Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Pisang Ambon Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil di Klinik FS Munggaran Kabupaten Garut Hardiani, Hardiani; Choirunissa, Risza; Rifiana, Andi Julia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v12i2.252

Abstract

Kondisi anemia dapat meningkatkan risiko kematian ibu saat melahirkan, bayi prematuritas, BBLR, ibu dan janin mudah terkena infeksi, keguguran. Upaya yang dilakukan dalam pencegahan anemia ada dua yaitu farmakologi dengan mengkonsumsi tablet Fe dan non-farmakolog dengan pemberian pisang ambon. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh konsumsi buah pisang ambon terhadap kenaikan peningkatan kadar hemoglobin di Klinik FS Munggaran Kabupaten Garut. Jenis penelitiannya yaitu quasy eksperimental dengan desain two group pretest posttest control. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil Trimester III dengan anemia. Sampelnya sebanyak 30 ibu hamil trimester III yang terdiri dari 15 kelompok eksperimen dan 15 kelompok kontrol. Sampel di ambil dengan teknik purposive sampling. Ibu hamil mengkonsumsi buah pisang ambon dua kali sehari setiap pagi dan sore selama 14 hari. Data deperoleh dengan cara melakukan pengukuran kadar hemoglobin dengan (Easytouch GCHB). Hasil penelitian analisa data yang digunakan adalah Analisa univariat rata-rata kadar hemoglobin sebelum diberikan pisang ambon pada kelompok kontrol 9,240 gr/dl, sedangkan pada kelompok eksperimen 9,193 gr/dl. Rata-rata kadar hemoglobin setelah diberikan pemberian pisang ambon pada kelompok kontrol 10,14 gr/dl, sedangkan pada kelompok eksperimen 11,56 gr/dl. Hasil Analis bivariat uji T independen menghasilkan nilai P = 0,000 (P<0,05), ada perbedaan kenaikan kadar hemoglobin antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol di Klinik FS Munggaran. Disarankan dapat diterapkan sebagai cara alternalit untuk mengatasi anemia yang terjadi pada ibu hamil disamping itu harus diimbangi dengan pemberian tablet Fe dan pola makan.Kata Kunci: Ibu Hamil; Anemia; Kadar Hemoglobin; Pisang Ambon..
Pengaruh Konsumsi Labu Siam (Cucurbitaceae) Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Wanita Usia Subur Dengan Hipertensi di Klinik Citra Sehat Kota Bandung Provinsi Jawa Barat Fitri, Merlinda Nur; choirunissa, risza; Rifiana, Andi Julia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v12i2.258

Abstract

Wanita Usia Subur (WUS) lebih beresiko menderita hipertensi dengan tingkat hipertensi berat karena keterpaparan wanita lebih tinggi terhadap faktor resiko dibandingkan laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian labu siam terhadap tekanan darah Wanita Usia Subur dengan hipertensi di Klinik Citra Sehat Kota Bandung. Jenis penelitiannya yaitu quasy ekperimental dengan desain non equivalent control group design. Sampelnya sebanyak 30 wanita usia subur yang terdiri dari 15 kelompok eksperimen dan 15 kelompok kontrol. Analisis data terdiri dari analisis univariat dengan distribusi tendensi sentral dan analisis bivariat dengan uji t-independen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata tekanan darah sistolik dengan hipertensi sebelum pemberian labu siam sebesar 148,33 dan rata-rata tekanan darah diastolik sebelum perlakuan sebesar 98,00 mmHg. Rata-rata tekanan darah sistolik sesudah pemberian labu siam sebesar 125,67 mmHg dan rata-rata tekanan darah diastolik sesudah perlakuan sebesar 92,00 mmHg. Sehingga disimpulkan ada pengaruh pemberian labu siam terhadap tekanan darah Wanita Usia Subur dengan hipertensi di Klinik Citra.Besarnya penurunan tekanan darah dengan menggunakan labu siam sebesar  6,54 dibanding yang tidak menggunakan labu siam. Disarankan petugas kesehatan memberikan penyuluhan kepada Wanita Usia Subur tentang pencegahan alternatif hipertensi secara non farmakologis yaitu dengan pemberian labu siam.Kata Kunci: Labu Siam (Cucurbitaceae), Wanita Usia Subur, Hipertensi.
Pemberian Penggunaan Air Rebusan Daun Sirih Merah Terhadap Waktu Penyembuhan Luka Perineum Derajat I Dan II di Klinik Aster Kabupaten Karawang Rostika, Teti; Choirunissa, Rizsa; Rifiana, Andi Julia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v12i2.269

Abstract

 Luka perineum adalah robekan yang terjadi pada saat bayi lahir baik secara spontan maupun dengan menggunakan alat atau tindakan. Salah satu cara alternatif untuk penyembuhan luka perineum adalah dengan penggunaan air rebusan daun sirih merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan air rebusan daun sirih merah terhadap waktu penyembuhan luka perineum di Klinik Aster Kabupaten Karawang Tahun 2020. Penelitian quasy eksperimen desain posttest-only control group design. Sampel pada penelitian ini adalah ibu nifas di Klinik Aster sebanyak 15 kelompok eksperimen dan 15 kelompok kontrol. Pengumpulan datanya menggunakan lembar observasi. Analisis univariat menggunakan distribusi tendensi sentral dan analisis bivariatnya menggunakan uji t independent. Rata-rata waktu penyembuhan luka perineum setelah penggunaan air rebusan daun sirih merah adalah 5,80 hari sedangkan pada kelompok kontrol 7,80. Sehingga disimpulkan Terdapat pengaruh penggunaan air rebusan daun sirih merah terhadap waktu penyembuhan luka perineum. Kata Kunci     : Daun Sirih Merah, Luka Perineum, Waktu Penyembuhan Luka.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Lansia dengan Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Tridayasakti Tambun Selatan Aini, Tiara Fahriatunnisa; Aisyiah, Aisyiah; Rifiana, Andi Julia
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i8.14188

Abstract

ABSTRACT The final stage of the aging process is becoming elderly. One of the health problems that often occurs in the elderly is hypertension. Adherence to taking medication is the biggest important factor that can affect blood pressure control. Factors that influence the occurrence of drug compliance include: knowledge, family support, health worker support.  This study aims to determine knowledge, family support, health worker support with adherence to taking medication in the elderly in the Tridayasakti Health Center Working Area. This study is a quantitative study using a cross sectional approach conducted in November 2023 – January 2024. The population in this study were elderly people with hypertension in the Tridayasakti Health Center Working Area with a sample of 102 samples using purposive sampling method. The results of this study indicate that there is a significant relationship between knowledge and compliance with taking medication (p=0.02), family support and compliance with taking medication (p=0.012), there is no significant relationship between health worker support and compliance with taking medication (p=0.182). It is hoped that future researchers can develop research on other factors that affect adherence to taking medication such as length of suffering from hypertension, stress levels, and so on.Keywords: Family Support, Health Professional Support, Adherence to Taking Medication, Elderly, Knowledge.  ABSTRAK Tahap akhir dari proses penuaan adalah menjadi lansia. Salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia adalah hipertensi. Kepatuhan minum obat merupakan faktor penting terbesar yang dapat mempengaruhi pengendalian tekanan darah. Faktor yang mempengaruhi terjadinya kepatuhan minum obat antara lain: pengetahuan, dukungan keluarga, dukungan tenaga kesehatan.  Penelitian   ini   bertujuan   untuk   mengetahui pengetahuan, dukungan keluarga dukungan tenaga kesehatan dengan kepatuhan minum obat pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Tridayasakti. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan pada bulan November 2023 – Januari 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia dengan hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Tridayasakti dengan sampel berjumlah 102 sampel menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan kepatuhan minum obat (p=0,02), dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat (p=0,012), tidak adanya hubungan yang signifikan antara dukungan tenaga kesehatan dengan kepatuhan minum obat (p=0,182). Diharapkan peneliti selanjutnya agar dapat mengembangkan penelitian tentang faktor-faktor lain yang mempengaruhi kepatuhan minum obat seperti lamanya menderita hipertensi, tingkat stress, dan sebagainya. Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Dukungan Tenaga Kesehatan, Kepatuhan Minum Obat, Lansia, Pengetahuan.