Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Eksperimentasi Pemberian Pupuk Kandang Ayam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (allium ascalonicum l.) di Kabupaten Sikka damianus; Jeksen, Julianus; Darwin Beja, Henderikus
Gema Wiralodra Vol 11 No 2 (2020): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gemawiralodra.v11i2.169

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat ulangan dan enam perlakuan yaitu, K0 : 0 ton / ha atau tanpa pupuk, K1: 20 ton/ha, K2: 30 ton/ha, K3: 40 ton/ha, K4: 50 ton/ha, K5: 60 ton/ha. Berdasarkan hasil analisis sidik ragam menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang ayam berpengaruh tidak nyata pada variabel pertumbuhan yaitu tinggi tanaman dan jumblah daun pada musim hujan . Pada variabel hasil tidak dapat dilanjutkan pengamatan untuk mengukuran hasil, hal ini disebabkan karena faktor iklim yaitu curah hujan yang tinggi pada bulan Desember 2020 (Data BMKG Kabupaten Sikka 2020), menyebabkan tanaman bawang merah terus terendam air hujan dan kondisi lahan selalu lembab, sehingga menyebabkan tanaman bawang merah terserang penyakit busuk umbi (fusarium oxyporum) yang mengakibatkan gagal panen
Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Sawi Hijau (Brassica Juncea L.) Bhoki, Marlinda; Jeksen, Julianus; Darwin Beja, Henderikus
Jurnal Agro Wiralodra Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Agro Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agro wiralodra.v4i2.67

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau (Brassica Juncea L.) dan mengetahui dosis optimum pupuk kandang ayam yang dapat memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau (Brassica Juncea L.) yang optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat ulangan dan enam perlakuan yaitu, K0 : 0 ton / ha atau tanpa pupuk, K1: 20 ton/ha, K2: 30 ton/ha, K3: 40 ton/ha, K4: 50 ton/ha, K5: 60 ton/ha. Berdasarkan hasil analisis sidik ragam menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) hasil penelitian diperoleh bahwa pemberian pupuk kandang ayam tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan berpengaruh sangat nyata terhadap berat segar tan-1 dan berat segar ha-1. Dosis optimum pupuk kandang ayam 60 ton ha-1 merupakan perlakuan terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau (Brassica Juncea L.) yang optimal dengan produksi rata-rata berat segar ha-1 mencapai 17,26 ton ha-1.
Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) Adrianus Raja; Henderikus Darwin Beja; Julianus Jeksen
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 6, No 1 (2021): Agrovital Volume 6, Nomor 1, Mei 2021
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v6i1.2034

Abstract

Tanaman Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.)merupakan tanaman yang daunnya biasadikonsumsi sebagai sayuran. Hal ini terlihat dari besarnya permintaaan akan sayuran ini di beberapasupermarket, hotel dan restoran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bayam merah, serta mengetahui dosis optimum pupuk kandang yang dapat memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman bayam merah (Amaranthus tricolor L.) yang optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan enam perlakuan dan empat ulangan yaitu : PKO : 0 ton/ha, PK1 : 20 ton/ha, PK2 : 30 ton/ha, PK3 : 40 ton/ha, PK4 : 50 ton/ha, PK5 : 60 ton/ha. Berdasarkan hasil analisis sidik ragam menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) hasil penelitian diperoleh bahwa pemberian pupuk kandang ayam tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun tanaman bayam merah, namun berpengaruh nyata terhadapberat segar tan-1 dan berat segar ha-1. Dosis pupuk kandang ayam 30 ton/ha merupakan perlakuan pupuk terbaik untuk hasil tanaman bayam merah (Amaranthus tricolor L.) yang optimal dengan rata-rata produksi 24,68 ton/ha.
Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi Pakcoy (Brassica Chinensis L.) Inosensius Y. Wedhu; Henderikus Darwin Beja; Yuyun Wahyuni
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 6, No 2 (2021): Agrovital Volume 6, Nomor 2, November 2021
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v6i2.1860

Abstract

Sawi Pakcoy (Brassica chinensis L) is one of the horticultural plants of the Brassicaceae family which is still in the same genus as mustard greens and mustard greens, Sawi pakcoy is a plant that is quite popular and widely consumed by the public because it is very good for health and has high nutritional content. The purpose of this study was to determine the effect of giving chicken manure on the growth and yield of pakcoy (Brassica chinensis L.) plants. The method used in this study was a randomized block design (RBD) with four replications and six treatments, namely, P0: 0 tons / ha or without fertilizer, P1: 20 tons / ha, P2: 30 tons / ha, P3: 40 tons / ha, P4: 50 ton / ha, P5: 60 ton / ha. Based on the results of the analysis of variance using a randomized block design (RBD), it was found that the application of chicken manure had no significant effect on plant height, number of leaves, and had a very significant effect on fresh weight of Tan-1, and fresh weight of ha-1. The optimum dose of chicken manure 60 tons / ha is the best treatment for optimal growth and yield of pakcoy (Brassica chinensis L.) plants with an average production of fresh weight ha-1 reaching 52.47 tons ha-1.
Sistem Tebas Bakar dan Pengaruhnya Terhadap Komponen Fisik Kimia Tanah Serta Vegetasi pada Ladang dan Lahan Bera (Studi Kasus di Desa Pruda Kecamatan Waiblama Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur) Henderikus Darwin Beja; W. I.I. Mella; I. N. Prijo Soetedjo
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 3 No. 2 (2015): JURNAL KETEKNIKAN PERTANIAN
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.033 KB) | DOI: 10.19028/jtep.03.2.%p

Abstract

Shifting cultivation by slash and burn system is an agricultural activity which is generally done farmers in dry land. Slash-and-burn is practiced by the farmers because it is easy and inexpensive, with aims to improve the content of nutrients in the soil, eradicate weeds, reduce costs, reduce the incidence of pests and diseases and to increase crop production. Land clearing by slash and burn system in a short period of time have a positive impact as the availability of N, P, K, Ca, Mg. However, long periods of slash and burn have negative impact there will be changes in physical and chemical components of soil and change the dominant vegetationin the fields and fallow land. These changes will affect the l evel of productivity of the soil, especially in the land which was done. To reduce the negative impacts, farm management system with slash and burn practices, should be considered with conservation activities, especially from the aspect of land management techniques. Those negative effect might be minimized by arious treatments such as time of burning tehnique, chosen of burned biomass, and time of digged biomass. All those should be supported by a basic information affect of burning to change of physical and chemical soil characteristic at various land cultivation and length of cultivation. Result of study that had been conducted at Pruda village, sub-district of Waiblama, district of Sikka, Propince of Nusa Tenggara Timur showed that total Nitrogen and C organic increased gradually when land has been 3 years fallow. Result of single factor showed that soil aggregation was a ffected significantly by fallow than cultivated land .  
Eksperimentasi Pemberian Pupuk Kandang Ayam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (allium ascalonicum l.) di Kabupaten Sikka damianus; Julianus Jeksen; Henderikus Darwin Beja
Gema Wiralodra Vol. 11 No. 2 (2020): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gemawiralodra.v11i2.169

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat ulangan dan enam perlakuan yaitu, K0 : 0 ton / ha atau tanpa pupuk, K1: 20 ton/ha, K2: 30 ton/ha, K3: 40 ton/ha, K4: 50 ton/ha, K5: 60 ton/ha. Berdasarkan hasil analisis sidik ragam menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang ayam berpengaruh tidak nyata pada variabel pertumbuhan yaitu tinggi tanaman dan jumblah daun pada musim hujan . Pada variabel hasil tidak dapat dilanjutkan pengamatan untuk mengukuran hasil, hal ini disebabkan karena faktor iklim yaitu curah hujan yang tinggi pada bulan Desember 2020 (Data BMKG Kabupaten Sikka 2020), menyebabkan tanaman bawang merah terus terendam air hujan dan kondisi lahan selalu lembab, sehingga menyebabkan tanaman bawang merah terserang penyakit busuk umbi (fusarium oxyporum) yang mengakibatkan gagal panen
Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Sawi Hijau (Brassica Juncea L.) Marlinda Bhoki; Julianus Jeksen; Henderikus Darwin Beja
Jurnal Agro Wiralodra Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Agro Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agrowiralodra.v4i2.67

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau (Brassica Juncea L.) dan mengetahui dosis optimum pupuk kandang ayam yang dapat memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau (Brassica Juncea L.) yang optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat ulangan dan enam perlakuan yaitu, K0 : 0 ton / ha atau tanpa pupuk, K1: 20 ton/ha, K2: 30 ton/ha, K3: 40 ton/ha, K4: 50 ton/ha, K5: 60 ton/ha. Berdasarkan hasil analisis sidik ragam menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) hasil penelitian diperoleh bahwa pemberian pupuk kandang ayam tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan berpengaruh sangat nyata terhadap berat segar tan-1 dan berat segar ha-1. Dosis optimum pupuk kandang ayam 60 ton ha-1 merupakan perlakuan terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau (Brassica Juncea L.) yang optimal dengan produksi rata-rata berat segar ha-1 mencapai 17,26 ton ha-1.
Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Semangka (Citrullus Vulgaris.) Ardianus Wuli; Henderikus Darwin Beja; Julianus Jeksen
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 6 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.997 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5556161

Abstract

Watermelon plant (Citrullus vulgaris), is a fruit plant that grows vines which in English is called Water Mellon. Watermelon comes from the dry tropical and subtropical regions of Africa, then grows rapidly to various countries such as: South Africa, China, Japan, and Indonesia. The aim of the researcher was to determine the effect of the dose of chicken manure on growth, and the best dose of chicken manure on the production of watermelon (Citrullus vulgaris). The method used in this study was a randomized block design (RBD) with four replications and five treatments, namely, PK0: 0 tons / ha or without fertilizer, PK1: 20 tons/ha, PPK2: 30 tons/ha, PK3: 40 tons/ha, PK4: 50 tons/ha. Based on the results of analysis of variance using a randomized block design (RBD), the results showed that the application of chicken manure had no significant effect on plant length, number of flowers, and had a significant effect on fresh fruit weight tan-1 and fresh fruit weight ha-1. The optimum dose of chicken manure 50 ton/ha is the best treatment for watermelon (Citrullus vulgaris) production. optimal production wpith an average weight of fresh fruit ha-1 reaching 350 tons
PENGARUH BERBAGAI JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) VARIETAS BIMA Henderikus Darwin Beja
MEDIAGRO Vol 16, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.834 KB) | DOI: 10.31942/mediagro.v16i2.3753

Abstract

Shallots (Allium ascalonicum L) are a horticultural plant commodity that has high economic value and is widely consumed by humans as a mixture of cooking spices after chili. The purpose of this study was to determine the effect of spacing on the growth of bima variety (Allium ascalonicum L) and the best distance to increase the growth and yield of shallot (Allium ascalonicum L) bima varieties. The method used in this study was a randomized block design (RBD), with four replications and five treatments, namely, JT1: 15 cm × 15 cm, JT2: 20 cm × 10 cm, JT3: 20 cm × 15 cm, JT4: 20 cm. × 20 cm, HH5: 20 cm × 30 cm. The observation variables included plant height and number of leaves aged 4 mst and 6 mst, number of tubers per plant, tuber wet weight per plant, tuber wet weight per bed, and tuber dry weight per plant. The results of this study showed significant effect on the number of shallots aged 6 mst, the number of tubers per plant, tuber wet weight per plant, tuber dry weight per plant, and tuber wet weight per hectare. But not significantly different from the height of shallots aged 4 mst and 6 mst, and the number of shallots aged 4 mst and 20 cm x 20 cm (JT4) planting distance is the best planting distance in increasing the growth of 6 mst onion leaves (6 24.11 strands) and tuber wet weight per bed (1.92 kg / bed). Keywords: shallots, spacing, growth, yield
Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Kakao ( Theobroma cocoa L.) Sebagai Pupuk Bokhasi di Kelompok Tani Pleapuli Maria Afriata Vini Yulia; Henderikus Darwin Beja; Yovita Yasintha Bolly
Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2023): November: Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/jipm-nalanda.v1i4.547

Abstract

Bloro Village is on of the village in Nita District, Sikka Regenecy, East Nusa Tenggara Province with the majority of the population working as farmers. The natural resources found in the plea puli farmer group are still very good, especially in the fields of agriculture and plantations, which are still very promising for Bloro village. One the natural resource that is abundant in this village in the field of agriculture and plantations is cocoa. Usually the farmer groups only use the cocoa shells are not used properly and correctly and only become useless waste. The method implemented by the author is through socialization and interview with farmers, namely explaining the benefits of cocoa shell waste s bokhasi fertilizer accompanied by training in making bokhasi fertilizer from cocoa shell waste.