Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Project-Based Learning dalam Market Day untuk Meningkatkan Kolaborasi dan Berpikir Kritis Siswa Kelas V Akbar, Anto; Bunyamin, Maftuh; Yadi, Ruyadi; Ganjar, M. Ganeswara; Abih, Gumelar
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v5i6.913

Abstract

Kegiatan Market Day merupakan bentuk penerapan Project-Based Learning (PjBL) yang memberikan pengalaman belajar autentik bagi siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Market Day dalam meningkatkan kemampuan kolaborasi dan berpikir kritis siswa kelas V SDN 201 Sukaluyu. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain naratif reflektif dan melibatkan 28 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, refleksi guru dan siswa, wawancara singkat, serta dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85% siswa mengalami peningkatan kemampuan kolaboratif melalui pembagian peran yang proporsional, komunikasi efektif, dan penyelesaian masalah dalam kelompok. Selain itu, 75% siswa menunjukkan perkembangan kemampuan berpikir kritis melalui analisis modal, perhitungan harga jual, evaluasi keuntungan, serta pengambilan keputusan selama proses produksi dan penjualan. Temuan ini menegaskan bahwa Market Day merupakan strategi PjBL yang efektif untuk menumbuhkan kolaborasi dan penalaran kritis, sekaligus memperkuat Dimensi Profil Lulusan pada kedua aspek tersebut. Penelitian ini merekomendasikan Market Day sebagai model pembelajaran kontekstual yang mampu mengintegrasikan kompetensi akademik dan karakter secara terpadu pada siswa sekolah dasar.
Pengembangan Empati dan Integritas Siswa Sekolah Dasar melalui Kegiatan Kokurikuler Berbasis Pembelajaran Mendalam Akbar, Anto; Encep , Syarief Nurdin; Cece , Rakhmat; Bunyamin , Maftuh; Imas , Kurniawaty
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i6.917

Abstract

Perundungan merupakan tantangan penting dalam pendidikan dasar karena berdampak pada perkembangan sosial-emosional dan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kegiatan kokurikuler “Say No to Bully” berbasis pembelajaran mendalam dalam mengembangkan empati dan integritas sebagai bagian dari dimensi kewargaan siswa kelas V. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi terstruktur, dokumentasi kegiatan, dan refleksi tertulis dari 28 peserta didik. Analisis data dilakukan dengan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan perilaku empatik, keberanian moral, serta konsistensi tindakan sebagai indikator integritas. Penurunan frekuensi perundungan verbal juga tercatat selama program berlangsung. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran mendalam melalui pengalaman autentik, simulasi sosial, dan refleksi terarah efektif dalam menginternalisasi nilai empati dan integritas secara bermakna dan berkelanjutan. Model ini dapat menjadi strategi preventif yang relevan bagi sekolah dasar dalam mengembangkan budaya positif serta memperkuat karakter kewargaan peserta didik.
Keteladanan Guru sebagai Role Model dalam Pengembangan Integritas Peserta Didik Sekolah Dasar Akbar, Anto; Budimansyah, Dasim; Abdul Hakam, Kama; Dahliyana, Asep; Kurniawaty, Imas
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i6.948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keteladanan guru sebagai role model dalam pengembangan integritas peserta didik sekolah dasar. Integritas dipahami sebagai keselarasan antara nilai, ucapan, dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi fenomenologis interpretatif yang dilaksanakan di SDN 201 Sukaluyu, Kota Bandung. Subjek penelitian terdiri atas empat guru dan delapan peserta didik sebagai informan utama, serta kepala sekolah sebagai informan pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap praktik keseharian guru dalam berbagai konteks kegiatan sekolah selama satu bulan. Data dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menerapkan teknik triangulasi untuk meningkatkan keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keteladanan guru sebagai role model dimanifestasikan secara konsisten melalui perilaku disiplin, relasi emosional yang positif, inspirasi moral, serta kemampuan guru dalam menghadapi tantangan profesional secara etis. Keteladanan yang ditampilkan melalui perilaku nyata, empati, dan konsistensi antara ucapan dan tindakan dimaknai peserta didik sebagai pengalaman pembelajaran yang berkontribusi pada pengembangan integritas. Penelitian ini menegaskan bahwa keteladanan guru merupakan strategi pedagogis yang bermakna dalam pengembangan integritas peserta didik di sekolah dasar