the development of spatial thinking among elementary school students.Â