Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Mitigasi Struktural dan Non-Struktural Bencana Banjir Sebagai Dasar Meningkatkan Ketahanan Masyarakat di Daerah Karanggayam dan Sekitarnya, Kabupaten Kebumen, Indonesia Retongga, Nofrohu; Hayatuzzahra, Sayidatina; Putri Wijaya, Nurhikmah; Anwar, Ardian; Samsun, Samsun; Husnul Fiqri, Ahmad; Aprianti, Indah; Jolia Salia, Popi; Jihad, Muhammad; Haris, M.; Munandar, Agus
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.2986

Abstract

Banjir merupakan bencana yang cukup sering terjadi di Kabupaten Kebumen, dari tahun 2011-2020 tercatat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen terdapat 1.335 kejadian bencana alam dan diantaranya terjadi peristiwa bencana banjir sebesar 154 (11,5%). Terdapat 8 kejadian bencana banjir di Kecamatan Karanggayam. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap bencana banjir melalui pendekatan mitigasi struktural dan non-struktural sehingga menurunkan risiko bencana banjir di daerah Karanggayam. Metode pengabdian ini menggunakan 2 metode yaitu, studi pustaka peneliti dan pengabdian terdahulu, dan observasi langsung di lapangan. Meningkatan ketahanan masyarakat dan meminimalisir risiko bencana banjir di Daerah Karanggayam dapat dilakukan dengan mitigasi struktural dengan cara membangun dinding penahan banjir dan pembersihan aliran sungai dari sampah dan endapan sedimen. Mitigasi non-struktural dapat dilakukan dengan pemasangan sistem peringatan dini bencana banjir, pembuatan jalur evakuasi dan papan arah jalur evakuasi, sosialisasi bencana banjir dan pemasangan papan peringatan daerah rawan bencana banjir sehingga dapat meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap bencana banjir.
Peningkatan Konsep Dasar Teknik Eksplorasi Bagi Asisten Praktikum Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Teknologi Sumbawa Hayatuzzahra, Sayidatina; Retongga, Nofrohu; Husnul Fiqri, Ahmad; Samsun, Samsun; Dirgantara, Aghib; Rizaldi, Rizaldi; Septian Hakim, Aqmal; Irshapratama, Veri; Gilang Ramadhan, Alfal; Aprianti, Indah; Jolia Salia, Popi; Syakiran, Bayu
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3160

Abstract

Tujuan utama dalam pengabdian ini adalah untuk meningkat pemahaman konsep dasar teknik eksplorasi di lapangan bagi asisten praktikum dan mahasiswa, dikarenakan praktikum teknik eksplorasi sangat penting bagi mahasiswa teknik pertambangan, jika asisten telah mampu menguasai konsep dasar teknik eksplorasi maka dapat membantu dosen dalam mengajar dipraktikum sehingga berjalan dengan baik, terarah, sesuai harapan, dan seluruh mahasiswa mampu melakukan serta menerapkan konsep dasar teknik ekslorasi di indutri pertambangan mineral, Batubara dan batuan setelah lulus S1 Teknik Pertambangan. Pembelajaran dan pelatihan Mata Kuliah Teknik Eksplorasi sebagai mata kuliah Wajib di Kurikulum Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Teknologi Sumbawa sangat penting. Pemahaman konsep dasar teknik eksplorasi bagi asisten praktikum dan mahasiswa Teknik Pertambangan Angkatan 2022 sangat meningkat, mampu menguasai konsep dasar dan terarah setelah dilakukan pelatihan di lapangan dan ujian tertulis di laboratorium. Hal tersebut terbukti setelah pelatihan di lapangan para asisten mampu membantu dosen dalam menjelaskan dan tata cara eksplorasi kepada seluruh mahasiswa Teknik Pertambangan yang ikut serta pada saat praktikum teknik eksplorasi di Desa Lape, Desa Lopok dan Desa Pemasar. Meningkatnya pemahaman konsep dasar serta penerapan di lapangan ini menjadi bekal mahasiswa Teknik Pertambangan dalam bekerja di industri pertambangan terkhususnya di bidang eksplorasi mineral, Batubara dan batuan.
Penerapan Swamedikasi Obat Modern dan Obat Tradisional Penyakit Gastritis pada Kader Kesehatan SMAN 12 Pontianak: Implementation of Self-Medication Practices Using Modern and Traditional Medicines for Gastritis Among Health Cadres at SMAN 12 Pontianak Sinaga, Clara Ritawany; Kusharyanti, Indri; Aprianti, Indah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh remaja terutama akibat pola makan yang tidak teratur dan stres. Salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk mengatasi gejala gastritis ringan adalah melalui pengobatan sendiri. Namun, rendahnya tingkat pengetahuan remaja mengenai penggunaan obat modern dan tradisional untuk gastritis dapat meningkatkan risiko terjadinya medication error. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa sebagai kader kesehatan mengenai pengobatan sendiri gastritis secara rasional melalui edukasi berbasis terapi farmakologi dan nonfarmakologi. Kegiatan dilaksanakan di SMAN 12 Pontianak dengan melibatkan 25 siswa yang tergabung ke dalam kader kesehatan. Metode pelaksanaan meliputi edukasi klasikal, diskusi, penggunaan alat demonstrasi obat, dan pengisian angket pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Terjadi peningkatan nilai rata-rata pengetahuan siswa dari 58,8 (pretest) menjadi 77,6 (posttest). Selain itu, tingkat kepuasan terhadap kegiatan mencapai 87,2% yang menunjukkan bahwa metode edukasi diterima dengan baik dan dinilai bermanfaat. Pendidikan pengobatan sendiri gastritis berbasis farmakologi dan bahan alami secara signifikan meningkatkan pengetahuan kader kesehatan siswa. Program ini efektif dan dapat digunakan sebagai model untuk pendidikan serupa di lingkungan sekolah lainnya.   Abstract: Gastritis is one of the most common digestive disorders experienced by adolescents, primarily due to irregular eating habits and stress. One strategy to manage mild gastritis symptoms is self-medication. However, the low level of adolescent knowledge regarding the use of modern and traditional medicines for gastritis can increase the risk of medication errors. This community service activity aimed to enhance students' understanding, as health cadres, of rational self-medication for gastritis through education based on pharmacological and non-pharmacological therapy. The program was conducted at SMAN 12 Pontianak, involving 25 students who serve as school health cadres. The implementation methods included classical education sessions, discussions, the use of drug demonstration tools, and the administration of pre- and post-test questionnaires to measure knowledge improvement. There was an increase in the average student knowledge score from 58.8 (pre-test) to 77.6 (post-test). In addition, the satisfaction rate with the activity reached 87.2%, indicating that the educational methods were well-received and considered beneficial. Pharmacology- and natural product-based self-medication education significantly improved the knowledge of student health cadres. This program proved to be effective and could serve as a model for similar educational initiatives in other school settings.