Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

EVALUASI KEPATUHAN SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN AKTIF TERHADAP STANDAR KESELAMATAN NASIONAL DAN INTERNASIONAL PADA PT BUMA REBUILD CENTER DI BALIKPAPAN Tiraninda, Nurizka; Sipahutar, Merry Krisdawati; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.685

Abstract

Penelitian ini menyatakan tingkat kepatuhan sistem proteksi kebakaran aktif di PT BUMA Rebuild Center Balikpapan terhadap standar keselamatan nasional dan internasional. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Fokus utama evaluasi mencakup Alat Pemadam Api Ringan (APAR), sistem hydrant, detektor, dan alarm kebakaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemenuhan keseluruhan mencapai 98%, yang tergolong dalam kategori sangat baik. Detailnya, APAR, sistem deteksi, dan alarm kebakaran menunjukkan kepatuhan 100%, sesuai dengan standar NFPA dan Permenaker. Sementara itu, sistem hydrant mencapai tingkat pemenuhan antara 91,6–92,3%, yang tetap tergolong baik. Hanya ditemukan kekurangan kecil pada aspek petunjuk penggunaan hydrant. Temuan ini menegaskan bahwa perusahaan telah mengimplementasikan sistem proteksi kebakaran aktif secara hampir sempurna dan sesuai regulasi. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan peningkatan berkelanjutan bagi manajemen perusahaan serta referensi bagi industri serupa yang ingin mencapai tingkat kepatuhan optimal terhadap standar keselamatan kerja. Peningkatan berkelanjutan bagi manajemen perusahaan serta referensi bagi industri serupa yang ingin mencapai tingkat pemenuhan optimal terhadap standar keselamatan kerja.
PENGARUH PERSEPSI DAN SIKAP PEKERJA TERHADAP PERILAKU KESELAMATAN DI PT HEXINDO ADIPERKASA TBK BALIKPAPAN Savero, Gavra; Sipahutar, Merry Krisdawati; Wahyuni, Sri
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.787

Abstract

Kecelakaan kerja masih menjadi masalah serius di industri alat berat akibat rendahnya kepatuhan pekerja terhadap keselamatan. Penelitian ini memiliki kebaruan dalam menganalisis kontribusi persepsi dan sikap secara simultan terhadap perilaku keselamatan kerja di sektor distribusi alat berat yang jarang diteliti di Indonesia. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh persepsi dan sikap pekerja terhadap perilaku keselamatan kerja di PT   Hexindo Adiperkasa Tbk Balikpapan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif analitik. Sampel penelitian berjumlah 67 responden, dipilih menggunakan non-probability sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan regresi linier berganda. Persepsi pekerja tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku keselamatan (p=0,268), sedangkan sikap pekerja berpengaruh signifikan (p=0,000). Kedua variabel secara simultan memberikan kontribusi 41,3% terhadap perilaku keselamatan kerja. Sikap pekerja memiliki peran penting dalam membentuk perilaku keselamatan kerja. Perlu adanya program peningkatan sikap positif pekerja melalui pelatihan keselamatan dan komunikasi yang efektif untuk memperkuat budaya keselamatan di perusahaan alat berat.
ANALISIS PENERAPAN PROGRAM 5R PADA AREA WORKSHOP PT XYZ SAMBOJA Putra, Chandra Kurniawan; Sipahutar, Merry Krisdawati; Mappangile, Andi Surayya
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.850

Abstract

Lingkungan kerja yang aman, rapi, dan bersih merupakan faktor penting dalam mendukung keselamatan dan kesehatan kerja. Salah satu upaya untuk menciptakan kondisi tersebut adalah melalui penerapan program 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin). Penelitian ini bertujuan untuk menilai penerapan program 5R di area workshop PT XYZ Samboja. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari HSE, supervisor, dan pekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aspek Ringkas 50% (tidak baik), Rapi berada dalam kategori (cukup baik) dengan presentase 60%, aspek Resik 75% (cukup baik), Rawat 40% (tidak baik), dan Rajin hanya 50% (tidak baik). Secara keseluruhan, penerapan program 5R di workshop PT XYZ Samboja tergolong cukup baik dengan total capaian 53%. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa meskipun sebagian aspek 5R telah diterapkan dengan baik, masih diperlukan peningkatan pada elemen Ringkas,Rawat,Rajin, serta pembuatan SOP 5R yang terintegrasi. Disarankan kepada perusahaan untuk memperkuat komitmen terhadap 5R melalui pelatihan, evaluasi berkala, serta sosialisasi berkelanjutan demi terciptanya budaya kerja yang aman dan produktif.
ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA KEGIATAN LOADING DI PERUSAHAAN TAMBANG BATUBARA PADA PT X DI SANGATA DENGAN METODE HIRARC Bandaso, Agchel Randa; Sipahutar, Merry Krisdawati; Yuliana, Lina
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.1271

Abstract

Kegiatan loading point pada perusahaan tambang batubara merupakan salah satu aktivitas kerja dengan tingkat risiko kecelakaan yang tinggi karena melibatkan pergerakan alat berat, kondisi medan yang tidak stabil, serta interaksi langsung antar unit kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta memberikan rekomendasi pengendalian risiko kecelakaan kerja pada kegiatan loading di PT X yang berlokasi di Sangata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan lima informan yang terdiri dari safety coordinator, pengawas lapangan, dan operator alat berat, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sembilan tahapan aktivitas loading dengan berbagai potensi bahaya, antara lain permukaan tanah tidak stabil, material labil, area sempit, tinggi meja digger yang tidak sesuai, antrian loading, hingga manuver truk. Penilaian risiko sebelum pengendalian menunjukkan adanya risiko dengan kategori sedang hingga ekstrem. Setelah dilakukan penerapan pengendalian berdasarkan hirarki pengendalian risiko, terjadi penurunan tingkat risiko menjadi lebih terkendali. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan metode HIRARC efektif dalam mengidentifikasi dan menurunkan risiko kecelakaan kerja pada kegiatan loading, serta dapat menjadi dasar dalam peningkatan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di perusahaan tambang batubara.