Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Penyuluhan Pemberian Minuman Jahe dan Madu Di Kelurahan Batu Urip RT.01 Kota Lubuklinggau Sova, Ira Maya; Khasanah, Dwi Uswatun; Sulistiawati, Niken; Ariyani, Putri; Darlina, Yuli; Rossita, Taufianie
Jurnal Dehasen Mengabdi Vol 3 No 2 (2024): September-Februari
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jdm.v3i2.6668

Abstract

Traditional medicine can be used to treat cough in ARI. WHO recommends the use of traditional medicines including herbs in maintaining public health, prevention and treatment of disease, especially for chronic diseases and cancer. Objective: to determine the effect of giving ginger and honey drinks on coughs in toddlers. Method: This type of research is pre-experimental with the research design used is one group pre-test-post test design with a sample of 20 subjects. The instrument used in collecting this data is the respondent'scharacteristic sheet which containsthe name, age, genderalongwiththe observation sheet. Honey ginger therapy intervention was given in the morning and evening for 5 consecutive days with a dose of 1 glass containing 150 ml and 2 teaspoons of pure honey. Result: the results of observations in studies that have been conducted for 5 consecutive days with a frequency of 2x a day obtained a p value of 0.00. Conclusion: There is an Effect of Giving Ginger and Honey Drinks to Ease Coughs in Toddlers.
PENGARUH EDUKASI MANAJEMEN PENYAKIT KRONIS TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN KOMPLIKASI PENYAKIT GINJAL KRONIS Suparjo, Suparjo; Mulyadi, Agus; Khasanah, Dwi Uswatun
Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi D3 Keperawatan Tegal Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/juk.v5i1.13038

Abstract

Penyakit Ginjal Kronik (PGK) merupakan masalah kesehatan global yang berdampak serius terhadap kualitas hidup. Kurangnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat berkontribusi terhadap komplikasi PGK. Edukasi manajemen penyakit kronis menjadi intervensi penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencegah komplikasi PGK. Tujuan penelitia ini adalah untuk Mengetahui pengaruh edukasi manajemen penyakit kronis terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap masyarakat dalam pencegahan komplikasi PGK. Metode Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel adalah warga Kelurahan Debong Kulon sebanyak 30 orang yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen berupa kuesioner pengetahuan dan sikap yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukan Terdapat peningkatan signifikan pada skor pengetahuan dan sikap masyarakat setelah diberikan edukasi (p < 0,05). Didapat Kesimpulan bahwa Edukasi manajemen penyakit kronis efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat dalam mencegah komplikasi PGK.