Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERHITUNGAN HARGA POKOK PENJUALAN OBAT IFARS (YUSIMOX TABLET) PADAPT.BINAYA JAYA MAKASSAR hasliah, hasliah; Bakri, Bakri; Yahya, A.Muh Sofian assuary; Mansyur, Nurfadillah
Jurnal Ilmiah Neraca : Ekonomi Bisnis, Manajemen, Akuntansi Vol. 6 No. 2 (2023): Maret 2023 - Oktober 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi LPI Makasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56070/jinema.v6i2.83

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Harga Pokok Penjualan dengan metode FIFO pada PT.Binaya Jaya Makassar . Sampel yang dilakukan adalah persediaan Obat Yusimox Tablet yang telah dilakukan sebelumnya pada PT.Binaya Jaya Makassar yang telah diperoleh dari data pembelian dan penjualan obat Yusimox Tablet selama tahun 2022 diambil dengan metode perhitungan harga pokok penjualan, Alat analisis yang di gunakan yaitu analisis metode deskriptif. Hasil penelitian ini maka nilai persediaan akhir dan harga pokok penjualan untuk Obat Yusimox tablet dengan metode FIFO pada PT Binaya Jaya Makassar mempunyai laba yang optimal. Metode FIFO dianggap paling tepat dalam penerapan penilaian persediaan di PT.Binaya Jaya Makassar dikarenakan perusahaan mepunyai produk berexpired, dimana pembelian persediaan pertama harus keluar terlebih dahulu dan pembelian persediaan terakhir dijual terakhir. PT.Binaya Jaya Makassar telah menerapkan metode FIFO pada persediaan obat dengan baik.
PENERAPAN AKUNTANSI SYARIAH PADA BANK SYARIAH INDONESIA KANTOR CABANG PARE-PARE Hasliah, Hasliah; Adriani, Adriani; Bakri, Bakri
Patria Artha Journal of Accounting dan Financial Reporting Vol 5, No 2 (2021): Patria Artha Journal of Accounting dan Financial Reporting
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/jafr.v5i2.493

Abstract

Penelitian “Penerapan Akuntansi syariah pada Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pare-Pare” bertujuan untuk mengetahui kesesuian penerapan akuntansi syariah pada bank tersebut dengan PSAK Syariah dan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriftif kualitatif, serta dalam metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara bebas namun terarah dan dokumentasi dokumen pendukung penelitian lainnya. Perbankan syariah menjadi salah satu alternatif masyarakat dan para pebisnis untuk melakukan transaksi dan bisnisnya. Selain itu peran bank lebih menyentuh kepada masyarakat luas karena terkait langsung dengan kegiatan ekonomi masyrakat. Salah satunya adalah Bank BSI Kantor Cabang Pare-Pare. Dalam menjalankan operasinya serta menawarkan berbagai produk dan layanannya Bank BSI Kantor Cabang Pare-Pare berdasarkan pada prinsip syariah yang berlandaskan pada Al Qur’an dan Hadist. Hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis menunjukkan bahwa penerapan akuntansi syariah pada Bank BSI Kantor Cabang Pare-Pare telah sesuai PSAK Syariah serta Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 serta berlandaskan pada Al Qur’an dan Hadist. Segala produk Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pare Pare juga telah mendapatkan Fatwa Dewa Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia dan izin dari Otoritas Jasa Keuangan.
ANALISIS FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA PT. TELEKOMUNIKASI, TBK. MAKASSAR Sardjan, Baso; Hasliah, Hasliah; Nurhaedah, Nurhaedah
Patria Artha Management Journal Vol 6, No 1 (2022): Patria Artha Management Journal
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pamj.v6i1.579

Abstract

The research aims to determine the effect of reliability, guarantees (assurance), physical evidence (tangible). Communication (euphy), response tocustumer satisfactian at Pt Telekomication Tbk Makassar in research using quantitaive researrch methods. The result of this study from the variables used in the good category.This means that customers are satisfied with the traetment of employes against violations, convenience in the services provided by PT Telekomunication and employess always give greetings to violatons are good. Of the 4 Variables used in terms of reliability categories are quite good. This means that the custumers felt to the provision of information about the product and service on time is not optimal so that the company must be able to increase the reliability of employess in providing services. Knowledge of employess in the product shows research is included in the very goog category and this means employees are able to explain to violations of each product that is in the company
Peran Perencanaan Keuangan dalam Menunjang Keberlanjutan Usaha UMKM di Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar Adriani, Adriani; Y , A. Muh Sofian Assuary; Hasliah, Hasliah; Sardjan, Baso; Rahmat, Andi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran perencanaan keuangan dalam menunjang keberlanjutan usaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar. UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian daerah, namun masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam pengelolaan dan perencanaan keuangan yang berdampak pada keberlanjutan usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM yang terlibat langsung dalam pengelolaan keuangan usaha. Informan dipilih secara purposive sampling hingga mencapai kejenuhan data. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan keuangan memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan usaha UMKM, terutama dalam pengelolaan arus kas, pengendalian biaya, dan pengambilan keputusan keuangan. Namun, penerapan perencanaan keuangan masih bersifat sederhana dan belum terdokumentasi dengan baik. Faktor pengalaman usaha, tingkat pemahaman keuangan, serta kondisi usaha mempen Perencanaan Keuangan, Meskipun Dilakukan Secara Sederhana, Memiliki Peran Strategis Dalam Menunjang Keberlanjutan UMKM Di Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar. Peningkatan Pemahaman Dan Praktik Perencanaan Keuangan Yang Lebih Sistematis Dapat Membantu UMKM Mengelola Sumber Daya Secara Efektif, Mengurangi Risiko Finansial, Dan Meningkatkan Peluang Pertumbuhan Usaha mempegaruhi penerapan perencanaan keuangan oleh pelaku UMKM. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan perencanaan keuangan serta menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dan pihak terkait dalam merancang program pemberdayaan UMKM yang berkelanjutan.
Pengelolaan Dana Desa sebagai Upaya Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat Desa Basseang Kabupaten Pinrang Taswin, Taswin; Adriani, Adriani; Hasliah, Hasliah; Rahman Pance
Jurnal Bersama Ilmu Ekonomi (EKONOM) Vol. 2 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/ekonom.v2i2.262

Abstract

This study aims to determine how Village Fund management is carried out in Basseang Village, Lembang District, Pinrang Regency, and to what extent it contributes to increasing community empowerment. This research uses a qualitative approach with a descriptive type. Data collection techniques were conducted through in-depth interviews, observation, and documentation studies. Informants in this study consisted of village officials, the Village Consultative Body (BPD), community leaders, and Village Fund beneficiaries. The results showed that Village Fund management in Basseang Village still focuses on physical development, while community empowerment programs have not received adequate attention. Community participation in program planning and implementation is still low, and supervision of the use of the Village Fund has not been optimal. The empowerment programs that have been carried out, such as skills training and small business assistance, are still limited and have not had a significant impact on increasing the economic independence of the community. In conclusion, the management of the Village Fund in Basseang Village has not fully supported community empowerment efforts as a whole. Therefore, it is necessary to increase community participation, program planning that is more oriented to local needs, and strengthen the capacity of village officials and community institutions so that the Village Fund truly becomes a tool for social transformation.